• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16
in Headline
Pascagempa

Permukiman warga terdampak gempa. Foto: Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), terus bertambah. Plt Kapusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mencatat sedikitnya 14 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 11 lainnya mengalami luka ringan.

Ia menyebut, data yang diperbarui hingga pukul 12.30 WIB itu masih bersifat sementara karena proses pendataan, verifikasi, dan validasi masih berlangsung di lapangan.

BacaJuga:

Earthquake Death Toll in East Nusa Tenggara Rises to 14 as Thousands Evacuate

Update Korban Gempa NTT, Gubernur: 5 Orang Dilaporkan Tewas di Sikka dan Manggarai

Update Gempa M 7,7 di NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas

“Korban meninggal terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai dengan enam orang. Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur melaporkan lima korban meninggal, sedangkan Kabupaten Sikka mencatat tiga korban meninggal,” kata Berton dalam keterangan, Sabtu (15/8/2026).

Selain menimbulkan korban jiwa, menurutnya, gempa juga memaksa sekitar 2.000 warga mengungsi atau melakukan evakuasi mandiri. Sedikitnya lima kepala keluarga dilaporkan terdampak langsung akibat bencana tersebut.

“Kerusakan bangunan juga cukup parah. BNPB mencatat 54 rumah mengalami kerusakan berat, sembilan rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak ringan,” bebernya.

Tak hanya permukiman warga, masih ujar dia, sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak. Tercatat lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, satu gudang Bulog, tiga tempat ibadah, serta enam kantor pemerintahan mengalami kerusakan.

“Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling signifikan. Sebanyak 29 rumah mengalami kerusakan berat, sembilan rumah rusak sedang, dan sembilan rumah rusak ringan. Lima fasilitas kesehatan dan satu sekolah di daerah tersebut juga mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut dia, di Kabupaten Manggarai Timur, sebanyak 23 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. Adapun di Kabupaten Nagekeo, dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak ringan.

“Kondisi di Nagekeo hingga siang hari masih belum sepenuhnya pulih. Arus lalu lintas dilaporkan mengalami kemacetan, sedangkan pasokan listrik masih padam,” ujarnya.

Sebelumnya, gempa yang berpusat di laut itu terjadi pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer. Lokasi pusat gempa berada sekitar 38 kilometer di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Guncangan kuat dirasakan selama sekitar satu menit di Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat, hingga Kota Bima. Getaran juga dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, seperti Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros.

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. Warga di wilayah pesisir langsung diarahkan untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Namun, setelah dilakukan pengamatan terhadap tinggi muka air laut, BMKG menyatakan tidak ditemukan kenaikan air laut yang membahayakan. Peringatan dini tsunami kemudian diakhiri pada pukul 07.31 WIB.

Pascagempa utama, sedikitnya empat gempa susulan dengan magnitudo antara 5,5 hingga 6,2 juga terjadi. Meski demikian, seluruh gempa susulan tersebut dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.(nas)

Tags: bnpbgempa bumintt

Berita Terkait.

Evakuasi
Headline

Earthquake Death Toll in East Nusa Tenggara Rises to 14 as Thousands Evacuate

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16
Gempa-NTT
Headline

Update Korban Gempa NTT, Gubernur: 5 Orang Dilaporkan Tewas di Sikka dan Manggarai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:45
Pusat-Gempa-NTT
Headline

Update Gempa M 7,7 di NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:30
Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”
Headline

Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:41
Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!
Headline

Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:36
No School Left Behind, Prabowo Accelerates Renovation of 100,000 Schools
Headline

No School Left Behind, Prabowo Accelerates Renovation of 100,000 Schools

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:41

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3743 shares
    Share 1497 Tweet 936
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.