• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bukan Cuma Gratis Sekolah, Beasiswa SCG Bekali Talenta Muda Hadapi Masa Depan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31
in Nasional
Kepala Pusat Penguatan Karakter (Kapuspeka), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Maria Irene (2 dari kiri). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Kapuspeka), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Maria Irene (2 dari kiri). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Beasiswa ternyata bukan sekadar soal membayar biaya pendidikan. Bagi siswa berprestasi, dukungan tersebut juga bisa menjadi “tiket” untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, hingga mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus berubah.

Hal itu menjadi sorotan dalam program beasiswa yang digulirkan SCG bagi siswa berprestasi. Program tersebut dinilai menjadi contoh bahwa pengembangan talenta muda tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.

BacaJuga:

Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani

Taman Safari Gelar IAPVC 2026, Kompetisi Foto dan Video Satwa Terbesar di Indonesia

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Kapuspeka), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Maria Irene menilai kolaborasi untuk membangun pendidikan bermutu kini tidak lagi sebatas kerja sama antarlembaga di dalam negeri.

“Sinergi dalam pengembangan pendidikan telah melibatkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, kemudian dunia industri, ini bahkan lintas negara,” kata Maria ditemui indoposco.id di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia menegaskan, pembangunan ekosistem pendidikan membutuhkan apa yang disebut sebagai partisipasi semesta. Masing-masing pihak, mulai pemerintah, masyarakat, industri hingga media, mempunyai kontribusi dalam memastikan talenta muda memperoleh ruang untuk berkembang.

Media, lanjut Maria, juga memiliki peran penting untuk menyebarkan informasi mengenai berbagai praktik baik serta program yang dapat membantu pengembangan generasi muda.

“Di tengah-tengah kita ada media. Media ini menjadi bagian yang penting untuk kita bisa membagi, menginformasikan hal-hal baik yang menjadi dukungan bagi pengembangan talenta di Indonesia,” ujarnya.

Maria mengingatkan bahwa persoalan pendidikan tidak berhenti pada persoalan akses. Anak-anak yang sudah memperoleh pendidikan juga perlu dibekali kompetensi yang dapat digunakan ketika mereka terjun ke kehidupan nyata.

Ia mengungkapkan, Pusat Prestasi Nasional sebelumnya pernah melakukan riset mengenai kebutuhan siswa yang memiliki talenta dan prestasi. Dari kajian tersebut, terdapat dua kebutuhan yang paling banyak diharapkan, yakni dukungan beasiswa dan kesempatan pengembangan diri.

“Anak yang memiliki talenta dan prestasi di Indonesia, apa yang dibutuhkan? Yang pertama beasiswa. Siapa yang tidak perlu beasiswa? Yang kedua, pengembangan diri,” tuturnya.

Menurut Maria, capaian prestasi seharusnya bukan menjadi garis akhir. Anak-anak berprestasi justru perlu mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memperdalam kemampuan dan meningkatkan kapasitasnya.

Karena itu, ia mengapresiasi pola dukungan SCG yang tidak berhenti pada pemberian beasiswa. Para penerima juga mendapatkan pelatihan sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan.

“Dan itu yang diberikan oleh SCG. Mereka tidak hanya memberi beasiswa di sekolah, tetapi mereka memberikan pelatihan. Itu berangkat dari dua kebutuhan anak-anak kita yang memiliki prestasi,” ungkap Maria.

Ia menambahkan, pengembangan talenta harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Prestasi akademik maupun nonakademik saja dinilai belum cukup untuk menghadapi perubahan yang semakin cepat.

Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, memiliki daya tahan dalam menghadapi tantangan, serta mengubah gagasan menjadi tindakan menjadi bekal yang tidak kalah penting.

Maria menyebut resiliensi dan kemampuan belajar sebagai modal yang telah dimiliki anak-anak Indonesia. Modal tersebut perlu diperkuat melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Resiliensi dan kemampuan belajar ini akan didukung dengan penyiapan yang baik dari SCG untuk mereka bisa beradaptasi, mengembangkan creative generation, dari idea to action,” katanya.

Diketahui, program beasiswa SCG pada 2026 diberikan kepada 8 siswa berprestasi. Selain dukungan pendidikan, mereka mendapatkan pembinaan yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan karakter.

Program tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan siswa dengan prestasi yang gemilang, tetapi juga talenta muda yang mampu beradaptasi, berani menciptakan gagasan, serta mengubah ide menjadi karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza mengatakan, kesempatan mendapatkan pendidikan dan dukungan pengembangan diri merupakan sesuatu yang tidak dimiliki semua anak Indonesia.

Karena itu, menurutnya, para penerima beasiswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh. Dukungan tersebut harus dimanfaatkan untuk terus belajar sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.

“Pemerintah tidak mungkin berjalan sendirian dalam memperluas kesempatan pendidikan berkualitas. Perusahaan, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya perlu mengambil bagian dalam menciptakan ruang tumbuh bagi anak-anak Indonesia,” ujar Fajar. (nas)

Tags: Kemendikdasmenpendidikansekolah

Berita Terkait.

Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Nasional

Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:01
Taman Safari Gelar IAPVC 2026, Kompetisi Foto dan Video Satwa Terbesar di Indonesia
Nasional

Taman Safari Gelar IAPVC 2026, Kompetisi Foto dan Video Satwa Terbesar di Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10
Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan
Nasional

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:18
Rakor
Nasional

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:07
WTP
Nasional

BNPP RI Kembali Raih WTP, Jadi yang ke-12 Berturut-turut untuk Laporan Keuangan 2025

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07
GIIAS-2026
Nasional

Fasilitas dari Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran GIIAS 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.