• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Pasien BPJS Meninggal Berujung Polemik, DPR Desak Usut Etik Oknum Nakes

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:28
in Nasional
jenazah

Ilustrasi jenazah pasien. Kasus meninggalnya peserta BPJS Kesehatan Yurizal Tri Chaerawan yang sempat mengeluhkan lamanya menunggu ruang rawat inap memicu sorotan terhadap pelayanan kesehatan dan etika tenaga kesehatan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gelombang kritik terhadap dugaan pelanggaran etik oleh sejumlah dokter dan tenaga kesehatan terus menguat setelah mencuatnya komentar di media sosial yang dinilai minim empati terhadap almarhum Yurizal Tri Chaerawan, peserta BPJS Kesehatan yang meninggal dunia usai mengaku harus menunggu ruang rawat inap selama berjam-jam.

Peristiwa tersebut kini mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi. Ia mendesak agar dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oknum tenaga kesehatan diusut secara objektif dan transparan. Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan perilaku individu, tetapi juga menyangkut kredibilitas sistem pelayanan kesehatan di mata masyarakat.

BacaJuga:

Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos, Begini Kata Kemenkes

Tak Sekadar Gelar Akademik, 45 Profesor UT Ditantang Lahirkan Riset Berdampak

BPK: Imigrasi Bukan Sekadar Mesin PNBP, Tapi Penjaga Kedaulatan Negara

Polemik bermula setelah beredar komentar sejumlah dokter dan tenaga kesehatan di media sosial yang menanggapi unggahan Yurizal. Sebelum meninggal dunia, Yurizal sempat menuliskan keluhannya di platform Threads karena belum mendapatkan kamar perawatan setelah menunggu hingga delapan jam. Meski tidak menyebut nama rumah sakit maupun instansi tertentu, unggahan tersebut justru dibalas dengan komentar yang menuai kecaman publik.

Nurhadi menegaskan bahwa dalam kondisi apa pun, seluruh pasien berhak memperoleh pelayanan yang manusiawi tanpa memandang status pembiayaan kesehatannya.

“Terlepas bagaimana kronologi medisnya, setiap pasien berhak diperlakukan dengan hormat, bermartabat, dan penuh empati,” ujar Nurhadi dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai profesi tenaga kesehatan merupakan profesi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, sikap maupun pernyataan yang berpotensi merendahkan penderitaan pasien tidak dapat dibenarkan.

“Pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari kecanggihan alat dan kompetensi medis, tetapi juga dari sikap empati, etika, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” tegasnya.

Selain meminta penelusuran terhadap dugaan pelanggaran etik, Nurhadi juga mendesak agar aspek pelayanan rumah sakit ikut diperiksa secara menyeluruh. Menurutnya, apabila memang terjadi keterlambatan penanganan akibat keterbatasan ruang rawat inap, publik berhak mengetahui akar persoalan yang sebenarnya.

“Masyarakat berhak memperoleh kepastian apakah yang terjadi murni persoalan kapasitas layanan, tata kelola rumah sakit, atau terdapat unsur kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Nurhadi.

Politikus Fraksi Partai NasDem itu juga mengingatkan bahwa peserta BPJS Kesehatan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan sesuai amanat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia menegaskan tidak boleh ada perlakuan berbeda maupun stigma terhadap pasien hanya karena menggunakan BPJS.

“BPJS bukan pasien kelas dua. Tidak boleh ada stigma, diskriminasi, ataupun perlakuan berbeda hanya karena status pembiayaannya,” tutur Nurhadi.

Nurhadi turut mendorong Kementerian Kesehatan, organisasi profesi, institusi pendidikan tenaga kesehatan, hingga seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperkuat pembinaan etika profesi, termasuk etika dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, profesionalisme tenaga kesehatan tidak hanya diuji saat memberikan layanan medis, tetapi juga ketika berinteraksi di ruang digital.

“Profesionalisme harus tercermin tidak hanya di ruang praktik, tetapi juga dalam setiap interaksi di ruang digital,” tambahnya.

Sebagai informasi, Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia pada 31 Juli 2026. Sebelum mengembuskan napas terakhir, ia sempat menyampaikan keluhan melalui akun Threads mengenai lamanya menunggu ruang rawat inap.

Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu perdebatan setelah sebagian warganet yang mengaku sebagai tenaga kesehatan memberikan komentar yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap kondisi pasien.

Hingga kini, kasus tersebut terus menjadi perhatian publik dan memunculkan tuntutan agar investigasi dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap aspek pelayanan maupun dugaan pelanggaran etik tenaga kesehatan. (her)

Tags: BPJSDPR RIKemenkesKomisi IXnakes

Berita Terkait.

tri
Nasional

Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos, Begini Kata Kemenkes

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:17
ut
Nasional

Tak Sekadar Gelar Akademik, 45 Profesor UT Ditantang Lahirkan Riset Berdampak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:07
pnbp
Nasional

BPK: Imigrasi Bukan Sekadar Mesin PNBP, Tapi Penjaga Kedaulatan Negara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:06
menhut
Nasional

Terungkap, Raja Juli dengan Suhardiman Amby Gelar Pertemuan Beberapa Kali

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:04
Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Nasional

Menkeu Purbaya Kunjungi Booth Mitsubishi Fuso, Hasil Uji Biodiesel B50 Canter Jadi Sorotan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:33
Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global
Nasional

6 Profesor UT Dikukuhkan, dari AI hingga Perlindungan Pekerja Migran Jadi Senjata Hadapi Zaman

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:50

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1996 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1976 shares
    Share 790 Tweet 494
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1270 shares
    Share 508 Tweet 318
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.