• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Mengapa Menyelamatkan Gigi Lebih Penting daripada Mencabut? Ini Penjelasan drg. Christine

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 31 Juli 2026 - 22:12
in Gaya Hidup
gigi

drg. Christine Hendriono, Sp.KG, FICD, MSc Implant (Rome), GCOI (kiri) mengedepankan ketepatan diagnosis, pembaruan ilmu pengetahuan, dan upaya mempertahankan gigi alami sebagai fondasi menghadirkan perawatan kedokteran gigi modern yang optimal bagi setiap pasien. Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di era ketika teknologi kedokteran gigi berkembang sangat cepat, kemampuan seorang dokter tidak lagi hanya diukur dari keterampilan melakukan tindakan klinis. Ketepatan mendiagnosis masalah, memilih terapi yang sesuai, hingga terus memperbarui kompetensi menjadi faktor yang semakin menentukan kualitas layanan bagi pasien.

Prinsip itulah yang menjadi fondasi praktik drg. Christine Hendriono, Sp.KG, FICD, MSc Implant (Rome), GCOI. Sebagai dokter spesialis konservasi gigi yang juga mendalami implantologi dan bedah implan, ia menempatkan upaya mempertahankan gigi alami sebagai prioritas sebelum memutuskan tindakan rehabilitasi menggunakan implan.

BacaJuga:

Spider-Man: Brand New Day Hadir lewat Aktivasi Interaktif di Supermal Karawaci

Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta

Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Layanan Mom & Child Terintegrasi, Dampingi Keluarga dari Kehamilan hingga Tumbuh Kembang Anak

Baginya, setiap pasien memiliki kondisi klinis yang berbeda sehingga keputusan terapi tidak dapat disamaratakan.

“Konservasi gigi dan implantologi bukan dua bidang yang saling menggantikan, tetapi saling melengkapi. Seorang dokter harus mampu menentukan kapan gigi masih dapat dipertahankan dan kapan rehabilitasi dengan implan menjadi pilihan terbaik bagi pasien,” ujar drg. Christine kepada awak media di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Pendekatan tersebut lahir dari perjalanan akademik yang terus berkembang. Setelah menuntaskan pendidikan Spesialis Konservasi Gigi di Universitas Trisakti, drg. Christine melanjutkan studi Master of Science in Implantology di UniCamillus International Medical University, Roma, Italia.

Tak berhenti di bangku pendidikan formal, ia juga memperdalam kompetensi melalui berbagai pelatihan tingkat internasional. Mulai dari Advanced Periodontal & Implant Surgery di Seoul National University, Mastership Zygoma, Pterygoid & All-on-X with Immediate Loading, Soft & Hard Tissue Mastership Program, hingga Advanced Perio Graft & Digital Implant Guide di Roma.

Berbekal pengalaman tersebut, drg. Christine menangani beragam kasus rehabilitasi gigi, mulai dari kehilangan satu gigi hingga kasus kompleks yang membutuhkan rekonstruksi fungsi kunyah secara menyeluruh.

Komitmennya terhadap dunia akademik juga tercermin melalui sejumlah penghargaan ilmiah. Ia pernah meraih Best Presentation Award pada International Federation of Endodontic Association (IFEA) World Endodontic Congress lewat presentasi kasus endodontik. Selain itu, inovasi rehabilitasi estetik menggunakan teknik veneer minimal invasif membawanya memperoleh penghargaan Best Case Report pada Temu Ilmiah Nasional IKORGI (TINI).

Pencapaian tersebut memperlihatkan konsistensinya dalam menerapkan evidence-based dentistry, yaitu pendekatan yang menggabungkan pengalaman klinis dengan hasil penelitian ilmiah terbaru agar setiap keputusan medis memiliki dasar yang kuat.

Dalam praktik sehari-hari di J Smile Dental Clinic, perkembangan teknologi digital turut dimanfaatkan untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan perencanaan perawatan. Berbagai perangkat seperti Cone Beam Computed Tomography (CBCT), digital intraoral scanner, hingga teknologi pendukung perawatan saluran akar dan implantologi digunakan untuk memperoleh gambaran kondisi pasien secara lebih menyeluruh sebelum tindakan dilakukan.

Melalui pendekatan tersebut, rencana terapi dapat disesuaikan dengan kondisi anatomi, kebutuhan fungsional, sekaligus mempertimbangkan hasil estetik yang diharapkan pasien.

Selain menangani pasien di ruang praktik, drg. Christine juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Menurutnya, banyak kasus kehilangan gigi sebenarnya dapat dihindari apabila pemeriksaan rutin dilakukan dan gangguan ditangani sebelum berkembang menjadi lebih berat.

“Tujuan kami bukan hanya mengobati, tetapi juga membantu masyarakat memahami bahwa kesehatan gigi merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Semakin dini masalah terdeteksi, semakin besar peluang untuk mempertahankan gigi alami,” tutupnya.

Dengan memadukan keahlian di bidang konservasi gigi, implantologi, pendidikan internasional, serta pemanfaatan teknologi modern, drg. Christine Hendriono terus mengembangkan layanan kedokteran gigi yang mengutamakan diagnosis yang akurat, keputusan klinis berbasis ilmu pengetahuan, dan hasil perawatan yang optimal bagi setiap pasien. (her)

Tags: drg. ChristineGigi

Berita Terkait.

Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO
Gaya Hidup

Spider-Man: Brand New Day Hadir lewat Aktivasi Interaktif di Supermal Karawaci

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:35
Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta
Gaya Hidup

Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:35
Siloam Hospitals TB Simatupang
Gaya Hidup

Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Layanan Mom & Child Terintegrasi, Dampingi Keluarga dari Kehamilan hingga Tumbuh Kembang Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32
Yoon-Kyung-Ho
Gaya Hidup

Yoon Kyung Ho Ungkap Dampak Tak Terduga Turun 34 Kg: “Pekerjaan Benar-Benar Berhenti Datang”

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:10
BLINGY
Gaya Hidup

NCT 127 Rilis Teaser Perdana “BLINGY”, Siap Comeback dengan Album Penuh Ketujuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:38
bts
Gaya Hidup

BTS Kembali Masuk Top 10 Billboard 200 Usai Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia FIFA 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    1421 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3115 shares
    Share 1246 Tweet 779
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.