• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi II Dukung Insentif Fiskal Rp1 Triliun untuk Daerah Berprestasi, Dorong Tata Kelola dan Pelayanan Publik Lebih Baik

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 30 Juli 2026 - 20:12
in Nasional
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan (Aher). Foto: Dok DPR RI

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan (Aher). Foto: Dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan (Aher), mendukung usulan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengalokasikan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2027 sebagai bentuk penghargaan bagi pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja tata kelola pemerintahan yang berkualitas, inovatif, dan akuntabel.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada 11 Juni 2026. Menurut Tito, program insentif fiskal merupakan instrumen reward and punishment yang bertujuan menciptakan iklim kompetitif antarpemerintah daerah. Skema penghargaan itu dibagi ke dalam enam wilayah agar kompetisi berlangsung lebih proporsional.

BacaJuga:

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Minta Perkuat Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah

Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan, JPPI: Koreksi Seharusnya Dilakukan Secepatnya

Kemendikdasmen: Tracer Study Jadi Fondasi Kebijakan SMK Berbasis Data

Aher menilai pemberian insentif kepada daerah berprestasi merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta efektivitas pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja baik, tata kelola yang akuntabel, pelayanan publik yang berkualitas, serta pengelolaan anggaran yang efektif memang layak memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat. Karena itu, kami mendukung usulan Kemendagri agar alokasi insentif fiskal sebesar Rp1 triliun dapat dikembalikan secara penuh pada Tahun Anggaran 2027,” ujar Aher kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menjelaskan, insentif fiskal tidak hanya berfungsi sebagai penghargaan, tetapi juga menjadi instrumen kebijakan yang mampu memotivasi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Menurut Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut, pembagian penghargaan berdasarkan enam wilayah merupakan langkah yang tepat karena memberikan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh daerah untuk bersaing sesuai karakteristik dan tantangan masing-masing.

“Pendekatan tersebut dapat mengurangi kesenjangan kompetisi antara daerah yang memiliki kapasitas fiskal besar dengan daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan sumber daya,” katanya.

Aher juga memahami bahwa pada tahun-tahun sebelumnya alokasi program insentif fiskal sempat berkurang akibat kebijakan penyesuaian anggaran nasional. Namun, ia menilai penguatan kembali anggaran pada 2027 sangat penting mengingat manfaatnya yang besar dalam meningkatkan kualitas pemerintahan daerah.

“Dalam sistem pemerintahan modern, penghargaan terhadap kinerja merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi. Daerah yang bekerja lebih baik harus mendapatkan insentif yang lebih baik pula sehingga tercipta kompetisi yang sehat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II itu berharap indikator pemberian insentif fiskal terus disempurnakan dengan menitikberatkan pada aspek transparansi, akuntabilitas, kualitas pelayanan publik, inovasi daerah, pengendalian inflasi, penguatan ekonomi lokal, percepatan digitalisasi pemerintahan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sistem penghargaan berbasis indikator kinerja yang jelas dan terukur akan memperkuat prinsip meritokrasi dalam hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Insentif fiskal harus menjadi instrumen untuk membangun budaya kinerja. Daerah yang berhasil menghadirkan pemerintahan yang bersih, efektif, inovatif, dan berpihak kepada masyarakat harus mendapatkan apresiasi yang nyata. Dengan cara inilah kualitas tata kelola pemerintahan daerah akan terus meningkat dan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkas Aher. (dil)

Tags: DPR RIKemendagriKomisi II

Berita Terkait.

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Minta Perkuat Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah
Nasional

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Minta Perkuat Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:45
Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan, JPPI: Koreksi Seharusnya Dilakukan Secepatnya
Nasional

Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan, JPPI: Koreksi Seharusnya Dilakukan Secepatnya

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:31
Kemenkop Dukung Penguatan Koperasi Susu untuk Kedaulatan Gizi Nasional
Nasional

Kemendikdasmen: Tracer Study Jadi Fondasi Kebijakan SMK Berbasis Data

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:42
ky
Nasional

Keliru Pakai Dasar Hukum, Advokat Laporkan 6 Hakim ke KY

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:02
kemenag'
Nasional

Siswa tak Terpapar Budaya LGBTQ, Wamenag: Kami Susun Materi Pendidikan Agama

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:07
anom
Nasional

Anggota Polri di KPK Terjerat Kasus Bupati Pemalang, Lembaga Janji Introspeksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:16

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1623 shares
    Share 649 Tweet 406
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3073 shares
    Share 1229 Tweet 768
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    818 shares
    Share 327 Tweet 205
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.