• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pandji Pragiwaksono Soroti Sistem Politik Indonesia: Jangan Berpikir Ganti Presiden Semua Beres

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 22 Juli 2026 - 21:24
in Nasional
Panji

Komika Pandji Pragiwaksono menilai pergantian presiden bukan jaminan berbagai persoalan bangsa akan otomatis terselesaikan karena publik perlu melihat persoalan politik Indonesia secara lebih menyeluruh, bukan hanya berfokus pada sosok kepala negara. Foto: Tangkapan layar YouTube Hendri Satrio Official

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergantian presiden dinilai bukan jaminan berbagai persoalan bangsa akan otomatis terselesaikan. Komika Pandji Pragiwaksono menilai publik perlu melihat persoalan politik Indonesia secara lebih menyeluruh, bukan hanya berfokus pada sosok kepala negara.

Pandangan tersebut ia sampaikan saat berbincang dalam podcast YouTube Hendri Satrio Official. Menurut Pandji, pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa pergantian pemimpin nasional selalu diikuti tantangan baru, sehingga menganggap pergantian presiden sebagai solusi tunggal merupakan cara berpikir yang terlalu sederhana.

BacaJuga:

Helikopter Dauphin Tiba di Pantai Carita, Perkuat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

BNPB Klaim Pemadaman Karhutla Gambut Capai 100 Hektare per Hari

Kemendagri Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selaras dengan Kebutuhan Daerah

“Presiden berganti, kayaknya masalah nggak tambah surut. Jadi ketika kita bilang kita ganti presiden, seakan-akan itu akan mengubah semuanya, (tetapi) kayaknya nggak juga,” kata Pandji dalam wawancara tersebut, dikutip pada Rabu (22/7/2026).

Pandji kemudian menyinggung anggapan yang kerap langsung mengaitkan seluruh persoalan negara dengan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, belum tentu seluruh kendali politik berada sepenuhnya di tangan presiden.

Ia justru mempertanyakan apakah pusat kekuasaan politik berada pada kepala negara atau tersebar di tangan para elite partai politik yang memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan.

“Kalau kita salahkan murni kepada Pak Prabowo, simplistik menurut gue. Kita tuh nggak pernah benar-benar tahu, sebenarnya penguasanya politik nih apakah presiden, ataukah sebuah konsorsium dari para pimpinan partai?” jelasnya.

Menurut Pandji, apabila struktur kekuasaan yang sebenarnya tidak dipahami masyarakat, maka pergantian presiden saja bisa jadi tidak menghasilkan perubahan yang selama ini diharapkan.

“Kalau Prabowo diturunkan, tapi kemudian konsorsium politiknya ini tidak kita sadari keberadaannya, jangan-jangan kita nggak akan mengubah keadaan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pandji juga mengkritisi mekanisme demokrasi di Indonesia. Ia menilai masyarakat memang diberi hak memilih saat pemilu, tetapi pilihan yang tersedia telah lebih dahulu ditentukan melalui proses politik oleh partai maupun elite.

“Kita kan selalu diiming-imingi bahwa demokrasi, lu bisa memilih pemimpin lu sendiri. Tapi sebenarnya kan nggak juga. Kita memilih pemimpin yang udah dipilihin, sebenarnya,” tuturnya.

Pandji juga mengingatkan bahwa partisipasi politik warga negara tidak berhenti setelah mencoblos di tempat pemungutan suara. Menurutnya, masyarakat tetap memiliki tanggung jawab untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan menyampaikan kritik ketika diperlukan.

“Banyak orang berpikir ketika dia sudah memilih, selesai pekerjaannya. Padahal ada tanggung jawab kita juga dalam pengawasan, dalam mengkritik,” terangnya.

Ia turut menepis anggapan bahwa keberadaan oposisi selalu berdampak buruk bagi negara. Baginya, oposisi merupakan salah satu mekanisme penting dalam sistem demokrasi agar pemerintah tetap mendapat kontrol dari publik.

“Sekarang kan ada anggapan oposisi itu buruk. ‘Kalau mau, kita semua kekeluargaan aja,’ gitu. Padahal oposisi kan cara kita mengontrol, cara kita menegur, dan baik sebenarnya,” kata Pandji.

Di akhir pernyataannya, Pandji menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mengkritik pemerintah, terlepas dari pilihan politik mereka saat pemilu. Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan uang rakyat merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pembayar pajak.

“Gue mah milih nggak milih, golput nggak golput, presiden gue mah wajar aja untuk gue kritik. Orang duit pajak gue dia yang kelola,” tambahnya.(her)

Tags: Hendri SatrioPandji PragiwaksonoPolitik IndonesiaYouTube

Berita Terkait.

Helikopter Dauphin Tiba di Pantai Carita, Perkuat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Nasional

Helikopter Dauphin Tiba di Pantai Carita, Perkuat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

Sabtu, 12 September 2026 - 10:45
BNPB Klaim Pemadaman Karhutla Gambut Capai 100 Hektare per Hari
Nasional

BNPB Klaim Pemadaman Karhutla Gambut Capai 100 Hektare per Hari

Sabtu, 12 September 2026 - 10:39
Akhmad Wiyagus
Nasional

Kemendagri Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selaras dengan Kebutuhan Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 07:29
Bima Arya
Nasional

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi

Sabtu, 12 September 2026 - 07:17
ara
Nasional

Imbangi Beban Kerja Program Perumahan, Kementerian PKP Siapkan Penguatan Organisasi

Sabtu, 12 September 2026 - 06:06
hi
Nasional

PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 - 22:12

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

Editor Ali Rachman
Jumat, 11 September 2026 - 08:50

INDOPOSCO.ID – Matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/2027 ditutup dengan pesta gol dan sejumlah kejutan. Enam pertandingan yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Jumat, 11 September 2026 - 02:21
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    651 shares
    Share 260 Tweet 163
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    650 shares
    Share 260 Tweet 163
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.