INDOPOSCO.ID – Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026) malam. Kegiatan itu ditujukan untuk delapan orang yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda.
Ketua Umum PFI Pusat Dwi Pambudo mengatakan, bahwa doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih dalam pencarian di perairan Selat Sunda setelah meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sejumlah jurnalis yang hadir di acara doa bersama malam ini menyalakan lilin, sebagai simbol pengharapan agar rekan seprofesi bisa kembali dengan selamat.
“Doa bersama dari Pewarta Foto Indonesia untuk kawan-kawan kami yang meliput di Gunung Anak Krakatau. Harapannya, semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga,” kata Dwi di kawasan Bundaran HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Delapan orang yang masih berstatus dalam pencarian terdiri atas Warta, 55 tahun, selaku kapten kapal; Surakman, 60 tahun, ABK; Heriyanto, 49 tahun, guide; serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.
Tim SAR Gabungan membagi empat wilayah pencarian rombongan jurnalis menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus dengan total luas sekitar 3.243,7. Mereka dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda sejak Senin (6/9/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pencarian delapan orang yang masih dalam pencarian di Perairan Selat Sunda.
“Sektor A melibatkan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang. Area pencarian berada di wilayah perairan sebelah barat Selat Sunda,” kata Al Amrad terpisah dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
Sementara itu, KRI Leuser dan KAL Anyer dikerahkan di sektor B untuk menyisir area perairan barat Selat Sunda di luar koordinat sektor A.
Sedangkan sektor C melibatkan KN SAR Basudewa dan RIB Lampung. Area pencarian mencakup perairan sekitar bagian barat hingga barat daya Selat Sunda.
“Sektor D melibatkan KP Hayabusa dan RBB Pulau Peucang, dengan area pencarian di bagian barat daya Selat Sunda,” ujar Al Amrad.
Selain itu, sektor khusus berada di sekitar wilayah pencarian yang menjadi perhatian utama dan melibatkan RIB 02 Banten serta KN SAR Tetuka 247. (dan)















