• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementerian UMKM Bidik Waralaba sebagai Mesin Ekspansi Bisnis Lokal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 11 September 2026 - 23:23
in Ekonomi
Bagus Rachman

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Bagus Rachman, dalam Opening Ceremony Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Jumat (11/9/2026). Foto: Dokumen Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI terus mendorong pemanfaatan model bisnis waralaba sebagai strategi bagi pelaku usaha untuk memperbesar skala bisnis dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Skema ini dinilai dapat menjadi salah satu jalan bagi UMKM untuk berkembang secara lebih sistematis sekaligus meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan, waralaba tidak sekadar menjadi skema kemitraan, tetapi juga menawarkan sistem usaha yang mencakup standardisasi, strategi pemasaran, penguatan merek, hingga mekanisme ekspansi.

BacaJuga:

Unjuk Gigi di BCA Expo 2026, iCAR Boyong SUV Listrik V23 Lengkap dengan Fasilitas Test Drive

LEPAS Ramaikan BCA Expo 2026, Rilis Mobil Listrik E4 EV dan Hybrid L8 PHEV Mulai Rp349 Juta

Unjuk Lini Mobil Listrik di BCA Expo 2026, Wuling Bawa Promo Bunga 1,8 Persen hingga Gratis Charger

“Waralaba adalah model bisnis lintas sektor, kendaraan universal yang dapat mengangkut UMKM dari sektor apa pun untuk naik kelas,” kata Bagus dalam Opening Ceremony Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Jumat (11/9/2026).

Menurut Bagus, merek merupakan salah satu aset penting yang dapat memberikan nilai tambah bagi sebuah usaha. Namun, kekuatan merek perlu ditopang sistem bisnis yang terstruktur agar dapat tumbuh dan direplikasi secara konsisten.

Melalui model waralaba, pengusaha UMKM yang telah memiliki merek, standar produk atau layanan, serta model bisnis yang kuat memiliki peluang untuk memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengembangkan seluruh jaringan usahanya secara mandiri.

“Franchise atau waralaba merupakan sebuah platform bisnis yang sangat diperlukan para pengusaha mikro, kecil, dan menengah Indonesia. Karena itu, kami ingin menjadikan waralaba sebagai salah satu jalur akselerasi untuk meningkatkan skala bisnis UMKM,” ujarnya.

Bagus mengatakan perkembangan waralaba di Indonesia juga semakin beragam dan tidak lagi didominasi sektor makanan dan minuman. Model tersebut telah berkembang ke berbagai bidang, antara lain pendidikan, kesehatan, kecantikan, dan jasa.

Perkembangan itu membuka peluang yang semakin luas bagi pengusaha UMKM, generasi muda, maupun calon pengusaha untuk memasuki dunia usaha melalui model bisnis yang telah memiliki standar operasional dan sistem pengelolaan yang lebih terukur.

Kementerian UMKM karena itu berkomitmen memperkuat ekosistem waralaba nasional, termasuk mendorong lebih banyak merek lokal memenuhi persyaratan dan memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), sekaligus mempersiapkan usaha yang potensial untuk berekspansi ke pasar internasional.

Data Kementerian Perdagangan per April 2026 mencatat terdapat 169 pemberi waralaba lokal dan 163 pemberi waralaba asing yang telah memiliki STPW di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang yang luas untuk memperbesar jumlah merek lokal yang tumbuh melalui sistem waralaba.

“Franchise ini seharusnya menjadi strategi bisnis. Komitmen Kementerian UMKM adalah bagaimana franchise Indonesia tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mampu berkembang ke luar negeri,” jelas Bagus.

Untuk memperkuat kesiapan UMKM memasuki ekosistem tersebut, Kementerian UMKM mengintegrasikan pengembangan waralaba dengan sejumlah program pemberdayaan UMKM.

Salah satunya melalui SAPA UMKM (Sistem Aplikasi Pelayanan dan Pendampingan UMKM) yang dikembangkan sebagai pintu gerbang digital terpadu bagi UMKM untuk memperoleh akses terhadap berbagai layanan pemerintah, mulai dari konsultasi usaha, legalitas dan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pembiayaan, hingga perluasan pasar.

Penguatan juga dilakukan melalui pengembangan Holding UMKM Berbasis Klaster dengan menempatkan usaha menengah sebagai anchor untuk mengintegrasikan pengusaha UMKM ke dalam ekosistem rantai pasok industri.

Model tersebut diharapkan membantu pengusaha UMKM memenuhi standardisasi mutu, meningkatkan kapasitas produksi, serta membangun sistem usaha yang lebih konsisten sehingga memiliki fondasi lebih kuat untuk berkembang melalui pola waralaba.

“Dengan model ini, standardisasi mutu yang selama ini sulit dicapai UMKM secara sendiri-sendiri dapat dijaga melalui holding. Setelah teruji di dalam negeri, holding UMKM dapat berkembang menjadi master franchisor Indonesia, sehingga yang diekspor bukan hanya produknya, tetapi juga sistem bisnisnya,” tambahnya.

Selain penguatan kelembagaan dan standardisasi, Kementerian UMKM memperluas akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta berbagai skema pembiayaan alternatif.

Hingga Agustus 2026, realisasi KUR telah mencapai sekitar Rp197 triliun kepada 3,1 juta debitur UMKM. Lebih dari 65 persen penyalurannya diarahkan kepada sektor produktif, sehingga pembiayaan diharapkan semakin mendukung pengembangan kapasitas dan keberlanjutan usaha.

Kementerian UMKM juga memperkuat pendampingan dan pembinaan sebagai fondasi agar pengusaha UMKM tidak hanya mampu mengembangkan produk, tetapi juga membangun tata kelola, standardisasi, merek, dan model usaha yang dapat direplikasi.

Bagus menegaskan pengembangan waralaba perlu ditempatkan dalam satu ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan penguatan merek, standardisasi, pembiayaan, pendampingan, pemasaran, hingga perluasan pasar. (her)

Tags: Ekspansi Bisnis LokalKementerian UMKMWaralaba

Berita Terkait.

iCar
Ekonomi

Unjuk Gigi di BCA Expo 2026, iCAR Boyong SUV Listrik V23 Lengkap dengan Fasilitas Test Drive

Minggu, 13 September 2026 - 13:06
Lepas-L8
Ekonomi

LEPAS Ramaikan BCA Expo 2026, Rilis Mobil Listrik E4 EV dan Hybrid L8 PHEV Mulai Rp349 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 12:25
Wuling
Ekonomi

Unjuk Lini Mobil Listrik di BCA Expo 2026, Wuling Bawa Promo Bunga 1,8 Persen hingga Gratis Charger

Minggu, 13 September 2026 - 10:03
Petugas-BCA
Ekonomi

BCA Tambah Pilihan Investasi, Hadirkan Reksa Dana Batavia Gold Sharia Equity USD

Minggu, 13 September 2026 - 09:42
Ikan
Ekonomi

Ekspor Produk Perikanan Semester I 2026 Capai Rp52,6 Triliun, KKP Perkuat Sertifikasi Mutu

Minggu, 13 September 2026 - 09:02
Telkom Optimalkan Aset, Gedung GMP Diproyeksikan Jadi Ruang Kerja BGN
Ekonomi

BISA Green Action Fest 2026, Upaya Telkom Mengubah Kepedulian Lingkungan Jadi Kebiasaan

Sabtu, 12 September 2026 - 22:21

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.