INDOPOSCO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan penguatan struktur kelembagaan seiring meningkatnya beban kerja dan target program perumahan nasional.
Menurut Menteri PKP Maruarar Sirait, penyesuaian organisasi dilakukan guna mengimbangi kenaikan signifikan target pembenahan hunian masyarakat pada tahun 2026.
“Jadi tentu makin kesana makin kesini kita makin banyak lagi tambahan contoh bagaimana mengeksekusi tahun lalu hanya 4.500 ribu rumah, yang dibedah tahun ini 400 ribu rumah,” kata Ara disapanya usai berkonsultasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Ia menjelaskan bahwa konsultasi tersebut dilakukan secara utuh untuk membahas strategi penegakan integritas tanpa kompromi serta pembentukan organisasi yang lebih efektif dan produktif.
“Sebagai contoh organisasi kami di tingkat dirjen ada beberapa posisi strategis bagaimana membuat Direktur Strategi, dan itu memang dalam beberapa tahun ini produknya sudah kelihatan,” ujar Ara.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan, penguatan organisasi Kementerian PKP masih dalam tahap pembahasan.
Pemerintah belum menetapkan keputusan final, namun kedua kementerian telah menyepakati sejumlah penyesuaian untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Pembahasan penguatan organisasi Kementerian PKP telah dirancang sejak hampir dua tahun lalu untuk menyesuaikan organisasi dengan strategi pemerintah di bidang perumahan.
“Dan memang belum ada keputusan yang sangat final, tapi kita sudah beberapa ada kesepakatan bahwa kita akan tentunya memperbaiki layanan-layanan dan lebih membedayakan bagaimana Kementerian Perumahan ini bisa dilaksanakan,” jelas Rini dalam kesempatan yang sama. (dan)















