• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perempuan Disekap dan Disiksa di Bandung, DPD RI: Negara Jangan Kalah dari Pelaku

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 23 Juni 2026 - 16:46
in Nasional
Kekerasan

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan di Bandung, Jawa Barat, menuai kecaman keras. Anggota DPD RI, Fahira Idris meminta aparat bergerak cepat menangkap pelaku sekaligus memastikan korban mendapat perlindungan dan pemulihan secara menyeluruh.

Menurut Fahira, dugaan penyekapan, penganiayaan berat, dan penyiksaan tersebut merupakan kejahatan yang sangat keji dan tidak boleh dipandang sebagai kasus kekerasan biasa.

BacaJuga:

Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Ketamin

Bantah Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Hasil Tes Seluruh Tahanan Negatif

FBR Kutuk Newport Terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Ia menegaskan, fokus utama saat ini adalah menyelamatkan korban, menangkap terduga pelaku, mengungkap seluruh dimensi kejahatan, serta memastikan proses hukum berjalan maksimal.

“Saya mengutuk keras dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap perempuan di Bandung ini. Kasus ini sangat keji, tidak manusiawi, dan harus menjadi alarm keras bagi kita semua,” ujar Fahira di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Ia menilai seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama, mulai dari kepolisian, kementerian terkait, lembaga perlindungan korban, hingga pemerintah daerah.

Ia kemudian mengajukan tujuh langkah mendesak. Pertama, meminta Polda Jawa Barat segera menangkap terduga pelaku agar tidak menghilangkan barang bukti maupun memengaruhi saksi. Kedua, penyidik diminta menerapkan pasal berlapis dengan mendalami dugaan penyekapan, perampasan kemerdekaan, penyiksaan, penguasaan dokumen korban, hingga kemungkinan tindak pidana kekerasan seksual apabila ditemukan unsur yang memenuhi ketentuan hukum.

Selanjutnya, Fahira mendorong kejaksaan mengawal perkara sejak awal agar dakwaan kuat dan tuntutan mencerminkan beratnya kejahatan yang dialami korban. Ia juga meminta pengadilan menerapkan perspektif korban sehingga proses persidangan tidak menjadi trauma baru bagi penyintas.

Di sisi lain, Fahira mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada korban. Namun, ia menekankan pemulihan tidak boleh berhenti pada penanganan darurat. Korban, kata dia, memerlukan rehabilitasi medis jangka panjang, termasuk tindakan operasi bila diperlukan, terapi, pemulihan fungsi tubuh, hingga pendampingan psikologis.

Selain itu, ia meminta kementerian terkait, LPSK, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga pendamping memastikan korban memperoleh perlindungan hukum, bantuan sosial, akses layanan kesehatan, hingga dukungan ekonomi bagi keluarga.

Ia juga meminta Kementerian HAM, Komnas HAM, dan lembaga terkait melakukan pemantauan independen terhadap proses hukum agar berjalan transparan, akuntabel, serta menjadi bahan evaluasi nasional untuk mencegah terulangnya kekerasan ekstrem terhadap perempuan.

“Korban harus dipulihkan. Terduga pelaku harus ditangkap. Proses hukum harus maksimal. Dan negara harus memastikan kekerasan sekeji ini tidak berulang. Keadilan bagi korban adalah ukuran apakah negara benar-benar hadir melindungi warganya,” ungkapnya.(nas)

Tags: dpd riKomnas PerempuanMUIPenyekapan Perempuan BandungPolda Jawa BaratTaufik Hidayat

Berita Terkait.

Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Ketamin
Nasional

Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Ketamin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25
Sidang Tahunan Makin Dekat, Gladi Bersih dan Rekayasa Lalu Lintas Dimatangkan
Nasional

Bantah Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Hasil Tes Seluruh Tahanan Negatif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:15
Sidang Tahunan Makin Dekat, Gladi Bersih dan Rekayasa Lalu Lintas Dimatangkan
Nasional

FBR Kutuk Newport Terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:41
Sidang Tahunan Makin Dekat, Gladi Bersih dan Rekayasa Lalu Lintas Dimatangkan
Nasional

Sidang Tahunan Makin Dekat, Gladi Bersih dan Rekayasa Lalu Lintas Dimatangkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:31
Mendikdasmen: Hasil TKA Jangan Sekadar Jadi Angka, Harus Jadi Bahan Perbaikan Pembelajaran
Nasional

Mendikdasmen: Hasil TKA Jangan Sekadar Jadi Angka, Harus Jadi Bahan Perbaikan Pembelajaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:16
PKS Desak Proses Hukum Promosi Miras Pakai Hafalan Al-Qur’an dan Pengesahan RUU Larangan Minol
Nasional

PKS Desak Proses Hukum Promosi Miras Pakai Hafalan Al-Qur’an dan Pengesahan RUU Larangan Minol

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2209 shares
    Share 884 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.