• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Purbaya Beber Alasan Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh di Atas 5 Persen

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 5 Juni 2026 - 20:31
in Ekonomi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan terkait laju ekonomi RI dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026 di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan terkait laju ekonomi RI dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026 di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketidakpastian global belum sepenuhnya mereda. Konflik geopolitik di Timur Tengah masih membayangi perekonomian dunia, sementara berbagai negara terus menghadapi tantangan pertumbuhan. Namun di tengah situasi tersebut, Indonesia mampu mempertahankan laju ekonominya dengan kinerja yang tetap impresif.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa ekonomi nasional pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year). Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di kawasan ASEAN maupun kelompok G20.

BacaJuga:

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Menurut Purbaya, membaiknya sejumlah indikator volatilitas global telah menciptakan ruang yang lebih kondusif bagi aktivitas ekonomi. Meski demikian, pemerintah tetap mencermati berbagai risiko eksternal yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia.

“Perkembangan realisasi asumsi dasar ekonomi makro 2026 menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi masih berada di atas 5 persen, ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan akselerasi belanja pemerintah,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Juni 2026 di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Kinerja ekonomi yang positif tersebut ditopang oleh sejumlah faktor utama. Konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor penggerak, seiring meningkatnya belanja masyarakat untuk berbagai kebutuhan konsumsi. Di sisi lain, investasi menunjukkan tren penguatan, sementara percepatan belanja pemerintah turut memberikan dorongan bagi aktivitas ekonomi nasional.

Daya beli masyarakat juga relatif terjaga berkat inflasi yang masih terkendali di level 3,08 persen. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi konsumsi untuk tetap tumbuh di tengah berbagai tekanan eksternal.

Aktivitas sektor riil menunjukkan sinyal yang semakin kuat. Optimisme konsumen tetap tinggi, didukung peningkatan penjualan kendaraan bermotor, konsumsi listrik, hingga penggunaan semen. Tren tersebut sejalan dengan normalisasi aktivitas masyarakat setelah Idul Fitri serta percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.

Sementara itu, sektor manufaktur kembali memberikan kabar positif. Setelah sempat menghadapi tekanan, aktivitas industri berhasil masuk kembali ke jalur ekspansi.

“Di sektor manufaktur, Indonesia kembali masuk ke zona ekspansi dengan PMI (Purchasing Managers’ Index) mencapai 50,0 pada Mei 2026. Capaian tersebut menunjukkan perbaikan permintaan domestik di tengah tekanan eksternal yang masih berlangsung,” jelas Purbaya.

Di bidang pengendalian harga, pemerintah menilai inflasi masih berada dalam koridor yang aman. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan akibat faktor cuaca, termasuk penyesuaian harga avtur dan BBM nonsubsidi, dinilai masih dapat dikelola melalui penguatan cadangan pangan dan kebijakan subsidi energi yang tepat sasaran.

“Pemerintah juga memberikan berbagai insentif, termasuk diskon tiket pesawat selama masa libur sekolah, guna menjaga daya beli masyarakat,” tutur Purbaya.

Dari sisi fiskal, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 juga menunjukkan performa yang solid. Pendapatan negara tercatat mencapai Rp1.185 triliun atau tumbuh 19,1 persen secara tahunan. Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp1.365,4 triliun, meningkat 34,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski belanja tumbuh agresif, posisi fiskal tetap terjaga. Defisit APBN tercatat sebesar 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan keseimbangan primer masih membukukan surplus Rp58,6 triliun.

Menurut Purbaya, APBN tidak hanya berperan sebagai instrumen stabilisasi, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Kombinasi pendapatan negara yang meningkat dan belanja yang ekspansif memungkinkan pemerintah menjaga program perlindungan sosial sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pemerintah akan terus menjaga APBN tetap sehat, prudent, adaptif, dan kredibel guna memperkuat stabilitas ekonomi, mempertahankan momentum pertumbuhan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Purbaya.

Selain itu, kepercayaan pelaku pasar dan investor disebut masih terjaga dengan baik. Arus modal asing kembali mencatatkan aliran masuk bersih (net inflow), sementara pasar surat berharga negara tetap menunjukkan stabilitas yang kuat.

“Pasar keuangan dan kepercayaan investor juga dinilai tetap terjaga, tercermin dari arus modal asing yang kembali mencatatkan net inflow dan stabilitas pasar surat berharga negara,” tambahnya. (her)

Tags: MenkeuPurbaya

Berita Terkait.

Diskusi
Ekonomi

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:01
ILF
Ekonomi

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:05
Said
Ekonomi

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:24
phe
Ekonomi

Berani Masuk Wilayah Berisiko Tinggi, PHE Siapkan Babak Baru Eksplorasi Migas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:09
New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026
Ekonomi

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:20
Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah
Ekonomi

Diserbu Pengunjung, Ini Promo Menarik Mitsubishi Motors Selama Gelaran GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:30

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2400 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1989 shares
    Share 796 Tweet 497
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1852 shares
    Share 741 Tweet 463
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1326 shares
    Share 530 Tweet 332
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.