• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Seskab Teddy Disambut Antusias di Pulau Terluar, Pengamat Baca Sinyal Politik

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 10 Mei 2026 - 15:45
in Politik
teddy

Presiden Prabowo Subianto didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya saat menyapa masyarakat Kecamatan Khusus Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Foto: Dokumen Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

 

INDOPOSCO.ID – Popularitas Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya disebut tengah memasuki fase baru. Sosok yang selama ini dikenal sebagai orang dekat Presiden Prabowo Subianto itu kini dinilai mulai menjelma menjadi figur publik dengan daya tarik nasional.

BacaJuga:

Hardiknas 2026, Presiden PKS Ajak Kader Jadi Pusat Keunggulan dalam Pendidikan

Pengamat Tantang Keberanian Penegak Pemilu soal Usulan Blacklist Politik Uang

DPR Minta Kemenkes Kerahkan Psikolog Klinis Tangani Trauma Korban di Pesantren Pati

Pengamat politik Hendri Satrio bahkan mengaku terkejut melihat antusiasme warga saat Teddy mendampingi Prabowo dalam kunjungan ke Pulau Miangas, salah satu wilayah terluar Indonesia.

Sorakan warga yang menyebut nama Teddy dianggap bukan sekadar euforia biasa. Menurut Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa, momen itu memperlihatkan bahwa publik mulai mengenali Teddy sebagai sosok tersendiri, bukan hanya bagian dari lingkaran presiden.

“Kalau di daerah sejauh Miangas saja namanya sudah diteriakkan warga, itu menunjukkan tingkat pengenalan publiknya sudah meluas,” ujar Hensa melalui gawai, Minggu (10/5/2026).

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menilai kekuatan Teddy justru terletak pada konsistensi kemunculannya di berbagai momen penting negara. Bukan karena banyak bicara, melainkan karena sering terlihat hadir di situasi yang penuh simbol dan emosi.

Dalam pandangannya, publik Indonesia cenderung cepat akrab dengan figur yang terlihat “turun langsung”, hadir ke daerah jauh, berjalan sederhana, dan tidak terlalu dibatasi protokol yang kaku.

“Kadang yang paling diingat masyarakat bukan siapa yang paling banyak bicara, tapi siapa yang paling sering hadir,” kata Hensa.

Ia juga melihat Teddy memiliki kemampuan membaca situasi ketika berada di tengah masyarakat. Ada momen untuk aktif menyapa, tetapi ada pula saat cukup berdiri dan mendengarkan tanpa banyak gestur.

Menurutnya, pola seperti itu justru efektif di era media sosial, ketika visual dan kesan spontan sering kali lebih kuat dibanding penjelasan panjang.

“Publik sekarang mudah tersentuh dengan figur yang terlihat ikut merasakan situasi di lapangan. Itu membangun kedekatan emosional,” jelasnya.

Meski demikian, Hensa mengingatkan bahwa popularitas tinggi juga bisa menjadi titik sensitif. Ketika eksposur seseorang terus muncul secara konsisten, publik biasanya mulai menebak-nebak arah masa depannya.

“Ketika seseorang belum punya agenda politik apa-apa tapi sudah sangat recognizable, orang akan mulai bertanya sendiri, ‘Ini orang sebenarnya sedang dipersiapkan jadi apa?’, dan pertanyaan seperti itu biasanya muncul bukan karena pencitraan yang berlebihan, tapi karena eksposurnya konsisten,” ungkap penulis buku Riah Riuh Komunikasi itu

Ia menilai momentum yang kini dimiliki Teddy sebaiknya dijaga tetap alami. Sebab, popularitas yang tumbuh secara natural cenderung lebih kuat dibanding pencitraan yang dipaksakan.

“Kalau dijaga tetap natural, efeknya justru bisa lebih besar dalam jangka panjang,” tutupnya. (her)

Tags: Hendri SatrioHensaPemilu 2029Seskab TeddyTeddy Indra Wijaya

Berita Terkait.

Hardiknas 2026, Presiden PKS Ajak Kader Jadi Pusat Keunggulan dalam Pendidikan
Politik

Hardiknas 2026, Presiden PKS Ajak Kader Jadi Pusat Keunggulan dalam Pendidikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31
uang
Politik

Pengamat Tantang Keberanian Penegak Pemilu soal Usulan Blacklist Politik Uang

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:23
DPR Minta Kemenkes Kerahkan Psikolog Klinis Tangani Trauma Korban di Pesantren Pati
Politik

DPR Minta Kemenkes Kerahkan Psikolog Klinis Tangani Trauma Korban di Pesantren Pati

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:41
Teddy
Politik

Bursa Capres-Cawapres 2029 Dipanaskan, Pakar: Figur Muda dan Kuda Hitam

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:21
Amien-Rais
Politik

Kritik Seskab Teddy, GP Marhaen Sebut Amien Rais “Halu”

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:45
Amin-AK
Politik

Investasi RI Tak Efisien, DPR: Ini Alarm Keras buat Pemerintah

Kamis, 30 April 2026 - 10:41

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.