INDOPOSCO.ID – Gerakan Pemuda Marhaen mengecam pernyataan politikus senior Amien Rais terkait Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang disampaikan baru-baru ini melalui kanal YouTube pribadinya.
Sihab Fajar Pratama Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Marhaen menilai, isi pernyataan video tersebut berisi narasi yang tidak memiliki dasar fakta yang jelas, serta cenderung membangun opini publik dari asumsi tidak terverifikasi.
“Kami kira Pak Amien sudah ‘halu’, ya. Kami melihat narasi yang dibangun dalam video tersebut tidak berbasis pada data atau bukti yang dapat diuji,” kata Sihab dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Pola komunikasi seperti ini dinilainya tidak mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
“Jika ruang publik terus diisi oleh spekulasi seperti ini, maka yang terjadi adalah penurunan kualitas demokrasi itu sendiri,” ujar Sihab.
Ia juga menegaskan kritik terhadap pemerintah adalah hal yang sah dan dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, serta tidak menyeret isu-isu personal.
“Kami mengingatkan bahwa membangun opini tanpa dasar yang jelas hanya akan menciptakan kebingungan di tengah masyarakat. Publik membutuhkan informasi yang jernih, bukan narasi yang bersifat imajinatif dan tidak substantif,” tegasnya.
Amien Rais mengunggah video berisi tuduhan terhadap Presiden Prabowo dan Teddy Indra Wijaya pada 30 April 2026. Namun, video itu telah lenyap dalam kanal YouTube @AmienRaisOfficial.(dan)











