INDOPOSCO.ID – Malut United datang ke Yogyakarta dengan modal yang sedang membara. Produktivitas gol meningkat, kepercayaan diri kembali tumbuh, dan peluang menembus empat besar Super League 2025/26 kini terbuka lebar. Namun di tengah momentum positif itu, Laskar Kie Raha memilih tetap membumi jelang duel kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Minggu (10/5/2026) malam.
Di atas kertas, statistik memang berpihak kepada tim tamu. PSIM tengah terseok setelah hanya meraih satu kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir. Bahkan, Laskar Mataram belum mampu memenangkan tujuh laga kandang terakhir mereka.
Meski begitu, pelatih Malut United, Hendri Susilo, menolak timnya terlena dengan catatan tersebut. Ia justru meminta para pemain bersiap menghadapi kemungkinan kebangkitan lawan di hadapan pendukung sendiri.
“Kami tetap tidak boleh menganggap remeh PSIM. Saya tekankan kami akan tetap berjuang 100 persen dan fokus untuk mewaspadai kebangkitan lawan,” kata Hendri dalam keterangan resmi klub, Minggu (10/5/2026).
Malut United sendiri mulai menemukan kembali ritme permainan terbaik saat kompetisi memasuki fase akhir musim. Setelah sempat kehilangan sentuhan kemenangan dalam beberapa pekan, performa tim perlahan menanjak.
Dua kemenangan meyakinkan atas PSBS Biak dan Persis Solo menjadi titik balik penting. Tidak hanya menghadirkan tambahan poin, hasil itu juga memulihkan mental bertanding skuad asuhan Hendri.
“Hasil positif dari dua pertandingan terakhir sedikit banyak mengangkat mental dan kepercayaan diri pemain. Semoga kami bisa terus berada di jalur kemenangan hingga akhir musim,” kata pelatih berlisensi AFC Pro itu.
Perubahan paling mencolok terlihat pada agresivitas serangan Malut United. Dalam dua pertandingan terakhir, mereka sukses mencetak total 12 gol, sebuah angka yang menunjukkan ketajaman lini depan sedang mencapai puncaknya.
Walau demikian, Hendri menegaskan timnya belum memenangkan apa pun. Persaingan menuju papan atas klasemen masih sangat ketat dan setiap pertandingan akan menjadi penentu.
Saat ini Malut United menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 52 poin. Mereka hanya terpaut satu angka dari Dewa United Banten FC di posisi keempat, sekaligus memiliki poin yang sama dengan Persebaya Surabaya yang telah memainkan pertandingan pekan ini lebih dulu.
“Kami akan bertarung untuk memperebutkan posisi 4 besar melawan sejumlah tim pesaing, seperti Persebaya dan Dewa United. Semoga hal itu dapat terealisasi di akhir musim nanti,” tambah eks juru taktik PSBS Biak itu. (her)











