• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

AMMI Desak Wikipedia Taat PSE, Soroti Keamanan Data Mahasiswa

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 23 April 2026 - 02:20
in Nasional
ammi

Ketua Umum Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI) Nurkhasanah (keempat dari kiri). Foto: Dokumen pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang batas akhir pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) pada 24 April, suara mahasiswa ikut menguat dalam polemik kepatuhan platform digital global terhadap regulasi Indonesia. Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI) secara terbuka mendesak Wikimedia Foundation selaku pengelola Wikipedia agar segera mendaftarkan diri sebagai PSE lingkup privat demi menjamin keamanan data pengguna internet di Tanah Air, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa.

Ketua AMMI, Nurkhasanah, mengatakan meskipun Wikipedia selama ini menjadi rujukan awal bagi mahasiswa dalam mencari informasi, posisi tersebut tidak menempatkan platform global itu di atas hukum positif Indonesia.

BacaJuga:

DPR Desak Polri Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan Santri oleh SAM, Tekankan Pemulihan Psikologis Korban

Kemnaker Siapkan UU Ketenagakerjaan Baru: Libatkan Buruh hingga Pengusaha untuk Regulasi yang Berkeadilan

Lepas Kloter Perdana Haji 1447 H, Pimpinan DPR RI Dorong Layanan dan Kenyamanan Jemaah Ditingkatkan

“Kami mahasiswa sangat menyadari pentingnya Wikipedia sebagai sumber informasi awal. Tapi kebutuhan referensi tidak lantas membuat kami membenarkan arogansi platform asing yang enggan taat aturan. Kami justru mendesak Wikipedia segera daftar PSE agar keamanan data dan hak-hak digital kami sebagai pengguna bisa dijamin oleh negara,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).

Sikap AMMI muncul di tengah belum dilakukannya pendaftaran oleh Wikipedia, meski pemerintah telah beberapa kali melayangkan peringatan sejak November tahun lalu. Di sisi lain, Wikipedia disebut menyampaikan sejumlah alasan penolakan, mulai dari statusnya sebagai entitas nirlaba, klaim hanya sebagai infrastruktur pengetahuan, hingga kekhawatiran bahwa aturan PSE berpotensi menjadi bentuk penyensoran yang melanggar hak asasi manusia.

AMMI menilai dalih tersebut berlebihan dan menunjukkan standar ganda. “Alasan takut disensor atau melanggar HAM itu sangat absurd. Mari kita lihat objektif, platform besar lain seperti Meta Platforms saja patuh. Bahkan platform seperti Change.org atau Kitabisa yang kental dengan isu sosial dan sering jadi ruang kritik masyarakat juga tertib mendaftar. Kenapa mereka tidak koar-koar soal HAM? Artinya ini murni soal kepatuhan administrasi, bukan pembungkaman konten,” kata Nurkhasanah.

Menurut AMMI, persoalan ini bukan sekadar administrasi, melainkan menyangkut kedaulatan digital Indonesia. Ketika sebuah platform beroperasi masif di Indonesia namun menolak terdaftar secara legal, maka perlindungan pengguna akan menjadi lemah jika terjadi insiden siber atau kebocoran data.

Nurkhasanah juga mengingatkan bahwa regulasi pendataan entitas digital merupakan praktik yang lazim diterapkan di berbagai negara demi melindungi warganya.

“Di negara-negara maju yang demokratis seperti Singapura, aturan kepatuhan platform digital diterapkan dengan ketat dan mereka taat. Lalu kenapa di Indonesia justru melawan dan berlindung di balik narasi kebebasan? Jika pada akhirnya nanti akses mereka ditutup karena terus membangkang, publik harus paham itu murni konsekuensi hukum, bukan karena negara anti-pengetahuan,” ujarnya. (nas)

Tags: AMMIWikipedia PSE

Berita Terkait.

cabul
Nasional

DPR Desak Polri Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan Santri oleh SAM, Tekankan Pemulihan Psikologis Korban

Kamis, 23 April 2026 - 07:07
indra
Nasional

Kemnaker Siapkan UU Ketenagakerjaan Baru: Libatkan Buruh hingga Pengusaha untuk Regulasi yang Berkeadilan

Rabu, 22 April 2026 - 23:23
dasco
Nasional

Lepas Kloter Perdana Haji 1447 H, Pimpinan DPR RI Dorong Layanan dan Kenyamanan Jemaah Ditingkatkan

Rabu, 22 April 2026 - 23:13
e-KTP
Nasional

KTP Hilang Bakal Didenda, DPR Dorong Revolusi Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 22:42
aher
Nasional

Soroti Digitalisasi ASN 2026, Komisi II Ingatkan Evaluasi Pegawai dan Layanan Publik Lebih Transparan

Rabu, 22 April 2026 - 22:12
menag
Nasional

Jawab Berbagai Tantangan di Dunia Pendidikan, Kemenag Luncurkan Belajar Mandiri KBC

Rabu, 22 April 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.