• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 14 April 2026 - 14:34
in Nasional
KEK

Petugas Bea Cukai melakukan monitoring dan evaluasi fasilitas kepabeanan di kawasan industri KEK guna memastikan kepatuhan pelaku usaha serta menjaga keamanan rantai pasok perdagangan internasional. Foto: Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai terus memperkuat pengawasan terhadap pemanfaatan fasilitas kepabeanan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui kegiatan monitoring dan evaluasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas yang diberikan benar-benar tepat sasaran sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha.

Monitoring dilakukan di sejumlah KEK strategis, termasuk KEK Tanjung Kelayang dan KEK Sei Mangkei, dengan menyasar perusahaan penerima fasilitas kepabeanan.

BacaJuga:

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Kegiatan monitoring oleh Bea Cukai Tanjungpandan dilaksanakan pada 1 April 2026 terhadap sejumlah badan usaha, antara lain: PT Banyu Sinergi Multikarya, PT Setra Gita Nusantara, dan PT Belitung Pantai Intan.

Pengawasan difokuskan pada kelengkapan perizinan, pemenuhan persyaratan kawasan pabean, serta kepatuhan administratif sebagai penerima fasilitas kepabeanan.

Sementara itu, Bea Cukai Belawan bersama tim kantor pusat melakukan evaluasi terhadap PT Unilever Oleochemical Indonesia yang berstatus Authorized Economic Operator (AEO).

Status AEO memberikan sejumlah keuntungan, seperti: prioritas dalam pemeriksaan dokumen, kemudahan prosedur kepabeanan, dan klasifikasi sebagai perusahaan berisiko rendah.

Evaluasi ini merujuk pada ketentuan dalam PMK Nomor 137 Tahun 2023, guna memastikan standar kepatuhan tetap terjaga secara konsisten.

Bea Cukai menegaskan bahwa monitoring tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian internal perusahaan, keamanan kawasan dan rantai pasok, dan kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan.

Langkah ini penting untuk menjaga keamanan perdagangan internasional sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung dunia usaha.

“Bea Cukai siap memberikan asistensi teknis dan bimbingan kepatuhan berkelanjutan, agar pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas secara optimal dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui pengawasan yang konsisten dan pembinaan yang berkelanjutan, Bea Cukai berharap tercipta keseimbangan antara kemudahan berusaha dan kepatuhan hukum.

Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri ini menjadi kunci dalam mendorong investasi, memperkuat integritas sistem logistik, dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional. (ipo)

Tags: Bea CukaiFasilitas Kepabeanankawasan ekonomi khusus

Berita Terkait.

Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22
teuku
Nasional

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Selasa, 14 April 2026 - 12:12
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05
mbg
Nasional

Poltracking Indonesia: 55 Persen Publik Puas Program MBG

Senin, 13 April 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2504 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.