• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Andilan Kebo Lebaran: Ulama, Jawara dan Pemerintah untuk Jakarta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 17 Maret 2026 - 10:20
in Megapolitan
Lutfi Hakim
Share on FacebookShare on Twitter

oleh: KH. Lutfi Hakim, Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR) sekaligus Wakil Ketua PWNU Jakarta

Gelaran Andilan Kebo Lebaran tahun ini memiliki nuansa yang berbeda dari sebelumnya. Andilan Kebo, yang digelar secara kalaboratif oleh Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta, dan Forum Betawi Rempug (FBR), merupakan perpaduan antara ulama dan jawara. Kedua elemen ini telah lama menyumbangkan peradaban Jakarta dan ketahanan budayanya.

BacaJuga:

Bamus Betawi Soroti Kriteria Lembaga Adat dalam Pemajuan Kebudayaan Betawi di MK

Bicara di PKKMB UMJ 2026, Xaviera Ingatkan Mahasiswa Tidak Gunakan AI karena FOMO

Jalur Sepeda Jakarta Dipastikan Tetap Ada, Dishub Siapkan Evaluasi

Andilan Kebo sendiri adalah tradisi masyarakat Betawi yang bertujuan memperkuat kebersamaan, solidaritas dan soliditas di masyarakat. Dengan perpaduan ulama dan jawara, Andilan Kebo tahun ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan Betawi. Ulama berperan sebagai pemimpin spiritual, sementara jawara merupakan simbol kekuatan dan keberanian yang menjadi bagian dalam struktur sosial masyarakat Betawi. Jejaring tersebut telah terbentuk secara alami sejak dahulu.

Andilan Kebo tahun ini akan menjadi lebih spesial dengan kehadiran pemerintah Jakarta, ulama, dan jawara. Tradisi Betawi ini akan digelar pada hari Kamis, 19 Maret 2026 di Jakarta Timur, dan mengambil tema “Merawat Tradisi, Membangun Partisipasi” ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian, kebersamaan, solidaritas dan soliditas masyarakat.

Pemerintah Jakarta tidak bisa menafikan peran penting ulama dan jawara dalam membangun peradaban Jakarta. Mereka adalah dua elemen yang telah lama menyumbangkan kontribusi besar bagi kota ini, dan kompleksitas Jakarta saat ini memerlukan keterlibatan mereka di dalamnya.

Dengan melibatkan ulama dan jawara, pemerintah Jakarta dapat lebih memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat Betawi, serta dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan efektif. Ini juga dapat membantu memperkuat identitas budaya Jakarta dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan, solidaritas dan soliditas dalam mengawal Jakata menuju kota global.

Selain itu, Andilan Kebo tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan jawara, serta untuk membangun Jakarta yang lebih harmonis dan sejahtera bagi semua warganya. Betawi memang dikenal sebagai masyarakat yang religius, dan jawara Betawi dulu sangat dihormati sebagai garda terdepan dalam membangun Jakarta.

Mereka tidak hanya berjuang untuk mempertahankan tanah air, tapi juga untuk menjaga nilai-nilai agama dan tradisi. Jawara Betawi dulu juga dikenal sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Mereka adalah contoh nyata dari masyarakat yang kuat, religius, dan peduli dengan lingkungan sekitar.

Andilan Elemen Dasar Jakarta

Keterpaduan ketiga elemen ini, Jakarta dapat menjadi kota yang lebih harmonis, sejahtera, dan berbudaya. Ulama, jawara, dan pemerintah Jakarta dapat bekerja sama untuk menjaga nilai-nilai agama, tradisi, dan kebudayaan Betawi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ulama berperan sebagai pemimpin spiritual dan memberikan arahan moral bagi masyarakat Betawi. Mereka membantu menjaga nilai-nilai agama dan tradisi, serta memberikan edukasi tentang pentingnya kebersamaan, solidaritas dan soliditas. Jawara merupakan simbol kekuatan dan keberanian, serta berperan sebagai penjaga keamanan dan ketertiban.

Mereka membantu menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Pemerintah Jakarta berperan sebagai pengambil keputusan dan penyedia fasilitas bagi masyarakat. Mereka membantu menjaga infrastruktur dan pelayanan publik, serta berperan dalam mempromosikan kebudayaan Betawi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan, solidaritas dan soliditas.

Oleh karena itu, Pemerintah Jakarta dapat memanfaatkan Andilan Kebo sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan, solidaritas dan solidaritas dalam menghadapi tantangan geopolitik. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Andilan Kebo dalam program-program pembangunan dan keamanan, pemerintah dapat menunjukkan komitmennya untuk memperkuat identitas budaya dan kebersamaan masyarakat serta adaftif terhadap isu global seperti Fostering Human and Social Development dan Cultural Heritage Protection.

Memperkuat Karakter Jakarta dan Betawi

Betawi memang dikenal sebagai masyarakat yang religius dan berbudaya. Kebiasaan mengaji, silat, dan sekolah atau lebih dikenal dengan singkatan 3S sejak dulu telah membentuk karakter masyarakat Betawi yang kuat, berakar dan berperadaban.

Tradisi ini telah mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang baik, sehingga masyarakat Betawi cenderung memiliki sikap yang positif dan inklusif serta jauh dari perilaku negatif dan ekslusif—seperti iri, hasut, dengki dan cenderung memandang stereotif terhadap yang lain.

Andilan Kebo dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai tersebut dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas. Dengan memperkuat identitas budaya dan kebersamaan, masyarakat Betawi dapat terus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam menjaga nilai-nilai moral dan etika yang baik.

Masyarakat Betawi juga dikenal sebagai masyarakat yang ramah dan terbuka, sehingga Andilan Kebo dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan hubungan antar masyarakat dan memperkuat kebersamaan dan sikap tenggang rasa.

Tradisi Andilan Potong Kebo memang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Betawi di Jakarta, terutama di medio tahun 1960-an hingga 1990-an. Namun, seiring dengan pesatnya pembangunan Jakarta, tradisi ini mulai ditinggalkan.

Dari perspektif sosiologis, ada beberapa faktor yang menyebabkan tradisi Andilan Potong Kebo mulai ditinggalkan. Pertama, urbanisasi dan migrasi penduduk yang menyebabkan perubahan struktur sosial masyarakat. Kedua, meningkatnya pendapatan dan perubahan gaya hidup masyarakat yang membuat mereka lebih memilih membeli daging di pasar daripada melakukan iuran bersama. Ketiga, kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya tradisi Andilan Potong Kebo di kalangan generasi muda.

Namun, seperti yang dikatakan sebelumnya, tradisi Andilan Potong Kebo masih memiliki nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan masyarakat modern, seperti kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk melestarikan tradisi ini dan mengadaptasikannya dengan kehidupan masyarakat modern. (*)

Tags: Andilan Potong KeboAndilan Potong Kebo Lebaranfbrkh lutfi hakimPWNU Jakarta

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Megapolitan

Bamus Betawi Soroti Kriteria Lembaga Adat dalam Pemajuan Kebudayaan Betawi di MK

Rabu, 23 September 2026 - 02:20
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Megapolitan

Bicara di PKKMB UMJ 2026, Xaviera Ingatkan Mahasiswa Tidak Gunakan AI karena FOMO

Selasa, 22 September 2026 - 23:10
Jalur Sepeda Jakarta Dipastikan Tetap Ada, Dishub Siapkan Evaluasi
Megapolitan

Jalur Sepeda Jakarta Dipastikan Tetap Ada, Dishub Siapkan Evaluasi

Selasa, 22 September 2026 - 19:30
Rano Karno Janji Kaji Pemasangan Lampu di Lapangan Taman Sari
Megapolitan

Rano Karno Janji Kaji Pemasangan Lampu di Lapangan Taman Sari

Selasa, 22 September 2026 - 18:03
Gugat UU DKJ ke MK, Pemuda Betawi Pertanyakan Kejelasan Lembaga Adat
Megapolitan

Gugat UU DKJ ke MK, Pemuda Betawi Pertanyakan Kejelasan Lembaga Adat

Selasa, 22 September 2026 - 12:02
cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta, Didominasi Berawan dan Berpeluang Hujan Hari Ini

Selasa, 22 September 2026 - 08:10

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.