• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Keluarga Keren Kelola Sampah Ciptakan Lingkungan ASRI

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 25 Februari 2026 - 21:11
in Nasional
asri

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji (kiri). istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengelolaan sampah nasional perlu dimulai dari perubahan perilaku di tingkat keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Rabu (25/02/2026).

Melalui kebiasaan memilah, mengurangi, dan mengelola sampah sejak dari rumah, keluarga diharapkan menjadi garda terdepan dalam menekan volume sampah sekaligus mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga dinilai memiliki peran strategis dalam pengelolaan sampah dari sumbernya. Menteri Wihaji menegaskan bahwa keluarga merupakan titik awal penyelesaian berbagai persoalan bangsa, termasuk masalah sampah.

BacaJuga:

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

“Unit terkecil sebuah negara adalah keluarga. Maka apapun problem negara, solusinya dimulai dari keluarga, termasuk sampah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi keluarga dengan kementerian dan pemangku kepentingan terkait dapat membantu menyelesaikan sebagian besar persoalan sampah, khususnya sampah rumah tangga.
Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLH/BPLH mencatat timbunan sampah pada 2025 mencapai 24,8 juta ton, dengan 65,45 persen di antaranya belum terkelola. Sementara itu, kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA) di Indonesia diperkirakan akan berakhir secara teknis pada tahun 2028.

“Bapak Presiden mengingatkan kita, kita memiliki waktu tiga tahun dari sekarang untuk berjibaku menyelesaikan sampah,” ujar Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

Kondisi ini semakin menegaskan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari unit terkecil, yaitu keluarga. Dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 286 juta jiwa yang terdiri dari 74 juta keluarga, potensi perubahan perilaku dari tingkat rumah tangga menjadi sangat besar. Untuk mendukung hal tersebut, Kemendukbangga/BKKBN memiliki kekuatan sumber daya yang siap digerakkan, yaitu 17.541 penyuluh KB, 597.909 kader pendamping keluarga, serta 77.281 Kampung KB yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai motor edukasi dan pendampingan di lapangan.

Upaya pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemilahan sampah rumah tangga hingga sekitar 30 persen, mendorong terbentuknya bank sampah aktif di Kampung KB, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan tertata. Penguatan pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban penanganan di hilir.

Intervensi di tingkat keluarga juga diharapkan memberikan dampak nyata, antara lain penurunan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 20–30 persen, berkurangnya risiko penyakit berbasis lingkungan, serta meningkatnya ketahanan dan kualitas keluarga.

Menteri Wihaji menyatakan optimisme bahwa melalui kebijakan pemerintah di bawah arahan Presiden dan penguatan kolaborasi lintas kementerian dalam Gerakan ASRI, permasalahan sampah dapat diselesaikan secara bertahap. “Kami memiliki pasukan yang siap dimanfaatkan karena tugas Kemendukbangga/BKKBN adalah menggerakkan dan mengubah perilaku, termasuk perilaku keluarga dalam penanganan sampah,” pungkasnya. (ney)

Tags: ASRIDr. WihajiindahLingkungan AmanMenteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala BKKBNResiksampahsehat

Berita Terkait.

mbg
Nasional

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:12
utt
Nasional

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:03
tito
Nasional

Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53
Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah
Nasional

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nasional

Wamendiktisaintek: Pendidikan Vokasi Harus Jamin Lulusan Siap Kerja

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:27

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.