INDOPOSCO.ID – Penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-21 yang diselenggarakan media massa INDOPOSCO bekerjasama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (LUKW UMJ) diwarnai suasana haru.
Di hadapan 22 peserta UKW yang dinyatakan kompeten, Direktur Utama INDOPOSCO, Juni Armanto, mengajak seluruh peserta untuk mendoakan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang disebut masih hilang di perairan Selat Sunda.
Pria yang akrab disapa Aro itu menyampaikan kabar tersebut menjelang akhir sambutannya dalam acara penutupan UKW yang digelar di Auditorium Kasman Singodimedjo, FISIP UMJ, Tangerang Selatan, Minggu (20/9/2026).
“Sebelum saya akhiri, ini sebenarnya kabar duka yang sampai saat ini turut kita rasakan sebagai jurnalis,” ujar Aro.
Ia menyebut lima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut, yakni M. Bagus Khoirunas dari LKBN Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Firmandaus Wajidi dari Anadolu Ajansi, serta Donal Husni selaku jurnalis lepas atau freelance.
Selain lima jurnalis tersebut, terdapat pula tiga kru kapal yang disebut turut hilang. “Dan termasuk tiga kru kapal,” katanya.
Aro mengaku sulit membayangkan kondisi para jurnalis dan kru kapal yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Ia juga menyoroti kesedihan keluarga yang masih menunggu kabar.
“Saya enggak ngebayangin mereka hilang. Dan tidak ada yang tahu di mana. Saya yakin kesedihan masih terasa, khususnya keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.
Menurut Juni, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pekerjaan jurnalistik di lapangan memiliki risiko yang tidak ringan.
Ia menyebut para jurnalis tersebut berada di lapangan dalam rangka menjalankan tugas untuk mencari informasi terkait erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Ini sebenarnya beranjak dari rasa ingin tahu, ingin tahu mencari informasi saat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kemudian musibah datang,” jelasnya.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi refleksi bagi Juni mengenai pentingnya kemampuan jurnalis dalam membaca dan menganalisis risiko ketika menjalankan tugas di lapangan.
Menurut dia, risiko merupakan bagian yang tidak selalu bisa dihindari dalam pekerjaan jurnalistik. Namun, wartawan harus mampu memperhitungkan potensi bahaya sebelum mengambil keputusan di lapangan.
“Kita tidak mau setiap pekerjaan yang dijalankan itu berisiko besar. Meskipun ada risiko, tapi kita harus bisa menganalisis risiko itu,” tegasnya.
Aro berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti UKW dapat membantu mereka menghadapi berbagai situasi ketika menjalankan tugas jurnalistik.
“Saya yakin dari UKW ini kawan-kawan bisa menganalisis sejauh mana tingkat risiko ketika menghadapi situasional ketika di lapangan,” tutur Aro.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa profesionalisme wartawan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menulis berita, melakukan wawancara maupun menjalankan kaidah jurnalistik. Keselamatan saat menjalankan tugas juga menjadi bagian penting dari profesionalisme seorang jurnalis.
Menutup sambutannya, Aro kemudian mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendoakan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih belum diketahui keberadaannya.
“Demikian pidato saya untuk para peserta. Saya ucapkan, jos. Kalian (seluruh peserta UKW) kini resmi menjadi keluarga besar LUKW UMJ untuk Angkatan 21,” tambah pria yang baru saja menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Komunikasi di UMJ itu.
Pelaksanaan UKW INDOPOSCO-LUKW UMJ Angkatan ke-21 tersebut terselenggara berkat dukungan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Mineral Industri Indonesia (Persero), PT Bukit Asam Tbk, PT Patra Drilling Contractor, PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Patra Niaga, BPJS Ketenagakerjaan, PT Bank Central Asia Tbk, PT Trimegah Bangun Persada Tbk.
Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Pertamina Hulu Indonesia, PT Energi Mega Persada Tbk, PT Bank BCA Syariah, PT Bumi Resources Minerals Tbk, PLN Icon Plus, PT United Tractors Tbk, PT Pertamina Gas, PT Elnusa Tbk, PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, PT Perta Arun Gas, PT Pertamina International Shipping, PT PLN Nusantara Power, Yayasan Samudera Indonesia Timur, PT PLN Indonesia Power, PT Elnusa Petrofin, PT Nusa Halmahera Minerals, dan Divisi Humas Polri.
Dukungan lainnya datang dari PT Mega Global Food Industri, Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, PT Karya Tetangga Tuku, Park 5 Simatupang, PT Sariguna Primatirta Tbk (Cleo), PT Sasa Inti, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, PT Herba Utama, PT Orang Tua (OT Group), PT Kereta Cepat Indonesia China, dan PT Ambhara Taruna.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme insan pers. (her)















