INDOPOSCO.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan perempuan bukan sekadar menjadi bagian dari perubahan, melainkan memiliki peran untuk memimpin perubahan. Pesan tersebut menjadi salah satu semangat yang dibawa dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Minggu (20/9/2026).
Tahun ini, IAWP mengangkat tema “Women Leading Global Change”. Menurut Sigit, tema tersebut menegaskan pentingnya partisipasi dan kepemimpinan perempuan di berbagai bidang.
“Perempuan bukan sekadar bagian dari perubahan, tetapi juga dapat memimpin perubahan tersebut,” kata Sigit di Bali, Minggu (20/9/2026).
Penguatan peran perempuan masih relevan di tengah tantangan kesetaraan gender yang dihadapi dunia. Dalam sambutannya, ia mengutip Global Gender Gap Report 2025 yang memperkirakan masih dibutuhkan sekitar 123 tahun untuk mencapai kesetaraan gender sepenuhnya.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya partisipasi dan kepemimpinan perempuan yang semakin kuat di berbagai bidang.
Semangat itu juga terus didorong di lingkungan kepolisian. Di Indonesia, Polwan telah bertugas sejak 1948 dan peran serta kontribusinya terus berkembang hingga saat ini. Dari lebih dari 450 ribu personel Polri, sekitar 6,2 persen atau 29 ribu di antaranya merupakan Polwan.
Ia juga menyinggung HeForShe Award yang diterimanya dari IAWP pada 2023. Penghargaan tersebut disebut bukan hanya sebagai sebuah kehormatan, melainkan pengingat atas tanggung jawab untuk terus mendorong kesetaraan dan memperluas kesempatan bagi Polwan untuk berkembang.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui penyelenggaraan HeForShe Award setiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada Polwan yang menunjukkan prestasi.
Melalui IAWP 2026, ia berharap polisi wanita dari berbagai negara dapat terus memperkuat kapasitas dan jejaring, sekaligus mengambil peran dalam menghadirkan perubahan yang bermakna.
Meski berasal dari negara, pengalaman, dan latar belakang yang berbeda, para polisi wanita memiliki semangat yang sama untuk membawa perubahan. “Bersama-sama, kita memberdayakan perempuan. Bersama-sama, kita memperkuat penegakan hukum. Bersama-sama, kita menjaga perdamaian. Dan bersama-sama, kita memimpin perubahan global,” imbuh mantan Kabareskrim Polri itu. (dan)















