• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kasus Kematian Siswa di Tual, Tambah Daftar Panjang Kekerasan oleh Anggota Brimob

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 24 Februari 2026 - 10:28
in Headline
Bripda Masias Siahaya (MS). Foto: Capture media sosial X

Bripda Masias Siahaya (MS). Foto: Capture media sosial X

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus tewasnya seorang siswa MTs Negeri di Tual, Maluku, akibat dugaan penganiayaan oleh anggota Brimob Bripda MS, kembali menambah daftar panjang kekerasan oleh aparat. Peristiwa tragis itu mengingatkan publik pada insiden serupa saat demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu.

Tindakan Bripda MS terhadap pelajar itu dikecam berbagai pihak, mengingat kekuasaan yang dimiliki aparat tidak memberikan legitimasi untuk menggunakan kekuatan secara berlebihan di lapangan.

BacaJuga:

Day 10 of Bromo Wildfire: BNPB Reveals Three Main Challenges Hindering Firefighting Efforts

Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies

Menurut pemerhati anak dan pendidikan Retno Listyarti, tragedi tersebut perlu direnungkan oleh seluruh jajaran personel kepolisian, mengingat kasus serupa telah terjadi kurang dari setahun lalu, yakni saat pengemudi ojek online Affan Kurniawan (21) meninggal dunia akibat terlindas rantis Brimob pada 28 Agustus 2025.

Peristiwa nahas yang menimpa driver ojol Affan Kurniawan itu terekam dalam video amatir warga dan viral di media sosial. Mobil rantis Brimob terlihat melaju di kawasan Pejompongan untuk membubarkan kerumunan massa aksi.

Kala itu, rantis yang berisi tujuh personel Brimob terus melaju di tengah kerumunan massa aksi dan melindas korban. Suasana semakin ricuh, botol mulai dilemparkan ke arah kendaraan lapis baja itu sebagai bentuk pelampiasan amarah.

“Ini harus menjadi refleksi bagi anggota Brimob maupun kepolisian secara umum, karena kematian ini juga kita masih ingat Affan dilindas oleh Brimob, itu sesuatu yang pasti masih diingat oleh bangsa Indonesia,” kata Retno Listyarti kepada INDOPOSCO melalui gawai di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Mengenai dugaan penganiayaan yang dialami seorang pelajar MTs Negeri di Maluku Tenggara oleh anggota Brimob, korban seharusnya tidak boleh diperlakukan seperti itu. Institusi Polri dituntut menunjukkan transparansi penuh dengan memproses oknum terkait secara etik maupun pidana.

“Kalau memang dia (korban) salah sekali pun melakukan tindak pidana, maka dia tidak berhak mengalami kekerasan. Apalagi dari seorang anggota Brimob,” kritik Retno.

“Tentu saja harus ditindak tegas, karena yang dilakukan dengan menuduh katanya melakukan balap liar,” tambahnya.

Di bawah undang-undang perlindungan anak, tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun yang dilakukan oleh pihak yang memiliki otoritas justru harus menjadi pemberat hukuman.

“Proses ini tentu bisa saja diperberat secara hukuman, kan harus mengikuti Undang-Undang Perlindungan Anak, karena yang menjadi korban adalah masih usia anak,” imbuh eks Komisioner KPAI itu.

Dugaan kekerasan tersebut terjadi sesudah waktu sahur pada Kamis (19/2/2026). Korban dan kakaknya dicegat oleh pelaku saat sedang melintas di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maren. Bripda MS diduga memukul korban menggunakan helm karena menuduh korban bagian dari rombongan balap liar yang sebelumnya melintas.

Bripda MS telah menjalani sidang etik profesi Polri di Polda Maluku pada Senin (23/2/2026) sore, terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang pelajar MTs Negeri di Maluku Tenggara, sebelum nantinya menghadapi persidangan pidana. (dan)

Tags: Affan KurniawanBripda Masias SiahayaMaluku UtaraOknum BrimobPenganiayaan Anak

Berita Terkait.

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Day 10 of Bromo Wildfire: BNPB Reveals Three Main Challenges Hindering Firefighting Efforts

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:22
Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan
Headline

Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:12
Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:45
Gawat! Kebakaran Gunung Bromo Meluas ke 889 Ha di Empat Kabupaten
Headline

Gawat! Kebakaran Gunung Bromo Meluas ke 889 Ha di Empat Kabupaten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:40
Yaqut
Headline

Atur Kuota Haji hingga 50 Persen, Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44
pratikno
Headline

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:31

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.