• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

LPDB Koperasi dan MUI Bangun Ekonomi Umat Melalui Penguatan Koperasi Sektor Riil

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 22 Desember 2025 - 10:24
in Ekonomi
lpdb1

Kegiatan Rapat Kerja Lembaga Penggerak Ekonomi Umat MUI dan Penguatan Pembinaan Koperasi bersama LPDB Koperasi. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat kolaborasi strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) dalam mendorong penguatan koperasi berbasis sektor riil dari kalangan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Sinergi ini mengemuka dalam Kegiatan Rapat Kerja Lembaga Penggerak Ekonomi Umat MUI dan Penguatan Pembinaan Koperasi bersama LPDB Koperasi.

BacaJuga:

Menkop Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah

Kemenkop Dukung Penguatan Koperasi Susu untuk Kedaulatan Gizi Nasional

Pegadaian Terima SK Perjanjian Kerja Bersama 2026–2028 dari Kemenaker RI

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menegaskan bahwa LPDB Koperasi dan LPEU MUI memiliki peran yang sama-sama strategis dalam membangun ekosistem ekonomi umat berbasis koperasi.

“LPDB Koperasi dan Lembaga Penggerak Ekonomi Umat ini sama-sama pilar strategis. LPEU lahir dari Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia yang membawahi sekitar 80 ormas, tersebar di seluruh kota, kabupaten, hingga provinsi di Indonesia,” ujar Deva.

Deva menjelaskan, pada tahun mendatang LPDB Koperasi menargetkan penyaluran dana bergulir hingga Rp2 triliun ke sektor-sektor ekonomi strategis. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi berkinerja baik yang tumbuh memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat termasuk melalui ormas-ormas.

“Kami berharap dari LPEU ini akan lahir koperasi-koperasi yang sehat, profesional, dan memiliki kinerja yang baik untuk mengakses dana bergulir LPDB Koperasi. Potensinya sangat besar, mengingat beberapa ormas memiliki basis anggota hingga jutaan orang,” jelasnya.

Menurut Deva, kekuatan ekonomi umat berbasis koperasi yang digerakkan secara gotong royong ini merupakan keunggulan Indonesia yang tidak dimiliki negara lain, mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan memiliki jaringan ormas Islam yang sangat kuat.

“Dengan kekuatan gotong royong ini, saya yakin akan menjadi pendobrak. Bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi umat, tetapi juga memperbaiki akhlak bangsa dan membangun masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Deva menyoroti besarnya potensi masjid sebagai simpul penggerak ekonomi umat. Saat ini, terdapat sekitar 800 ribu masjid di seluruh Indonesia yang sebagian besar dikelola oleh para penggerak ormas.

“Bayangkan jika masjid-masjid ini membangun koperasi, mendapatkan pendanaan dari LPDB Koperasi, lalu dikoordinasikan melalui ormas-ormas yang tergabung dalam LPEU. Ini merupakan orkestrasi kolosal yang mampu menghadirkan gerai-gerai ekonomi umat di seluruh Indonesia,” ungkap Deva.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan koperasi di sektor riil, seperti pertanian, pengolahan pangan, industri tambang, hingga manufaktur produk kebutuhan sehari-hari.

“Kita bisa membangun industri sendiri—pengolahan susu, kecap, saus sambal, sabun, hingga industri berbasis CPO kelapa sawit. Ini adalah kekuatan besar jika dikelola oleh koperasi-koperasi umat,” tegasnya.

Tak hanya menyasar pasar domestik, Deva optimistis koperasi umat ke depan mampu menembus pasar global, seiring posisi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, termasuk di sektor fesyen muslim.

“Indonesia sangat diharapkan menjadi pusat fesyen muslim dunia. Koperasi yang fokus dan serius di sektor ini, dimiliki oleh ormas dan didukung pembiayaan LPDB Koperasi, peluangnya masih sangat terbuka,” ujarnya.

Deva menutup dengan menegaskan arah transformasi koperasi ke depan yang lebih menitikberatkan pada sektor riil dan penciptaan lapangan kerja.

“Ke depan, koperasi harus masuk lebih dalam ke sektor riil agar mampu membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya bagi generasi muda. Karena pada dasarnya, koperasi adalah entitas bisnis yang memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” pungkas Deva. (srv)

Tags: kemenkopKoperasilpdb

Berita Terkait.

Menkop Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah
Ekonomi

Menkop Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:05
Kemenkop Dukung Penguatan Koperasi Susu untuk Kedaulatan Gizi Nasional
Ekonomi

Kemenkop Dukung Penguatan Koperasi Susu untuk Kedaulatan Gizi Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:07
gadai
Ekonomi

Pegadaian Terima SK Perjanjian Kerja Bersama 2026–2028 dari Kemenaker RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:27
bc3
Ekonomi

Sektor Kepabeanan dan Cukai Sumbang Rp152 Triliun Penerimaan Negara hingga Semester I Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:25
samator
Ekonomi

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05
zaid
Ekonomi

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1624 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3078 shares
    Share 1231 Tweet 770
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.