• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Roket Kamboja Gempur Thailand: 1 Tewas 8 Luka, Apa Pemicunya?

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 8 Desember 2025 - 17:31
in Internasional
WhatsApp Image 2025-12-08 at 16.50.09

Pasien rumah sakit Thailand dievakuasi dari distrik Ban Kruat, Buri Ram, yang berbatasan dengan Kamboja, pada Minggu (7/12/2025) malam. Foto: Bangkok Post

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja kembali mencapai titik genting pada Senin (8/12/2025) pagi ketika serangkaian tembakan artileri dan roket menewaskan seorang tentara Thailand serta melukai delapan lainnya. Insiden itu memicu respons cepat dari militer Thailand, termasuk pengerahan jet tempur untuk menghentikan serangan.

Bentrokan bermula ketika pasukan Kamboja menembakkan peluru dan roket ke fasilitas militer sekaligus kawasan sipil Thailand. Pihak Thailand membalas secara langsung.

BacaJuga:

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

“Pukul 07.00 pagi, Tentara Kerajaan Thailand diberitahu bahwa seorang tentara Thailand tewas dan empat lainnya terluka oleh serangan Kamboja di daerah Chong Bok di distrik Nam Yuen,” kata Juru Bicara Militer Thailand, Mayor Jenderal Winthai Suvaree, dikutip dari Bangkok Post, Senin (8/12/2025).

Winthai menjelaskan total delapan tentara Thailand terluka, sementara laporan tambahan mengenai korban jiwa masih diverifikasi.

Menurutnya, Kamboja memperluas penyerangan dari Ubon Ratchathani hingga wilayah Surin dan Si Sa Ket. Ia menegaskan bahwa pihak Thailand membalas tembakan, termasuk meluncurkan operasi udara untuk menargetkan pusat militer Kamboja.

Di sisi lain, roket yang ditembakkan dari peluncur BM-21 juga menghantam area sipil.

“Angkatan Darat ke-2 mengatakan pada pukul 08.30 pagi roket Kamboja yang ditembakkan dari peluncur BM-21 menghantam Ban Sai Tho 10 di distrik Ban Kruat, Buri Ram,” ujar Winthai.

Benturan ini terjadi hanya sehari setelah dua tentara Thailand terluka dalam serangan di provinsi Si Sa Ket pada Minggu (7/12/2025) sore.

Serangkaian tembakan pada akhir pekan tersebut memicu evakuasi besar-besaran, lebih dari 385 ribu warga dipindahkan dari empat provinsi yang berbatasan langsung dengan Kamboja.

Laporan militer Thailand mengungkap bahwa Kamboja telah melakukan mobilisasi besar pada Minggu (7/12/2025) malam: mengerahkan tank di Oddar Meanchey, mematikan jaringan ponsel, memperkuat pangkalan militer, hingga mempersiapkan “operasi perang skala penuh”. Menjelang dini hari, peluncur RM-70, BM-21, dan Tipe 90B ditempatkan di Preah Vihear dan Oddar Meanchey, dengan sejumlah desa langsung dievakuasi.

Target penunjukan senjata Kamboja semakin meluas hingga mencapai kawasan jauh dari garis perbatasan, termasuk bandara Buri Ram dan fasilitas kesehatan di Surin.

Juru bicara Angkatan Udara Thailand, AM Jackrit Thammavichai, mengatakan operasi udara digelar demi melindungi rakyat dan wilayah Thailand.

“Pengerahan jet tempur tersebut menanggapi aktivitas militer Kamboja yang gencar di sepanjang perbatasan, yang menimbulkan risiko luas bagi wilayah Thailand. Pesawat-pesawat angkatan udara hanya menargetkan pangkalan militer, dengan tetap menjalankan hak membela diri, kebutuhan, dan proporsionalitas,” kata Jackrit.

Sementara itu, ia menerangkan Angkatan Darat ke-1 di provinsi Sa Kaeo memerintahkan evakuasi penduduk sejak pukul 07.00 pagi.

Situasi di sepanjang perbatasan Thailand–Kamboja kini memasuki fase paling serius dalam beberapa tahun terakhir, dan dunia menahan napas menanti apakah konflik ini akan berhenti pada tembakan, atau berubah menjadi perang terbuka. (her)

Tags: KambojaKonflik Thailand–KambojaroketThailand

Berita Terkait.

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa
Internasional

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Minggu, 27 September 2026 - 22:06
Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua
Internasional

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Minggu, 27 September 2026 - 19:04
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Internasional

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Minggu, 27 September 2026 - 18:05
abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02

OLAHRAGA

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Olahraga

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID – Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel...

SelengkapnyaDetails
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3874 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.