• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bangun Generasi Sehat dan Tangguh, MBG Disarankan Berjalan hingga Satu Dekade

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:25
in Nasional
makan

Ilustrasi - Sejumlah siswa sekolah dasar di Jakarta bersiap menyantap menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum lama ini. Foto: Dok. Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan proyek jangka pendek, melainkan investasi masa depan bangsa. Ia menilai, program ini sebaiknya dijalankan setidaknya selama 10 tahun agar dampaknya benar-benar terasa bagi masyarakat.

“Menurut saya harus dipelihara terus makan bergizi ini, mungkin paling tidak 10 tahun. Nanti mungkin setelah itu, bertahap kita lihat, kita evaluasi, mau kita bagaimanakan,” ujar Luhut dalam talkshow bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism on 8% Economic Growth” di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

BacaJuga:

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Luhut tidak menampik masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program ini. Namun, ia menilai MBG memiliki potensi besar untuk melahirkan simpul-simpul ekonomi baru dan mengurangi kemiskinan.

Ia bahkan sempat mempresentasikan program tersebut kepada Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, yang disebutnya memahami manfaat besar dari MBG.

“Lutnick sepakat bahwa program ini akan menimbulkan pemerataan uang di daerah,” kata Luhut.

Meski demikian, Luhut mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan anggaran yang besar. Ia menegaskan agar Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai pelaksana utama program, bekerja dengan penuh integritas.

“Tapi pelaksanaannya (MBG) di sana-sini ada kurang, ya kita perbaiki. Jadi, memang dipaksa BGN harus belanja dengan benar. Saya ulangi, dengan benar,” tegasnya.

Luhut kemudian menyoroti beban besar yang kini dipikul oleh BGN. Ia membandingkan, lembaga yang baru dibentuk itu harus mengelola Rp171 triliun, jumlah yang hampir setara dengan anggaran TNI.

“Jadi, organisasi ini (BGN) perlu diperkuat juga karena ini bukan organisasi satu tahun, bukan untuk lima tahun, mungkin bertahun-tahun ke depan,” ujarnya berpesan kepada Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Sebagai informasi, BGN tahun ini mengantongi Rp171 triliun untuk MBG, namun mengembalikan Rp70 triliun ke pemerintah lantaran serapan belum optimal. Dadan menjelaskan, sebagian proyek masih dalam tahap pembangunan dan verifikasi sehingga realisasi baru mencapai Rp99 triliun.

Kendati demikian, Presiden Prabowo Subianto tetap menunjukkan komitmennya. Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan Rp335 triliun bagi MBG, terdiri atas Rp268 triliun anggaran BGN dan Rp67 triliun dana cadangan.

Program MBG bukan hanya sekadar memberi makan, tapi membangun masa depan bangsa. Karena bangsa yang kuat, lahir dari generasi yang bergizi dan berintegritas. (her)

Tags: mbgsiswaSPPG

Berita Terkait.

Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07
Abdul-Mu'ti
Nasional

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:25
Azran
Nasional

DPD: Digitalisasi Jadi Kunci Masa Depan Masyarakat Betawi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7107 shares
    Share 2843 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.