• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi VI DPR Dorong KEK Sanur Jadi Destinasi Kesehatan Kelas Dunia

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 5 Oktober 2025 - 20:27
in Nasional
Andre-Rosiade

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade saat memimpin rapat Kunjungan Kerja Masa Reses (Kunres) Komisi VI DPR RI ke Kota Denpasar, Provinsi Bali. Foto: DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan bahwa pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendorong Indonesia menjadi destinasi wisata kesehatan kelas dunia.

Menurut Andre, KEK Sanur yang diproyeksikan sebagai pusat layanan kesehatan internasional diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri, seperti ke Penang, Kuala Lumpur, atau Singapura.

BacaJuga:

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

“Intinya, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur untuk kesehatan ini dalam rangka mencegah adanya devisa negara keluar. Supaya jangan lagi orang Indonesia dating keluar negeri berobat. Seperti Kuala Lumpur, Penang, Singapura, mungkin negara-negara lain. Untuk itu, dibikinlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur,” kata Andre Rosiade usai memimpin rapat Kunjungan Kerja Masa Reses (Kunres) Komisi VI DPR RI ke Kota Denpasar, Provinsi Bali, dikutip dari laman DPR, Minggu (5/11/2025)

Legislator Dapil Sumatera Barat ini menjelaskan, konsep KEK Sanur tidak hanya menyiapkan rumah sakit berstandar internasional, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari hotel, transportasi, hingga paket layanan kesehatan terintegrasi. Ia menekankan, pelayanan yang diberikan harus kompetitif dan mampu menandingi fasilitas di luar negeri.

“Dimana diharapkan, orang Indonesia tidak keluar negeri, tetapi berobat di Sanur. Disinilah yang kita diskusikan, bagaimana pelayanan ini harus lebih baik. Bahwa, harus sistem paket. Mereka bukan hanya disiapkan rumah sakit, tetapi akomodasi dari transportasi, hotel penginapan, dan lain-lain. Insya Allah ini lagi diatur, kerjasama yang dilakukan, termasuk nanti ada diskon hotel, maupun diskon tiket pesawat penerbangan,” bebernya.

Salah satu layanan unggulan yang sedang dipersiapkan adalah Klinik Stem Cell hasil kerja sama dengan Prof Fred, Direktur Alster Lake Clinic (ALC) dari Jerman. Andre menyebut, jika saat ini pasien Indonesia harus merogoh kocek Rp500–600 juta untuk terapi stem cell di Hamburg, maka ketika klinik di KEK Sanur resmi beroperasi pada Februari 2026, biaya perawatan diperkirakan hanya sekitar Rp300 juta.

“Tetapi nanti, kalau setelah Februari 2026 kliniknya dibuka di Indonesia, laboratoriumnya selesai, Insya Allah hanya membayar setengah harganya berkisar Rp 300 juta. Jadi menunjukkan apa, Insya Allah kita akan kompetitif, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur ini insya Allah akan kompetitif,” ujarnya.

Dalam diskusi bersama Anggota Komisi VI DPR RI, termasuk perwakilan dari daerah pemilihan Bali, juga dibahas tantangan infrastruktur pendukung, seperti kapasitas Bandara Ngurah Rai dan akses keluar-masuk bandara yang kerap menimbulkan kemacetan. Politisi Partai Gerindra ini menilai, rekayasa lalu lintas serta perencanaan matang sangat diperlukan agar KEK Sanur benar-benar mampu mendukung pertumbuhan pariwisata kesehatan tanpa menambah beban transportasi di Bali.

“Karena, ini tanah sudah terbatas, pariwisata tambah banyak wisatawannya, baik domestik maupun internasional. Ini harus dibikin rekayasa-rekayasa, supaya kedepan jangan lagi menjadi sumber kemacetan,” tutup Andre. (dil)

Tags: baliDPR RIkek sanurKomisi VI

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:28
Rizal-Suhaili
Nasional

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:07
Asta-mandala
Nasional

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:45
Narkotika
Nasional

Bea Cukai dan Bareskrim Ungkap Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia, Amankan 80 Kilogram Sabu dan 5.200 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:04
sigit
Nasional

Isu Pergantian Kapolri Kembali Menguat, Pakar Singgung Dilema Politik Presiden Prabowo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:12
habib
Nasional

Ramai Isu Pergantian Kapolri, DPR Angkat Suara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.