INDOPOSCO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengaku, kaget harus menggantikan posisi Abdul Kadir Karding setelah Presiden Prabowo memutuskan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet Merah Putih pada, Senin (8/9/2025).
“Sempat shock menggantikan Bapak Karding,” kata Mukhtarudin saat acara serah terima jabatan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Sebab, mereka telah bersama selama 5 tahun ketika masih menjadi anggota Komisi VII DPR pada periode 2019-2024. Sehingga hal tersebut menciptakan kesan mendalam bagi dirinya.
“Bersama 5 tahun di Komisi VII DPR. Bersamanya ini bukan bersebrangan tapi selalu bersama,” ujar Mukhtarudin.
Setelah mendapat amanah sebagai pimpinan di kementerian baru yang dibentuk era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu, ia berjanji akan menjalankan tugasnya secara optimal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, yang telah memberikan amanah sebagai menteri P2M,” ujar Mukhtarudin.
“Amanah ini bukan sekedar jabatan, melainkan sebuah tanggung jawab yang akan saya laksanakan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Maka itu, ia meminta dukungan semua pihak di lingkungan Kementerian P2MI. Segala program yang telah dijalankan menteri terdahulu bakal dilanjutkan.
“Saya mohon dukungan dan kerja samanya dalam rangka bekerja semaksimal mungkin, menunaikan kewajiban dan bisa mewujudkan cita-cita pemerintahan Bapak Presiden sesuai Asta Cita,” imbuh politikus Golkar itu. (dan)











