• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Cek Kesehatan Gratis di Sekolah, Komisi X DPR Soroti Kesehatan Mental Siswa

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 10 Mei 2026 - 15:35
in Nasional
cek kesehatan

Ilustrasi Cek Kesehatan Gratis Siswa. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Namun, ia mengingatkan agar perhatian terhadap kesehatan siswa tidak hanya berfokus pada aspek fisik, melainkan juga kesehatan mental peserta didik.

Hal itu disampaikan Hetifah menanggapi konferensi pers Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, terkait perkembangan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan dan kesehatan.

BacaJuga:

Wamendiktisaintek: SMA Unggul Garuda Cetak Lulusan Berkarakter dan Bertanggung Jawab 

Penyelidikan dan Penegakan Hukum Pembakar Pesawat AMA, Begini Respons Menko Polkam

SPMB PJJ Jemput Bola, Jutaan Anak Putus Sekolah Punya Harapan Baru

Menurut Hetifah, program pemeriksaan kesehatan di sekolah merupakan langkah positif karena mampu mendeteksi persoalan kesehatan anak lebih dini dan menjangkau siswa secara lebih merata.

“Program ini sangat baik karena menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kesehatan peserta didik. Anak yang sehat akan lebih siap belajar, berkembang, dan berprestasi,” ujar Hetifah dalam keterangannya, dikutip minggu (10/5/2026).

Berdasarkan data pemerintah hingga awal Mei 2026, Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau sekitar 4,8 juta siswa di lebih dari 48 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sekitar 1,1 juta siswa mengalami masalah gigi berlubang dan sekitar 663 ribu siswa terindikasi mengalami tekanan darah tinggi.

Hetifah menilai temuan tersebut menjadi alarm penting bahwa kesehatan anak memiliki pengaruh besar terhadap proses belajar dan perkembangan mereka.

“Kita sering menganggap persoalan kesehatan anak sebagai hal kecil, padahal dampaknya bisa sangat besar terhadap konsentrasi belajar, rasa percaya diri, hingga kualitas perkembangan anak dalam jangka panjang,” katanya.

Meski mendukung penuh program tersebut, Hetifah menegaskan bahwa kesehatan mental siswa juga harus menjadi perhatian utama dalam kebijakan pendidikan nasional. Menurutnya, tekanan akademik, perundungan, persoalan keluarga, hingga tekanan sosial di era digital menjadi tantangan nyata yang dihadapi banyak pelajar saat ini.

“Selain kesehatan fisik, kita juga perlu memberi perhatian besar pada kesehatan mental anak-anak kita. Tekanan akademik, perundungan, kecemasan, masalah keluarga, hingga tekanan sosial di lingkungan digital hari ini menjadi tantangan nyata yang dihadapi banyak siswa,” jelasnya.

Ia mendorong agar sekolah tidak hanya menjadi tempat mengejar capaian akademik, tetapi juga ruang yang aman dan suportif bagi perkembangan emosional peserta didik. Karena itu, Hetifah mengusulkan agar program kesehatan sekolah ke depan turut memasukkan skrining kesehatan mental dan penguatan layanan konseling.

“Sekolah jangan hanya menjadi tempat mengejar capaian akademik, tetapi juga ruang yang mampu menjaga kesehatan emosional dan psikologis anak. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” tegasnya.

Selain itu, Hetifah juga meminta adanya penguatan kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, guru bimbingan konseling (BK), dan orang tua agar penanganan kesehatan siswa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Menurutnya, pendidikan modern harus memandang peserta didik secara utuh, tidak hanya dari nilai akademik ataupun kondisi fisiknya semata.

“Kita ingin membangun generasi Indonesia yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik, kuat secara mental, dan memiliki karakter yang baik,” pungkas Hetifah. (dil)

Tags: Bakom RICek Kesehatan Gratis di SekolahDPR RIKemenkesKomisi X

Berita Terkait.

Wamendiktisaintek: SMA Unggul Garuda Cetak Lulusan Berkarakter dan Bertanggung Jawab 
Nasional

Wamendiktisaintek: SMA Unggul Garuda Cetak Lulusan Berkarakter dan Bertanggung Jawab 

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:01
Lolos Perempat Final Piala Dunia, Brahim Diaz Ungkap Pertanda Baik untuk Maroko
Nasional

Penyelidikan dan Penegakan Hukum Pembakar Pesawat AMA, Begini Respons Menko Polkam

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:03
SPMB PJJ Jemput Bola, Jutaan Anak Putus Sekolah Punya Harapan Baru
Nasional

SPMB PJJ Jemput Bola, Jutaan Anak Putus Sekolah Punya Harapan Baru

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:04
Survei: Orang Tua Khawatir Sistem SPMB 2026 Bermasalah dan Rawan Kecurangan
Nasional

Survei: Orang Tua Khawatir Sistem SPMB 2026 Bermasalah dan Rawan Kecurangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:28
tkd
Nasional

Tak Bisa Lagi Andalkan Transfer Pusat, Daerah Diminta Cari Mesin Pendapatan Baru

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:06
kodok
Nasional

Bikin Heboh, BRIN Temukan Spesies Katak Langka Merapi Baru

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:50

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2230 shares
    Share 892 Tweet 558
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang
Olahraga

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Editor Laurens Dami
Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27

INDOPOSCO.ID – Kylian Mbappe kembali membuktikan perannya sebagai sosok penentu bagi Timnas Prancis di Piala Dunia FIFA 2026. Sang kapten...

SelengkapnyaDetails
Lolos Perempat Final Piala Dunia, Brahim Diaz Ungkap Pertanda Baik untuk Maroko

Lolos Perempat Final Piala Dunia, Brahim Diaz Ungkap Pertanda Baik untuk Maroko

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:13
Pemain-Argentina

Messi Ungkap Kunci Sukses Argentina Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:27
Messi

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.