INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Heryawan mendukung langkah Kementerian Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan jalur pedestrian guna mewujudkan konsep kota ramah pejalan kaki (walkable city).
Dukungan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Banda Aceh yang menekankan pentingnya pembangunan fasilitas publik seperti taman kota, jalur pedestrian, dan sarana olahraga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Aher, investasi pada fasilitas publik yang mendukung aktivitas masyarakat merupakan langkah strategis dan preventif dalam menekan beban biaya kesehatan di masa depan.
“Investasi pada fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau terbukti jauh lebih efisien dibandingkan beban subsidi kesehatan akibat meningkatnya penyakit masyarakat. Ini merupakan pendekatan preventif yang harus menjadi prioritas utama,” ujar Aher saat diwawancarai, dikutip Minggu (10/5/2026).
Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menilai konsep walkable city tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu mengurangi polusi udara, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat interaksi sosial di ruang publik.
Ia menegaskan pembangunan kota modern harus tetap menjaga keseimbangan tata ruang dan tidak seluruh lahan dialihfungsikan menjadi kawasan komersial.
“Kita harus memastikan pembangunan kota tetap memperhatikan aspek keberlanjutan. Ruang terbuka hijau bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan dasar dalam perencanaan tata kota modern,” tegasnya.
Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI itu juga mendorong pemerintah daerah agar konsisten mengintegrasikan kebijakan tata ruang dengan perencanaan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Dengan komitmen yang kuat, kota-kota di Indonesia dapat berkembang menjadi lebih sehat, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat global,” tutup Kang Aher. (dil)











