• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Program PKW Tekun Tenun, Kemendikdasmen: Lestarikan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 13 Juli 2025 - 19:23
in Nasional
Hasil tenun gebeng karya dari penenun program PKW Kemendikdasmen. Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Hasil tenun gebeng karya dari penenun program PKW Kemendikdasmen. Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi tempat pelestarian warisan budaya. Para lulusan program PKW mampu berdaya saing, sehingga menjadi generasi muda yang tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mandiri turut menjadi penggerak ekonomi lokal.

Kemendikdasmen melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus juga menampilkan 34 produk karya dari penenun muda alumni program PKW Tekun Tenun dari berbagai daerah di Indonesia. Karya-karya tersebut mengangkat wastra nusantara dan kreasi tangan khas barat sampai timur Indonesia.

BacaJuga:

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan

Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Salah satu karya yang ditampilkan adalah tenun gebeng karya dari penenun muda dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang bernama Tiarada atau biasa disapa Rada. Memiliki minat semenjak melihat sang ibu menenun songket. Rada memutuskan untuk mengikuti program PKW Tekun Tenun di 2024.

Dari pelatihan tersebut, ia berkenalan lebih jauh dengan tenun gebeng, tenun khas Ogan Ilir. “Awalnya memang masih belum terbiasa menenun, tetapi saat ini saya sudah menerima pesanan secara khusus melalui media sosial,” ujar Rada dalam keterangan, Minggu (13/7/2025)

Rada menceritakan bahwa tenun gebeng kaya akan cerita historis. Tenun gebeng lahir dari tenun songket. Pada zaman dahulu, saat penenun ingin membuat songket, mereka kehabisan benang emas yang menjadi benang utama pembuat songket.

Mulai dari situlah, leluhur Ogan Ilir membuat motif sendiri dengan menggunakan benang sutra atau katun sehingga lahirlah tenun gebeng. “Saya bangga jadi perajin tenun gebeng. Dalam satu kain saya bisa mendapatkan Rp800 ribu sampai Rp1,5 juta rupiah tergantung ukuran dan jenis benangnya,” ungkap Rada.

Hal yang sama diungkapkan Veni Milan, yang merupakan penyandang tunawicara pada program PKW asal Kabupaten Manggarai Barat Labuan Bajo. Dengan latar belakang keluarga kelas menengah ke bawah dan memiliki keterbatasan, hal ini membuat Veni sempat patah semangat. Akan tetapi, di tengah keputusasaannya, motivasinya kembali bergelora dengan mengikuti program PKW Tekun Tenun di 2022.

“Saya juga dulu menganggur dan tak tahu mau bekerja apa karena memiliki kekurangan,” ungkap Veni.

Setelah mengikuti pelatihan bersama 63 peserta lainnya, Veni pun sangat tertarik dengan tenun songket. Menurutnya, menenun itu seperti terapi yang bisa memberikannya ketenangan. Dari mengikuti program PKW pula, ia mengetahui bagaimana menjadi wirausaha muda yang melestarikan kain tradisional.

“Sekarang saya mampu membeli barang-barang untuk keperluan sendiri dari hasil menenun. Setiap bulan saya mampu menghasilkan satu sampai tiga kain,” ujar Veni.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan bahwa program PKW Tekun Tenun merupakan implementasi program pemerintah dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Menurut Tatang, pelatihan ini memfasilitasi anak putus sekolah (APS) dan juga tidak memiliki pekerjaan melalui pendidikan nonformal.

“Kerajinan lokal menjadi budaya dan tradisi yang mengajarkan para alumni untuk penguatan keterampilan sekaligus ketekunan dan kreativitas,” ungkap Tatang. (nas)

Tags: Ekonomi LokalKemendikdasmenPendidikan Kecakapan WirausahaPKW Tekun Tenun

Berita Terkait.

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan
Nasional

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan

Minggu, 27 September 2026 - 23:09
Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru
Nasional

Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru

Minggu, 27 September 2026 - 20:07
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Nasional

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 17:05
Menpar
Nasional

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

Minggu, 27 September 2026 - 14:06
Wisuda
Nasional

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

Minggu, 27 September 2026 - 12:44
Penghargaan
Nasional

Optimalkan Data BPS untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Sabet Penghargaan di HSN 2026

Minggu, 27 September 2026 - 12:04

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3900 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1033 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.