• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Efek Eskalasi Perang Dagang, Rupiah Alami Pelemahan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 8 April 2025 - 20:32
in Headline
Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto : Antara/Muhammad Adimaja/foc/pri

Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto : Antara/Muhammad Adimaja/foc/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menganggap pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi kekhawatiran pasar terhadap eskalasi perang dagang.

“Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS tertekan oleh kekhawatiran eskalasi perang dagang. Pelemahan ini akumulasi dari sentimen risk off di pasar selama sepekan lebih liburan hari raya Lebaran,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

BacaJuga:

Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

2 Kali Ditolak Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Desak Evaluasi Total

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Jadi Sorotan, DPR Dorong Dua Komisi Turun Tangan

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini di Jakarta melemah sebesar 69 poin atau 0,41 persen menjadi Rp16.891 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.822 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga melemah ke level Rp16.849 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.566 per dolar AS.

Baru-baru ini, Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman tarif tambahan sebesar 50 persen atas impor dari China pasca-Negeri Tirai Bambu memberlakukan tarif timbal balik sebesar 34 persen terhadap AS.

Jika China tak membatalkan kenaikan tarif sebesar 34 persen pada hari ini, Trump akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50 persen pada negara tersebut, yang mulai berlaku pada Rabu (9/3). Selain itu, semua pembicaraan dengan China terkait permintaan pertemuan mereka dengan AS akan dihentikan.

Pemberlakuan tarif 34 persen dari China per 10 April nanti merupakan respons dari tarif timbal balik AS terhadap Beijing yang memberikan tarif sebesar 34 persen juga.
Secara keseluruhan, tarif Pemerintah AS terhadap barang impor dari China mencapai 54 persen.

Sebelumnya, Trump sudah mengenakan tarif tambahan 25 persen untuk mobil yang diproduksi di luar AS mulai 3 April 2025 dan tarif 25 persen pada seluruh impor baja beserta aluminium.

Pemerintahan Trump pun telah mengenakan bea tambahan impor sebesar 20 persen terhadap barang-barang asal China.

Adapun China pada Februari hingga Maret sudah mengumumkan tarif 15 persen untuk impor batu bara dan produk gas alam cair dari AS. Ada pula tarif 10 persen untuk minyak mentah, mesin pertanian, dan mobil bermesin besar.

Selanjutnya, Beijing menetapkan tarif tambahan hingga 15 persen untuk impor produk pertanian utama AS, termasuk ayam, babi, kedelai, dan daging sapi.

Negara lain yang berjanji membalas kebijakan dari AS adalah Kanada.

Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney menyatakan pihaknya akan melawan tarif ini dan bakal membangun ekonomi terkuat di G7.

Tarif sebesar 10 persen untuk barang-barang berdasarkan Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA) berhasil dihindari Kanada, tetapi barang-barang lain yang tidak tercakup dalam perjanjian tersebut akan dikenakan tarif sebesar 25 persen dan 10 persen untuk energi dan kalium.

Selain itu, ada tarif sebesar 25 persen untuk impor mobil asing, serta tarif sebesar 25 persen untuk baja dan aluminium Kanada masih berlaku.

Uni Eropa (UE) juga tengah menyiapkan langkah balasan atas keputusan Trump untuk memberlakukan tarif 20 persen terhadap barang-barang asal Eropa.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pihaknya sedang merampungkan paket pertama langkah balasan terhadap tarif baja, dan sedang menyiapkan langkah lebih lanjut untuk melindungi kepentingan serta bisnis UE jika negosiasi gagal seperti dilansir Antara.

“Sentimen global yang sedikit memulih hari ini tidak cukup untuk mendukung rupiah,” kata Lukman Leong pula. (aro)

Tags: dolarEskalasi Perang Dagangrupiahrupiah melemahuang

Berita Terkait.

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Headline

Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

Jumat, 25 September 2026 - 09:31
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

2 Kali Ditolak Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Desak Evaluasi Total

Jumat, 25 September 2026 - 06:27
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Jadi Sorotan, DPR Dorong Dua Komisi Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 04:11
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

Sempat Ditolak Masuk, Ombudsman Beber Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 23:40
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Headline

Yusril Minta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Diusut Transparan

Kamis, 24 September 2026 - 18:15
umarr
Headline

Imam Besar Dunia Berkumpul di Jakarta, Menag: Diplomasi Keagamaan untuk Perdamaian

Kamis, 24 September 2026 - 07:07

OLAHRAGA

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games
Olahraga

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 10:09

INDOPOSCO.ID – Dua partai, dua kekalahan. Indonesia berada di ujung tekanan ketika China lebih dulu mengantongi keunggulan 2-0. Namun, justru...

SelengkapnyaDetails
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.