• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Melalui Buku ‘Menegakkan Amamat Konstitusi Pendidikan’, Inilah Catatan Dede Yusuf Selama Memimpin Komisi X untuk Masukkan Pemerintahan Baru

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Oktober 2024 - 13:54
in Nasional
Anggota DPR RI Dede Yusuf Macan Efendi dalam foto bersama usai Peluncuran & Bedah Buku "Menegakkan Amanat Konstitusi Pendidikan", di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2024). Foto: Humas DPR

Anggota DPR RI Dede Yusuf Macan Efendi dalam foto bersama usai Peluncuran & Bedah Buku "Menegakkan Amanat Konstitusi Pendidikan", di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2024). Foto: Humas DPR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kegelisahan Anggota DPR RI Periode 2024-2029 Dede Yusuf Macan Efendi terhadap dunia pendidikan yang masih carut-marut mengantarkan dirinya untuk menuangkan gagasannya dalam sebuah buku berjudul “Menegakkan Amanat Konstitusi Pendidikan”.

Dalam buku tersebut, Dede pun menuangkan pemikirannya didasari pengalaman selama menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI Periode 2019-2024.

BacaJuga:

Komisi III Desak Kapolri Usut Dugaan Pelanggaran Prosedur Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo

DPR Minta LPSK Turun Tangan, Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Pascapenggerebekan Aparat

Gelombang Pertama TKA 2026 Tuntas, 1,6 Juta Murid SMA/SMK Ikut Ujian

Ia menjelaskan, menegakan amanat konstitusi pendidikan sebagai wujud dan tanggung jawab bersama untuk memperkuat sisitem Pendidikan nasional. Melalui amanat UUD 1945 pasal 31 ayat (4) dan UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 49 ayat satu, di mana pemerintah berkewajiban mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen .

“Mengenai alokasi dalam ABPN, meskipun telah dipenuhi 20 persen melalui penganggaran di APBN, postur anggaran pendidikan, ternyata masih menyisakan permasalahan dalam implementasinya, di mana masyarakat Indonesia belum sepenuhnya memperoleh layanan pendidikan yang layak,” kata Dede menjelaskan summary dari buku berjudul “Menegakkan Amanat Konstitusi Pendidikan” dalam keterangan persnya yang diterima Indopos.co.id, Jumat (11/10/2024).

Sebagai bangsa, kata Dede, negeri telah banyak berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks.

“Mulai dari disparitas pendidikan di berbagai daerah, kualitas tenaga pendidik, hingga aksesibilitas pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Dede.

Untuk itu, politisi Partai Demokrat ini mengimbau kepada pemerintahan Prabowo Subianto agar melakukan evaluasi dan penghitungan ulang dalam mengimplementasi kebijakan anggaran pendidikan.

“Karena kebijakannya sudah lebih dari 20 tahun. Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan baik di APBN maupun APBD,” ujarnya.

Ianpun membeberkan beberapa poin yang perlu di tindaklanjuti pemerintah Prabowo-Gibran. Antara lain, pelaksanaan 20 persen anggaran pendidikan yang menjadi mandatory spending dalam konstitusi, perlu memperbaiki perencanaan, implementasi dan evaluasi.

“Implementasi anggaran pendidikan belum sepenuhnya melaksanakan amanat konstitusi (pendidikan dasar belum dibiayai secara penuh oleh negara), dan belum ada kesamaan “kesungguhan ideologis” dalam menjadikan pendidikan sebagai investasi negara untuk mencerdaskan bangsa. Jadi jangan sampai ada pembiaran pelanggaran undang-undang secara berulang terhadap anggaran pendidikan yang digunakan untuk pendidikan kedinasan yang melanggar Pasal 49 ayat (1) UU Sisdiknas,” cetusnya.

Selain itu, kata Dede, perlu evaluasi menyeluruh efektivitas penggunaannya Dana TKDD.

Buku ini menjadi refleksi dan bahan evalusai atas performa Pendidikan serta kebijakan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Buku ini menawarkan perspektif pengelolaan Pendidikan seperti penerapan konsep public private partnership; resources sharing antara lembaga pendidikan, dan pinjaman berbunga rendah dari perbankan,” tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini juha m emberikan pandangannya mengenai bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan bagian dari amanat konstitusi.

“Dan buku ini menawarkan wawasan dan rekomendasi terhadap masa depan Pendidikan Indonesia. Salah satunya untuk memastikan anggaran pendidikan digunakan sesuai dengan amanat konstitusi. Penggunaan Alokasi 20 persen anggaran pendidikan dalam APBN/APBD sebagai upaya investasi negara dalam membangun sumber daya manusia (SDM),” tandasnya.

“Intisari buku ini sebagai misi untuk Mewujudkan Amanat UU 1945 Bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: anggaran pendidikanBuku Menegakkan Amamat Konstitusi PendidikanDede YusufDPR RIPemerintahan Prabowo

Berita Terkait.

DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Nasional

Komisi III Desak Kapolri Usut Dugaan Pelanggaran Prosedur Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:05
Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Nasional

DPR Minta LPSK Turun Tangan, Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Pascapenggerebekan Aparat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:16
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Nasional

Gelombang Pertama TKA 2026 Tuntas, 1,6 Juta Murid SMA/SMK Ikut Ujian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:02
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada
Nasional

Kemnaker Benahi Pengawasan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Jadi Prioritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:03
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Nasional

Sari Bukan Mahasiswi UBSI, Akui Almamater Didapat dari Orang Tak Dikenal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:33
Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan
Nasional

Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:10

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.