• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Legislator Ingatkan Amoralitas PKI di Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 29 September 2024 - 22:02
in Headline
fahmyco

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Fahmy Alaydroes. Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Hari Kesaktian Pansila yang diperingati setiap 1 Oktober harus menjadi momentum meningkatkan nilai-nilai luhur bangsa berbudi pekerti dan bukan sebaliknya yang memunculkan tindakan amoral yang sebagaimana pernah dicontohkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal itu ditegaskan oleh Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahmy Alaydroes.

“Amoralitas PKI bertentangan dengan Pancasila dapat dilihat dari beberapa sikap dan tindakan yang dilakukan oleh mereka sepanjang sejarah,” ucap Fahmy dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (29/9/2024).

BacaJuga:

Update Gempa M 7,7 di NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”

Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!

Ia berpandangan, sikap PKI yang membenci dan memusuhi agama (terutama Islam) diekspresikan dengan segala sikap dan tindakan kebencian kepada ulama, kiai, para aktivis yang taat kepada ajaran Islam, atau juga yang dianggap berhubungan dengan Islam (Arab, Al Qur’an, Jilbab, Jenggot, Sorban).

“Amoralitas PKI pun nampak dengan mudahnya melakukan tindakan premanisme, kekerasan, bahkan mudah melakukan pembunuhan. Berapa banyak nyawa anak bangsa melayang, tanpa ada kejelasan pemeriksaan,” cetusnya.

“Politik adu domba, menyebarkan kebencian, kata-kata kotor, mudah menghina dan menghujat juga bagian dari sikap dan perilaku amoralitas PKI,” sambungnya.

Menurut Fahmy, hal itu dilakukan secara masif, bertubi-tubi, dan menggunakan instrumen kelompok tertentu, semisal buzzer, influencer, dan juru bicara.

“Yang juga menjadi ciri dari cara-cara PKI adalah melakukan intimidasi, teror atau pemaksaan kepada sekelompok rakyat yang lemah, untuk merampas dengan paksa properti dan hak mereka,” cakapnya.

Anggota Komisi X DPR RI yang memiliki konsen terhadap dunia pendidikan ini mengurai berbagai kejadian seperti perampasan tanah adat, tanah rakyat untuk dan demi hasrat membangun gurita bisnis tambang, pertanian, energi ataupun mengembangkan daerah untuk kepentingan segelintir oligarki merupakan contoh kasat mata.

“Cara-cara menghalalkan segala cara guna mencapai hasrat dan tujuan ialah pola khas dari amoralitas PKI. Menggunakan instrumen hukum dan kekuasaan demi mendapatkan apa yang diinginkan, juga terlihat dalam berbagai kejadian,” ungkap Aleg PKS Dapil Jawa Barat V ini.

Termasuk berupaya ‘memperkosa’ atau mengubah UU atau Konstitusi demi hasrat kekuasaan, meskipun harus melanggar etika dan norma. Bagi PKI, etika tak ada dalam kamus kehidupannya.

“Semua sikap perilaku amoralitas PKI secara fundamental menentang dan bertentangan dengan nilai dan moral Pancasila yang menjunjung tinggi ketuhanan (agama) kemanusiaan (adab), persatuan, demokrasi, dan keadilan,” tuturnya.

Ia pun menyinggung dibentuknya Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), dan Kementerian Pendidikan yang menggaungkan istilah profil Pelajar Pancasila di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai kurang efektif

“Alih-alih sikap dan perilaku pejabat dan pelajar Indonesia yang semakin beradab, malah banyak muncul amoralitas sikap dan perilaku PKI yang sarat kekerasan, kebencian, provokasi pecah belah, kemesuman, korupsi dan ketimpangan (kezaliman) penerapan hukum,” tandasnya.

Atas dasarnitu, Fahmy meminta kepada pemerintahan ke depan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, harus menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila yang telah redup selama satu dekade terakhir.

“Jangan berikan sedikitpun peluang amoralitas PKI tumbuh di bumi Indonesia yang kita cintai ini. Selamat Hari Kesaktian Pancasila, Merdeka!” tutup Fahmy. (dil)

Tags: DPRkomunispki

Berita Terkait.

Pusat-Gempa-NTT
Headline

Update Gempa M 7,7 di NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:30
Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”
Headline

Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:41
Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!
Headline

Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:36
No School Left Behind, Prabowo Accelerates Renovation of 100,000 Schools
Headline

No School Left Behind, Prabowo Accelerates Renovation of 100,000 Schools

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:41
Tak Boleh Ada Sekolah Tertinggal, Prabowo Pacu Renovasi 100 Ribu Sekolah
Headline

Tak Boleh Ada Sekolah Tertinggal, Prabowo Pacu Renovasi 100 Ribu Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:30
Prabowo
Headline

21 Bulan Menjabat, Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3733 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.