• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pentingnya Asesmen Risiko dan Kebutuhan dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pemasyarakatan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Rabu, 14 Agustus 2024 - 21:49
in Nasional
Webinar bertajuk "Pengembangan dan Perbaikan Asesmen Risiko dan Kebutuhan dalam Sistem Peradilan Pidana dan Pemasyarakatan" pada Rabu (14/8). Foto: Dok. Ditjenpas

Webinar bertajuk "Pengembangan dan Perbaikan Asesmen Risiko dan Kebutuhan dalam Sistem Peradilan Pidana dan Pemasyarakatan" pada Rabu (14/8). Foto: Dok. Ditjenpas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menggelar webinar bertajuk “Pengembangan dan Perbaikan Asesmen Risiko dan Kebutuhan dalam Sistem Peradilan Pidana dan Pemasyarakatan” pada Rabu (14/8). Acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Ditjenpas, Universitas Indonesia, dan Manchester Metropolitan University, yang diinisiasi oleh Ikatan Pembimbingan Kemasyarakatan Indonesia.

Direktur Pembimbingan Kemasyrakatan dan Upaya Keadilan Restoratif Ditjenpas, Pujo Harinto, secara resmi membuka webinar ini. Ia menekankan betapa pentingnya pengembangan instrumen asesmen yang berkualitas untuk mendorong pelayanan Pemasyarakatan yang lebih baik. “Dengan melihat kondisi asesmen risiko dan kebutuhan di peradilan pidana saat ini, kita membutuhkan instrumen yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga konsisten diperbarui. Kerja sama dengan akademisi adalah kunci untuk mencapai keberhasilan dalam pengembangan ini,” ujar Pujo dengan optimis.

BacaJuga:

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan

Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Pada kesempatan ini, Acik Veriati selaku Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya pada Ditjenpas memberikan penjelasan mendalam mengenai standar asesmen yang saat ini masih berpedoman pada Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-41.OT.02.02 tahun 2018. Ia juga menyoroti instrumen skrining yang digunakan untuk penempatan narapidana di Indonesia, yang menjadi dasar penting dalam menentukan langkah-langkah Pemasyarakatan yang tepat.

Tak ketinggalan, Dr. Kevin Wong dari Manchester Metropolitan University turut membagikan pengalaman Inggris dalam mengembangkan sistem asesmen yang telah terakreditasi oleh Correctional Services Accreditation and Advice Panel (CSAAP). “Di Inggris, asesmen risiko dan kebutuhan dalam sistem peradilan pidana melibatkan kolaborasi antara akademisi dan praktisi untuk memastikan setiap instrumen yang digunakan benar-benar efektif dan aman,” jelas Wong.

Sementara itu, Ketua Departemen Kriminologi Universitas Indonesia, Dr. Iqrak Sulhin, menambahkan bahwa asesmen berkualitas harus didukung oleh data empiris dan mempertimbangkan konteks sosial budaya. Ia menegaskan pentingnya aspek-aspek seperti ketepatan, realibilitas, dan keterlibatan stakeholder dalam proses pengembangan asesmen.

Webinar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memberikan kesempatan bagi para peserta yang notabene berasal dari Balai Pemasyarakatan untuk memperluas wawasan dan keterampilan terkait penggunaan asesmen risiko dan kebutuhan dalam sistem peradilan pidana dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para Pembimbing Kemasyarakatan dan petugas Pemasyarakatan di seluruh Indonesia menuju sistem peradilan pidana yang lebih efektif dan berkeadilan. (gin)

Tags: Asesmen Risiko dan KebutuhanDitjenpaslapasPemasyarakatan

Berita Terkait.

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan
Nasional

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan

Minggu, 27 September 2026 - 23:09
Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru
Nasional

Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru

Minggu, 27 September 2026 - 20:07
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Nasional

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 17:05
Menpar
Nasional

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

Minggu, 27 September 2026 - 14:06
Wisuda
Nasional

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

Minggu, 27 September 2026 - 12:44
Penghargaan
Nasional

Optimalkan Data BPS untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Sabet Penghargaan di HSN 2026

Minggu, 27 September 2026 - 12:04

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3900 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1032 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.