• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Terima Suap, Mantan Dirut RSUD Sumbawa Divonis 7 Tahun Penjara

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 10 Januari 2024 - 23:55
in Headline
Dede-Hasan-Basri
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, memvonis hukuman 7 tahun penjara terhadap mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa Dede Hasan Basri karena terbukti menerima gratifikasi dan suap pada pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) 2022.

“Mengadili dengan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dede Hasan Basri dengan pidana hukuman selama 7 tahun penjara,” kata Hakim Ketua Jarot Widiyatmono ketika membacakan putusan terdakwa Dede Hasan Basri di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram, Rabu petang.

BacaJuga:

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Dalam putusan, majelis hakim dengan anggota Glorious Anggundoro dan Djoko Soepriyono turut menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Hakim menjatuhkan pidana pokok tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa dengan menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar dakwaan pertama.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi beberapa kali jabatan sebagai Direktur RSUD Sumbawa, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, dan pemimpin BLUD pada RSUD Sumbawa,” ucap dia.

Dakwaan tersebut berkaitan dengan Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Namun, ada sedikit penambahan dalam amar putusan hakim terkait dengan uang pengganti kerugian keuangan negara. Hakim turut membebankan terdakwa membayar uang pengganti sejumlah Rp1,47 miliar subsider 2 tahun kurungan pengganti.

“Turut menetapkan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan dan menetapkan terdakwa tetap ditahan,” ujarnya.

Terkait dengan penambahan uang pengganti kerugian keuangan negara, hakim ad hoc Djoko Soepriyono menyatakan bahwa perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur memaksa sesuai yang tercantum dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001.

“Bahwa perbuatan terdakwa menerima uang fee dari pihak rekanan penyedia barang melalui saksi Muhammad Zainuri telah memenuhi unsur Pasal 12 huruf e Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata Djoko.

Terkait dengan keterlibatan saksi Muhammad Zainuri yang merupakan tenaga honorer pada RSUD Sumbawa terungkap sebagai pelengkap unsur pidana pemaksaan yang dilakukan oleh terdakwa dalam kapasitas sebagai Direktur RSUD Sumbawa.

“Sesuai dengan fakta persidangan, secara psikis Muhammad Zainuri berada dalam tekanan terdakwa agar mengumpulkan dan menagih fee dari pihak rekanan. Muhammad Zainuri sebagai tenaga honorer tidak bisa berbuat apa pun mengingat perintah itu langsung dari terdakwa sebagai Direktur RSUD Sumbawa,” ujarnya.

Dengan menguraikan pertimbangan demikian, uang pengganti kerugian keuangan negara Rp1,47 miliar yang dibebankan kepada terdakwa diterangkan dalam amar putusan berasal dari setoran saksi Muhammad Zainuri maupun beberapa pegawai honor lainnya.

“Sesuai dengan fakta persidangan terungkap bahwa dari hasil penarikan atau penagihan fee dari para pihak rekanan disetorkan kepada terdakwa, baik secara tunai maupun transfer ke rekening pribadi terdakwa,” ucap dia. (bro)

Tags: Badan Layanan Umum DaerahgratifikasiMantan Dirut RSUD Sumbawasuap

Berita Terkait.

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2195 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1498 shares
    Share 599 Tweet 375
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.