INDOPOSCO.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam aksi oknum karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul yang mengejek siswa korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga sempat hilang ingatan.
Korban keracunan MBG yang dimaksud adalah Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga, siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Keduanya sempat dikabarkan hilang ingatan akibat keracunan program MBG.
“Perkataan oknum SPPG ini sangat disayangkan. Mari kita bersama menjaga ruang publik yang aman dan ramah bagi semua. Jangan sampai anak-anak justru menjadi korban perundungan,” sesal Gibran melalui unggahan akun Instagram pribadinya @gibran_rakabuming, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Gibran mengungkapkan bahwa kondisi kedua siswi itu telah pulih dan kembali ke rumah, setelah menjalani perawatan sejak pertengahan September di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
“Saat ini Agnesia dan Febiola telah kembali ke rumah masing-masing di Kabupaten Karo dan akan masuk sekolah kembali,” tutur Gibran.
Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga dirujuk ke Jakarta dan dirawat di RSCM atas permintaan Gibran, setelah mengalami pemulihan dari insiden keracunan MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Sementara itu, ejekan yang dilontarkan pegawai SPPG bernama Gerardus Permanaditya diunggah ke akun Instagram pribadinya pada Minggu (20/9/2026). Gerardus memparodikan momen sedang memakan ayam katsu yang tidak segar, namun rasanya diklaim tetap enak dan dirinya tidak keracunan.
Dalam unggahan yang sama, Gibran nampak menyampaikan permohonan maaf saat menjenguk korban keracunan program MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada 11 September 2026, serta memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung negara. (dan)















