• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Dewan Pakar Timnas AMIN: Program Makan Siang dan Susu Gratis adalah Pengkhianatan Konstitusi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 3 Desember 2023 - 12:58
in Headline
amin-co

Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (dok TimNas AMIN)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID ⎼ Realokasi dana pendidikan ke program makan siang dan gratis adalah bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi.

Program ini juga dinilai akan menggagalkan seluruh perencanaan pendidikan yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

BacaJuga:

Doli Kurnia Bantah Terlibat Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil

Pengamat Bongkar Analisis soal Momentum Jokowi Pamer Ijazah, Singgung Nama Eks Kapolri

Kasus Penyadapan, Eks Kapolri dan 2 Perwira Tinggi Ditahan di Mako Brimob

Jika program ini direalisasi, masa depan bangsa akan makin suram dan jauh dari harapan Indonesia menjadi suatu bangsa yang maju dan bermartabat.

Hal tersebut disampaikan Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Fahrus Zaman Fadhly di Jakarta, Minggu (3/12/2023) menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid tentang realokasi anggaran pendidikan sebesar Rp660 triliun pada 2024 ke program makan siang dan susu gratis.

“Bila anggaran program makan siang gratis diambil dari 20 persen anggaran pendidikan, indeks pembangunan manusia dipastikan akan anjlok. Rata-rata lama sekolah yang menjadi komponen utama indeks pendidikan akan menurun secara dramatis. Kualitas dan kesejahteraan guru diabaikan,” katanya.

“Pembangunan fasilitas dan ruang kelas urung dibangun. Pelatihan guru sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan ditiadakan. Kuota berbagai jenis beasiswa seperti KIP, LPDP, BPI dan lain-lain akan minim bahkan bisa hilang. Apakah ini yang diinginkan mereka?” tanyanya.

Ide realokasi anggaran pendidikan ini, ia nilai, sangat berbahaya. Apabila anggaran pendidikan dialihkan, sumber daya yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti perbaikan fasilitas sekolah, pelatihan guru, atau pengembangan kurikulum, pasti akan terganggu.

“Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas pendidikan dan dampak negatifnya terhadap mutu lulusan. Demikian juga akses rakyat pada pendidikan dasar, menengah dan tinggi terbatasi bahkan jauh amat minimal. Saya kira ide ini bukan bertujuan menghadirkan perubahan dan perbaikan, tetapi sebaliknya justru akan menghancurkan sendi-sendi utama transformasi bangsa kita ke depan,” tegasnya.

Program makan siang dan susu gratis dari pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran). (Dok TKN Prabowo-Gibran)

Fahrus mengungkapkan, ketentuan konstitusi yang mengamanatkan 20 persen anggaran pendidikan adalah hasil perjuangan panjang PGRI, perguruan tinggi LPTK, guru, pengamat, ahli, dan praktisi pendidikan serta anggota parlemen terutama Komisi X DPR RI yang memiliki kepedulian tentang nasib anak bangsa.

“Ide ini jelas-jelas melanggar konstitusi dan sama sekali tak berbasis akal sehat. Program ini hanya mengejar populisme palsu dan pembodohan publik. Kita perlu ingat, bangsa ini berdiri pada 1945 dengan cita-cita mulia yakni pencerdasan kehidupan bangsa. Bila dana pendidikan dikurangi secara signifikan, maka cita-cita pencerdasan bangsa sebagaimana termaktub dalam Mukaddimah UUD 1945 tak akan terwujud,” tegasnya.

Pihaknya menolak keras gagasan yang tak masuk akal dan inkonstitusional tersebut. Gagasan itu tak berlandaskan pada ide perubahan tapi semata untuk memburu kekuasaan.

“Kami sungguh amat prihatin dengan gagasan tersebut. Ini cermin, elit politik kita terjebak dengan populisme dan pemburuan kekuasaan dan jauh dari sifat kenegarawanan. Publik patut curiga dengan program ini karena tidak masuk akal dan cenderung mengesampingkan makna penting pendidikan bagi pembangunan peradaban suatu bangsa,” ujar Fahrus Zaman Fadhly.

Timnas AMIN mengakui, selama ini banyak pengalokasian anggaran pendidikan yang tidak berorientasi langsung pada peningkatan akses, mutu dan pemerataan pendidikan.

“Ini karena policy makers dan pemangku kepentingan utama pendidikan, tidak paham tentang masalah pendidikan. Hal ini mengakibatkan pengalokasian anggaran pendidikan tidak diprioritaskan pada program-program penting yang secara langsung bisa mengatasi berbagai problem pendidikan. Program-program yang disusun bersifat bongkar pasang dan berbasis proyek yang berakibat pada pemborosan dan inefisiensi anggaran.

Fahrus Zaman Fadhly menegaskan anggaran pendidikan yang mencukupi adalah kunci untuk memberikan akses yang adil dan setara ke pendidikan bagi semua warga negara, tanpa memandang latar belakang ekonomi, sosial, atau geografis mereka.

Anggaran yang cukup memungkinkan penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai di berbagai wilayah, termasuk di daerah pedesaan atau terpencil.

“Anggaran pendidikan yang memadai memungkinkan pengembangan kurikulum yang relevan, pelatihan guru yang berkualitas, pembaruan teknologi pendidikan, dan sumber daya pembelajaran yang memadai. Semua ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan. Pendidikan adalah investasi dalam pengembangan sumber daya manusia suatu negara. Anggaran yang cukup untuk pendidikan membantu menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan terdidik, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial.” jelas mantan aktifis mahasiswa 98 ini.

Menurutnya pendidikan yang didukung oleh anggaran yang memadai membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah individu, yang penting untuk kemajuan sosial dan ekonomi.

Anggaran yang diarahkan dengan baik dapat membantu mengurangi kesenjangan dalam akses ke pendidikan. Program bantuan keuangan dan dukungan khusus untuk kelompok-kelompok rentan dapat membantu mengatasi kesenjangan sosial.

“Anggaran juga mendukung penelitian dan inovasi dalam pendidikan. Ini penting untuk terus memperbarui metode pengajaran dan kurikulum, serta mengikuti perkembangan teknologi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengalokasian dana yang memadai dan bijaksana untuk pendidikan merupakan investasi dalam masa depan suatu negara, baik dari segi pertumbuhan ekonomi maupun perkembangan sosial.

“Oleh karena itu, banyak pemerintah dan organisasi internasional berkomitmen untuk meningkatkan pengeluaran pendidikan guna memastikan akses, kualitas, dan kesetaraan dalam pendidikan,” pungkasnya. (dil)

Tags: anggaran pendidikanAnies-MuhaiminPasangan AminPengkhianatan KonstitusiProgram Makan Siang dan Susu GratisTimnas AMIN

Berita Terkait.

Ahmad Doli Kurnia Tandjung
Headline

Doli Kurnia Bantah Terlibat Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil

Sabtu, 7 November 2026 - 09:19
Pengamat Bongkar Analisis soal Momentum Jokowi Pamer Ijazah, Singgung Nama Eks Kapolri
Headline

Pengamat Bongkar Analisis soal Momentum Jokowi Pamer Ijazah, Singgung Nama Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:46
Visa Presents Livin’ MARKT: Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Beragam Promo dan Kemudahan Belanja
Headline

Kasus Penyadapan, Eks Kapolri dan 2 Perwira Tinggi Ditahan di Mako Brimob

Jumat, 6 November 2026 - 16:23
sigit
Headline

Listyo Sigit Cs Dipastikan Bakal Hadapi Sidang Etik Polri

Jumat, 6 November 2026 - 12:37
uli
Headline

Bareskrim Belum Tahan Eks Kadiv TIK Slamet Uliandi karena Sakit

Jumat, 6 November 2026 - 08:10
ulian
Headline

Bareskrim Beber Peran Irjen Slamet Uliandi dalam Kasus Penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 22:22

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3345 shares
    Share 1338 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.