• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

WHO Sambut Gencatan Senjata di Sudan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 27 April 2023 - 14:42
in Internasional
whoo

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (ANTARA/HO-WHO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyambut baik disepakatinya gencatan senjata di Sudan, dan mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk sepenuhnya menghormati gencatan senjata tersebut.

“Pertumpahan darah yang kita lihat selama 10 hari terakhir di Sudan memilukan,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus dalam pengarahan pers pada Rabu (26/4).

BacaJuga:

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Menurut dia, seperti dilansir Antara, Kamis (27/4), kekerasan yang berlangsung selama pertempuran antara tentara Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) di Khartoum dan sekitarnya, sangat merugikan sektor kesehatan.

Pada Senin (24/4), kedua pihak menyepakati gencatan senjata selama tiga hari untuk menghentikan kekerasan yang meningkat di negara Afrika Timur itu.

Tedros memperkirakan lebih banyak kematian akan disebabkan oleh wabah, kurangnya akses ke makanan dan air, serta gangguan terhadap layanan kesehatan penting, termasuk imunisasi.

“WHO memperkirakan bahwa seperempat nyawa yang hilang sejauh ini seharusnya bisa diselamatkan dengan adanya akses ke pengendalian pendarahan dasar… tetapi paramedis, perawat, dan dokter tidak bisa mengakses warga sipil yang terluka, begitu pun sebaliknya, warga sipil tidak bisa mengakses layanan kesehatan,” ujar Tedros.

Di Ibu Kota Khartoum, kata dia, tercatat 61 persen fasilitas kesehatan tutup dan hanya 16 persen yang bisa beroperasi normal.

Dia menyebut banyak pasien penderita penyakit kronis seperti ginjal, diabetes, dan kanker tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan atau mendapatkan obat yang mereka butuhkan.

Selain itu, diperkirakan 24 ribu perempuan akan melahirkan dalam beberapa pekan ke depan tanpa akses ke layanan ibu hamil dan melahirkan.

Tedros pun mengungkapkan 50 ribu anak sangat berisiko karena program gizi ditangguhkan.

Pemadaman listrik membuat beberapa stok darah yang tersisa di Bank Darah Pusat terancam tidak dapat digunakan.

WHO mencatat delapan kematian akibat 16 serangan terhadap sektor kesehatan di Sudan.

Saat menyampaikan keprihatinannya atas laboratorium kesehatan masyarakat yang diduduki oleh salah satu pihak dalam konflik di Sudan, Tedros memperingatkan bahwa mereka yang menguasai laboratorium tersebut bisa secara tidak sengaja terpapar patogen yang tersimpan di dalamnya.

Sementara tentang staf WHO di Sudan, dia mengatakan bahwa mereka telah dipindahkan ke lokasi yang aman, tetapi badan kesehatan PBB itu berencana melanjutkan operasinya sebaik mungkin.

Sedikitnya 459 korban tewas dan 4.072 terluka akibat konflik bersenjata selama berminggu-minggu di Khartoum, kata perwakilan WHO dari Sudan pada Selasa (25/4).

Konflik tersebut dipicu ketidaksepakatan antara militer dan kelompok paramiliter atas reformasi keamanan militer Sudan.

Reformasi mengharapkan partisipasi penuh RSF dalam militer, yang menjadi salah satu isu utama dalam negosiasi oleh pihak internasional dan regional untuk transisi ke pemerintahan sipil demokratis di Sudan. (mg1)

Sumber: Anadolu

Tags: Gencatan SenjatakonflikpbbSudanWHO

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02
Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21

OLAHRAGA

Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri
Olahraga

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

INDOPOSCO.ID - Kabar membanggakan datang dari panggung sepak bola usia dini Tanah Air. Arfa Senopati Ibrahim, pesepak bola muda asal...

SelengkapnyaDetails
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    2012 shares
    Share 805 Tweet 503
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.