• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pemangkasan Masa Karantina Viral saat China Kewalahan Hadapi Omicron

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 22 Desember 2022 - 14:11
in Headline
Tenaga-Kesehatan-Beijing

Tenaga kesehatan bekerja di sebuah klinik demam di Rumah Sakit Shengjing Universitas Kedokteran China di Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut, Kamis (15 /12/2022). Antara Foto/Xinhua/Yang Qing/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Informasi mengenai pemangkasan masa karantina bagi pelaku perjalanan internasional viral pada Rabu (21/12) saat berbagai kota di China sedang kewalahan menghadapi gelombang pandemi Covid-19 varian Omicron.

Hal itu bermula dari para pengguna penerbangan internasional yang baru mendarat di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan.

BacaJuga:

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Mereka diminta meninggalkan hotel tempat karantina ketika baru dua hari singgah.

Baca Juga : Indonesia Masuki Era Mix Varian Covid-19, Berpotensi Mutasi Super

“Pada hari ketiga setelah dua kali tes PCR di bandara dan hotel hasilnya negatif, kami disuruh meninggalkan hotel,” kata seorang bermarga Li yang baru pulang dari Qatar sebagaimana dikutip laman berita lokal Kamis (22/12), seperti dilansir Antara.

“Kami karantina bersama 250 penumpang yang terbang dari Hong Kong. Sebelumnya diminta karantina lima hari tapi baru dua hari sudah disuruh pulang,” kata Chris yang baru pulang dari Swedia melalui Hong Kong dan mendarat di Chengdu.

Otoritas Chengdu menyatakan kebijakan karantina terpusat selama lima hari ditambah karantina mandiri selama tiga hari (5+3) belum berubah.

Namun orang-orang yang diminta meninggalkan hotel setelah dua kali tes PCR negatif diharuskan menandatangani dokumen perjanjian.

Dokumen perjanjian tersebut berisi kesanggupan melakukan isolasi mandiri selama delapan hari di rumah, tidak keluar rumah selama isolasi mandiri, dan bertindak kooperatif kepada pihak-pihak terkait.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Mao Ning, dikutip dari Antara, menyatakan pihaknya akan mempermudah proses pemberian visa bagi orang asing di berbagai negara, menambah frekuensi penerbangan internasional, dan mempermudah persyaratan pra-keberangkatan.

“Kami akan mengambil langkah lebih lanjut untuk memfasilitasi perjalanan lintas-batas dengan mempertimbangkan situasi yang berkembang,” ujarnya dalam pengarahan pers di Beijing, Rabu (21/12).

China sedang bekerja keras menghadapi gelombang serangan Covid-19 yang dipicu oleh BF.7, subvarian baru Omicron.

Otoritas kesehatan China telah menambah jumlah unit perawatan intensif (ICU) dan klinik kesehatan agar bisa menampung lebih banyak pasien yang mengalami infeksi saluran pernapasan atas.

Gelombang baru tersebut telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, semuanya berada di Beijing.(mg1)

Tags: Chinacovid-19karantinaOmicron

Berita Terkait.

Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7107 shares
    Share 2843 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.