• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Indonesia Masuki Era Mix Varian Covid-19, Berpotensi Mutasi Super

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Desember 2022 - 07:07
in Headline
omicron

Epidemiolog Universitas Griffith, Australia Dicky Budiman. Dokumen Pribadi for indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman mengatakan pandemi Covid-19 di Indonesia memasuki era mix varian yang berpotensi dapat melahirkan mutasi super.

“Sejak pertengahan November 2022, saya sudah ingatkan bahwa Subvarian Omicron BN.1 turut berkontribusi dalam peningkatan kasus dalam gelombang pandemi di era mix varian,” kata Dicky Budiman yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (9/12/2022).

BacaJuga:

KPK Bidik Praktik Kecurangan di Pasar Modal

Kerugian Capai Rp9,1 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Scamming Digital

House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

Ia mengatakan virus corona di Indonesia saat ini dikatakan mix varian sebab berjumlah lebih dari satu varian, di antaranya XBB, BQ.1 berkisar 90 persen, BA.5, dan BN.1 yang terdeteksi sebanyak 20 kasus.

Menurut Dicky, BN.1 memiliki karakter yang lebih cepat menular dan lebih mudah terikat pada reseptor, serta mampu mengelak dari imunitas tubuh.

“Dua faktor ini menyebabkan kenapa SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 berevolusi. Saat keduanya bertemu di subvarian dan dua-duanya efektif, ketika mitigasi kurang, maka reinfeksi yang terjadi virus bereplikasi dan mutasi melahirkan varian yang super,” katanya.

covid
Ilustrasi virus Covid-19. Foto : Ist

Dicky mengatakan hal itu berpotensi menyebabkan keparahan pada pasien yang terinfeksi.

Apapun variannya saat ini, kata Dicky, vaksin masih efektif, tapi masih belum dapat dipastikan keampuhannya dalam mencegah penularan terhadap subvarian yang lebih super.

“Saat ini vaksin yang ada relatif efektif, tapi dalam mencegah penularan semakin menurun,” katanya.

Kementerian Kesehatan RI melaporkan subvarian Omicron BN.1 yang terdeteksi di Indonesia hingga Kamis (8/12), berjumlah 20 kasus sejak kali pertama dideteksi di Kepulauan Riau pada 16 September 2022.

Kasus tersebut dilaporkan dari DKI Jakarta sebanyak sembilan kasus, Jawa Tengah lima kasus, Kepulauan Riau tiga kasus, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan masing-masing satu kasus.

BN.1 merupakan sublineage dari BA.2.75 yang menjadi turunan dari varian Omicron dan di dunia, pertama dilaporkan pada akhir Juli 2022 dari India.

Saat ini, kasus BN.1 dilaporkan di Amerika Serikat, Inggris, Austria, Australia, dan India.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat sedang memonitor varian tersebut karena terdapat peningkatan kasus dalam sebulan terakhir.

Proporsi kasus secara global pada sepekan terakhir adalah sebesar 5,1 persen, meningkat dari 4,4 persen dari pekan sebelumnya.

Nadia mengimbau masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan (3M) serta segera mengakses layanan vaksinasi di sentra kesehatan terdekat.

“Tetap percepatan vaksinasi kami lakukan, dan vaksinasi booster masih menjadi syarat perjalanan,” katanya. (aro)

Tags: coronacovid-19Omicron

Berita Terkait.

Headline

KPK Bidik Praktik Kecurangan di Pasar Modal

Senin, 20 April 2026 - 22:16
amin
Headline

Kerugian Capai Rp9,1 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Scamming Digital

Senin, 20 April 2026 - 15:46
Pertamina
Headline

House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

Senin, 20 April 2026 - 08:36
Pengisian-BBM
Headline

DPR RI Ingatkan Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Berdampak terhadap Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 08:36
siswa belajar
Headline

Kendala Teknis Pelaksanaan TKA, DPR RI: Harus Jadi Evaluasi Pemerintah

Minggu, 19 April 2026 - 16:42
Sapu-sapu
Headline

Mass Burial of Live Pleco Fish Draws Criticism, MUI: Violates Islamic Principles

Minggu, 19 April 2026 - 14:21

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.