• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komitmen UUD 1945 dan Pasukan Garuda Dalam Menjaga Perdamaian Dunia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 19 September 2022 - 05:39
in Nasional
Kolonel-Inf-Daniel-Lumbanraja

Komandan Satgas TNI Konga RDB Monusco Kongo Kolonel Inf Daniel Lumbanraja saat menerima satu pucuk senjata api dari seorang kelompok milisi yang berhasil didamaikan, di Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Afrika, Kamis (25/6). Foto : Puspen TNI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – “Kibarkan Merah Putih, jaga perdamaian dan keamanan dunia.” Kutipan tersebut merupakan pesan dari Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono setelah meresmikan tiga simbol perdamaian dunia di Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 19 Agustus 2014.

Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial merupakan komitmen Indonesia yang telah tertuang di dalam alinea keempat Undang-Undang Dasar 1945.

BacaJuga:

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar

Bernapaskan komitmen tersebut, berbagai kontribusi telah Indonesia berikan kepada dunia guna mewujudkan ketertiban dunia. Tak terkecuali, komitmen Indonesia dalam mengirimkan Pasukan Perdamaian Dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).

Baca Juga : PBB Kecam Hilangnya Nyawa di Tengah Gempuran Israel

United Nations Peacekeeping, per Mei 2022, memasukkan Indonesia ke peringkat 10 besar negara yang memberikan kontribusi personel Pasukan Perdamaian Dunia, tepatnya pada peringkat kedelapan, dengan jumlah personel mencapai 2.674 orang.

Tidak dapat dipungkiri, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras para prajurit Indonesia yang menjalani pelatihan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) yang bermarkas di Jl. Anyer, Desa Tangkil, Sentul, Bogor.

Hamparan rumput hijau di markas PMPP TNI menjadi saksi akan pijakan kaki penuh ambisi para prajurit untuk mempertahankan perdamaian dunia, tak hanya di Tanah Air.

Disertai embusan angin yang turut mengobarkan semangat juang para ksatria yang siap meninggalkan Tanah Air untuk mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.

Di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia, Pasukan Garuda lahir untuk menjaga perdamaian dunia di bawah panji Merah Putih.

Peresmian PMPP TNI

Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia atau Indonesia Peace and Security Centre (IPSC) di Sentul, Jawa Barat, pada 7 April 2014, beberapa bulan sebelum peresmian tiga simbol perdamaian dunia di Sentul, Bogor.

Diharapkan, pendirian IPSC ini dapat menjadi pijakan Indonesia untuk berkontribusi lebih besar dalam menjaga ketertiban dunia dan perdamaian dunia.

IPSC mulai dibangun pada 2011, terletak di Bukit Merah Putih, Sentul, Bogor, di lahan seluas 261,569 hektare dengan alokasi dana Rp1,643 triliun dari 2010 hingga 2011.

Ketika diresmikan, kawasan tersebut memiliki tujuh fasilitas utama, yaitu Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Markas Komando Pasukan Siaga Operasi TNI, Universitas Pertahanan Indonesia, Komite Olahraga Militer Indonesia.

Lebih lanjut, terdapat Pusat Pelatihan Penanggulangan Terorisme dan Deradikalisasi serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana.

Tak kalah penting bagi para Pasukan Garuda atau yang juga dikenal sebagai Kontingen Garuda (Konga), juga terdapat fasilitas berupa Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Dalam pengelolaan instalasi strategis nasional IPSC tersebut, telah ditandatangani kesepakatan bersama antara Kementerian Pertahanan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hingga kini, kobaran api dari semangat para pihak yang terlibat di balik IPSC terus menggelora. Baru-baru ini, tepatnya pada 18-31 Juli 2022, salah satu latihan lapangan misi pemeliharaan perdamaian internasional tahunan terbesar di dunia digelar oleh PMPP TNI.

Latihan bersama tersebut dikenal dengan nama Garuda Canti Dharma II Tahun 2022 yang disponsori oleh Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat (USINDOPACOM) dan TNI. Sebanyak 70 personel Amerika Serikat, 420 personel TNI, dan 350 personel dari negara lain mengikuti latihan tersebut.

Arahan Panglima TNI

Sebagai sosok yang menempati pucuk pimpinan, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menunjukkan dukungan penuh dan komitmen yang tinggi terkait keterlibatan TNI dalam pasukan perdamaian dunia.

Andika tidak hanya memperhatikan kuantitas dari prajurit TNI yang tergabung di dalam Kontingen Garuda, tetapi juga menekankan pentingnya keterlibatan prajurit wanita.

Perhatian dari Sang Panglima tercermin dari perintahnya untuk melibatkan lebih banyak prajurit TNI wanita dalam Pasukan Perdamaian Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI United Nations Interim Force in Lebanon (Unifil) 2022.

Andika menilai bahwa banyak prajurit TNI wanita yang berprestasi, tetapi kurang diberi kesempatan untuk bergabung dalam pasukan, khususnya Batalyon Gerak Cepat Kontingen Garuda.

Perintah Sang Panglima menunjukkan bahwa dirinya ingin memberi kesempatan seluas-luasnya bagi prajurit TNI wanita, terlebih kepada mereka yang berprestasi, untuk turut mengemban kebanggaan sebagai bagian dari Kontingen Garuda.

Selain itu, Andika juga meminta kepada jajarannya agar seleksi untuk bergabung di dalam Satuan Tugas Perdamaian Dunia dapat dipermudah demi memberi kesempatan yang sama bagi seluruh prajurit TNI.

Ia meminta kepada panitia seleksi Kontingen Garuda untuk menghapus beberapa syarat, salah satunya adalah kemampuan berbahasa Inggris. Bagi Andika, kemahiran berbahasa Inggris tidak terlalu mendesak, kecuali bagi para pejabat tertentu.

Dengan demikian, kesempatan untuk menjadi bagian dari Kontingen Garuda dapat terbuka dengan lebar.

Tugas dan Tantangan

Penting untuk digarisbawahi bahwa misi pemeliharaan perdamaian tak terbatas pada konflik bersenjata. Perdamaian merupakan hal kompleks yang meliputi berbagai lapisan masyarakat, seperti kesejahteraan, keteraturan hukum, bahkan jaminan hak-hak perempuan dan anak.

Oleh karena itu, Kontingen Garuda tidak hanya dibekali dengan pengetahuan mengenai peperangan. Tugas yang diemban oleh para ksatria Indonesia tak terbatas pada melindungi warga sipil dari berbagai jenis konflik.

Aktivitas yang dilakukan oleh para pasukan perdamaian adalah melindungi masyarakat sipil, mencegah konflik, membangun institusi terkait supremasi hukum dan keamanan, mengedepankan solusi politis dalam menyelesaikan konflik, menegakkan hak asasi manusia, menggalakkan hak-hak perempuan dan pemuda, yang meliputi perdamaian dan keamanan, serta memberikan bantuan operasional bagi wilayah operasi.

Sementara itu, seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Satgas Kizi TNI Konga) XX-S/MONUSCO sudah melaksanakan proses pelatihan dan pendalaman yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan seperti dilansir Antara.

Adapun tantangan yang dimaksud adalah perbedaan budaya, hingga perbedaan pola kerja. Bagi para prajurit, hanya ada dua hal yang harus diperhatikan, “semangat dan semangat sekali”. (aro)

Tags: garudaTNI

Berita Terkait.

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:43
490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas
Nasional

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:23
Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar
Nasional

Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:13
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Mendagri Siapkan 3 Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda se-Tanah Papua Salurkan Dana Otsus Tahap II Tepat Sasaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:53
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:43

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1730 shares
    Share 692 Tweet 433
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1569 shares
    Share 628 Tweet 392
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.