• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Nasihat Kepala BKKBN untuk Seluruh Remaja Se-Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 7 Januari 2022 - 23:05
in Nasional
bkkbn

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat membuka acara Obat Baper (Obrolan Jumat Bareng Penyuluh KB dan Kader) di Jakarta, Jumat (7/1/2022). Foto :BKKBN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seluruh remaja di Indonesia diminta untuk menghindari hubungan seks di luar nikah pada usia muda karena dapat berakibat pada kualitas hidup dan nyawa seorang anak. “Hubungan seks di bawah usia 20 tahun adalah hubungan yang sangat berisiko. Maka nasihatnya, jangan mendekati zina,” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Berdasarkan data yang ada, lanjut dia, besaran persentase anak yang sudah melakukan hubungan seks di luar nikah pada usia 11-14 tahun mencapai enam persen. Sedangkan pada usia 15-19 tahun, 74 persen laki-laki dan 59 persen perempuan mengaku sudah pernah melakukan hal tersebut.

BacaJuga:

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan

Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Kemudian pada usia 20-24 tahun, jumlah yang sudah berhubungan seks mencapai 12 persen untuk laki-laki dan 22 persen pada perempuan.

Baca Juga: BKKBN: Edukasi Kurang, Bayi dengan Berat Badan Rendah Meningkat

Menurutnya, banyaknya anak melakukan hubungan seks disebabkan oleh pergaulan bebas yang tak hanya terjadi di perkotaan, tetapi juga di desa. Pergaulan bebas itu yang akhirnya mengarah pada pergaulan berisiko, sehingga anak, khususnya pada perempuan, mengalami kehamilan-kehamilan yang tidak dikehendaki.

Akibatnya, lanjut Hasto, 17 per 100 kehamilan di Indonesia terjadi rata-rata tak diinginkan secara menyeluruh. Selain itu, dampak yang diberikan sangat memprihatinkan karena anak menikah terlalu dini, sehingga kehilangan harapan untuk bersekolah. Anak yang dikandung juga dapat berisiko terlahir dalam keadaan kerdil (stunting), bahkan mengancam keselamatan nyawa ibu dan bayi.

“Ujung-ujungnya menjadikan kualitas sumber daya manusia kita sangat rendah. Kita perlu tahu, bahwa kehamilan pada usia muda itu sangat berisiko bagi proses persalinan itu sendiri. Hamil pada usia muda menyebabkan tulang berhenti tumbuh, maka dari itu usia ideal perempuan menikah usia 21 tahun dan laki-laki usia 25 tahun,” tandasnya dilansir Antara.

Hasto menyebutkan di seluruh dunia penduduk remaja sudah ada sebanyak 1,8 miliar. Namun bila bicara mengenai kondisi Indonesia pada tahun 2025, jumlah remaja usia 10-14 tahun diprediksi mencapai sebanyak 64 juta jiwa. Artinya, populasi tersebut mencapai 28,6 persen dari total penduduk negara.

Ini agar dapat memetik bonus demografi sesuai dengan prediksi, katanya, BKKBN kini sedang mengembangkan Rumah baca PKB/PLKB yang merupakan media sosial untuk melayani informasi kepada penyuluh KB PLKB, kader dan mitra-mitra kerja di lini lapangan.

BKKBN juga meluncurkan logo baru yang bermakna “Wadah dan jendela Pengetahuan Informasi” bagi penyuluh KB PLKB, kader dan Mitra lini lapangan, yang salah satunya jendela informasi seputar persiapan pernikahan.

Ia berharap, para remaja dapat menjadi generasi yang berencana, karena negara sangat mengharapkan generasi muda menjadi generasi yang berkualitas sebagai tumpuan masa depan bangsa.

“Kuncinya apabila remaja berkualitas, penduduk berkualitas maka kita akan memetik bonus demografi menjadi kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, remaja tidak kawin pada usia muda, kemudian bekerja, tidak putus sekolah. Emotional sex itu bisa tidak terbendung,” ujar Hasto. (mg2)

Tags: bkkbnhamilNikah Diniremaja

Berita Terkait.

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan
Nasional

Ketua Komisi XIII Usul Kemampuan Literasi Jadi Pertimbangan Pengurangan Masa Tahanan

Minggu, 27 September 2026 - 23:09
Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru
Nasional

Cegah Berkas Perkara Bolak-balik, DPR Dorong Penyidik dan Jaksa Perkuat Koordinasi dalam Penerapan KUHAP Baru

Minggu, 27 September 2026 - 20:07
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Nasional

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 17:05
Menpar
Nasional

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

Minggu, 27 September 2026 - 14:06
Wisuda
Nasional

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

Minggu, 27 September 2026 - 12:44
Penghargaan
Nasional

Optimalkan Data BPS untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Sabet Penghargaan di HSN 2026

Minggu, 27 September 2026 - 12:04

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3901 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.