• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Budayawan: Pemimpin Tidak Benar Harus Lahir dari Trah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 18 September 2021 - 15:53
in Headline
Budayawan Banten Uten Sutendy.

Budayawan Banten Uten Sutendy.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Politisi di Provinsi Banten sudah tancap gas untuk menyambut pemilihan umum (Pemilu) yang tahapannya akan dimulai pada 2022 mendatang.

Namun, semua masyarakat berharap dipimpin oleh sosok yang dapat mensejahterakan. Terlebih, angka pengangguran dan kemiskinan di Banten terbilang cukup tinggi.

BacaJuga:

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Budayawan Banten, Uten Sutendy mengatakan, seorang pemimpin wajib memiliki kualitas, kapasitas, dan mampu menjalankan tugas dari Tuhan untuk menanamkan nilai luhur kepada masyarakat.

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum budaya dalam mencari pemimpin di Banten tidak lepas dari transaksional kepada masyarakat maupun non manusia.

“Tidak penting jadi pemimpin untuk membayar, ini yang jadi masalah. Membeli warga untuk ikut memilih, itu akan mereduksi kualitas kepemimpinan. Akan mengurangi kemandirian, menjalankan tugas Tuhan,” katanya saat menjadi pembicara di dialog mencari pemimin Banten, Sabtu (18/9/2021).

Ia menerangkan, kapasitas kepemimpinan harus murni dimiliki secara individu. Bukan seseorang yang lahir dari trah atau dinasti tertentu. Karena kepemimpinan berbeda dengan kekuasaan.

Karena semua orang memiliki potensi untuk jadi leader. Pemimpin harus bisa memberikan motivasi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Seorang pemimpin harus murni dari kualitas pribadinya. Pemimpin tidak benar menurut saya, harus lahir dari trah, dinasti, keturunan. Di Banten sering ada istilah itu-itu lagi. Seorang pemimpin bisa lahir dari siapa saja, tidak perlu dinasti itu, keturunan itu,” terangnya.

Selain itu, pemimpin di Banten harus sentral dalam kancah nasional. Sebab pada dasarnya, modal utama untuk mencapai itu sudah ada di Banten yakni dengan kasepuhan, jawara dan ulama.

“Jika anda ingin menjadi pemimpin di Banten, harus menghargai kasepuhan, jawara, dan ulama. Ini menjadi modal utama dalam kancah politik nasional,” jelasnya. (son)

Tags: Bantenbudayawanpemilupemimpin

Berita Terkait.

Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1490 shares
    Share 596 Tweet 373
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.