• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ternyata Pesawat Pengangkut Evakuasi WNI dari Afghanistan Sempat Tertunda

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 14:07
in Headline
taliban, afghanistan, wni, kemenlu, retno marsudiTernyata Pesawat Pengangkut Evakuasi WNI dari Afghanistan Sempat TertundaINDOPOSCO.ID - Proses evakuasi sejumlah warga Negara Indonesia (WNI) dari Kabul, Afghanistan diwarnai beragam tantangan. Mengingat situasi di negara tersebut tidak kondusif akibat kelompok Taliban.Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi ialah izin mendarat pesawat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara di Kabul yang sempat tertunda.Sehingga koordinasi terus dilakukan untuk mengurus landing di Bandara Hamid Karzai, Kabul. Semula sudah mendapatkan jadwal pendaratan pada 19 Agustus 2021, sekitar 04.10 waktu setempat.Namun, mendadak izin tersebut kemudian ditarik dan ditunda karena adanya perkembangan di Afghanistan yang dinyatakan belum aman."Perubahan yang sangat cepat menggambarkan dinamika di lapangan yang terus berubah. Dengan situasi baru ini berarti kita harus mengurus izin baru lagi," kata Retno dalam keterangan vritual, Sabtu (21/8/2021).Koordinasi intensif telah dilakukan secara internal dan eksternal dari 18 Agustus malam hingga 20 Agustus dini hari. Baik untuk evakuasi maupun mengurus ulang izin mendarat di Bandara Hamid Karzai, Kabul."Kita memutuskan pesawat menunggu di Islamabad, Pakistan," tutur Retno.Pada 19 Agustus 2021 saya kembali memimpin rapat koordinasi diikuti tim Jakarta, Islamabad dan Kabul guna melakukan assesmen di Afghanistan."Mendetailkan kembali rencana evakuasi serta upaya mendapatkan izin landing yang baru," imbuhnya.Koordinasi lintas negara juga dilakukan melalui komunikasi langsung Menlu Retno dengan Menlu Turki, Menlu Norwegia, pihak Belanda, Amerika Serikat dan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO."Proses ini benar-benar sebuah proses yang tidak mudah dan memerlukan koordinasi yang kuat," ujar Retno.Setelah melalui koordinasi intensif, akhirnya izin mendarat di Kabul diterbitkan dan tim evakuasi kemudian bersiap berangkat menuju Afghanistan pada 20 Agustus pukul 04.10 dan tiba di Kabul pukul 05.17 waktu setempat.Pesawat TNI AU kemudian terbang menuju Indonesia, melalui rute Islamabad, Pakistan sebelum akhirnya tiba di Jakarta. Membawa 26 WNI dan tujuh warga negara asing. (dan)Detik-detik kedatangan 26 Warga Indonesia dan tujuh warga negara asing tiba di Jakarta, setelah dievakuasi dari Afghanistan. Foto: Kementerian Luar Negeri

taliban, afghanistan, wni, kemenlu, retno marsudiTernyata Pesawat Pengangkut Evakuasi WNI dari Afghanistan Sempat TertundaINDOPOSCO.ID - Proses evakuasi sejumlah warga Negara Indonesia (WNI) dari Kabul, Afghanistan diwarnai beragam tantangan. Mengingat situasi di negara tersebut tidak kondusif akibat kelompok Taliban.Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi ialah izin mendarat pesawat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara di Kabul yang sempat tertunda.Sehingga koordinasi terus dilakukan untuk mengurus landing di Bandara Hamid Karzai, Kabul. Semula sudah mendapatkan jadwal pendaratan pada 19 Agustus 2021, sekitar 04.10 waktu setempat.Namun, mendadak izin tersebut kemudian ditarik dan ditunda karena adanya perkembangan di Afghanistan yang dinyatakan belum aman."Perubahan yang sangat cepat menggambarkan dinamika di lapangan yang terus berubah. Dengan situasi baru ini berarti kita harus mengurus izin baru lagi," kata Retno dalam keterangan vritual, Sabtu (21/8/2021).Koordinasi intensif telah dilakukan secara internal dan eksternal dari 18 Agustus malam hingga 20 Agustus dini hari. Baik untuk evakuasi maupun mengurus ulang izin mendarat di Bandara Hamid Karzai, Kabul."Kita memutuskan pesawat menunggu di Islamabad, Pakistan," tutur Retno.Pada 19 Agustus 2021 saya kembali memimpin rapat koordinasi diikuti tim Jakarta, Islamabad dan Kabul guna melakukan assesmen di Afghanistan."Mendetailkan kembali rencana evakuasi serta upaya mendapatkan izin landing yang baru," imbuhnya.Koordinasi lintas negara juga dilakukan melalui komunikasi langsung Menlu Retno dengan Menlu Turki, Menlu Norwegia, pihak Belanda, Amerika Serikat dan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO."Proses ini benar-benar sebuah proses yang tidak mudah dan memerlukan koordinasi yang kuat," ujar Retno.Setelah melalui koordinasi intensif, akhirnya izin mendarat di Kabul diterbitkan dan tim evakuasi kemudian bersiap berangkat menuju Afghanistan pada 20 Agustus pukul 04.10 dan tiba di Kabul pukul 05.17 waktu setempat.Pesawat TNI AU kemudian terbang menuju Indonesia, melalui rute Islamabad, Pakistan sebelum akhirnya tiba di Jakarta. Membawa 26 WNI dan tujuh warga negara asing. (dan)Detik-detik kedatangan 26 Warga Indonesia dan tujuh warga negara asing tiba di Jakarta, setelah dievakuasi dari Afghanistan. Foto: Kementerian Luar Negeri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Proses evakuasi sejumlah warga Negara Indonesia (WNI) dari Kabul, Afghanistan diwarnai beragam tantangan. Mengingat situasi di negara tersebut tidak kondusif akibat kelompok Taliban.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi ialah izin mendarat pesawat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara di Kabul yang sempat tertunda.

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Sehingga koordinasi terus dilakukan untuk mengurus landing di Bandara Hamid Karzai, Kabul. Semula sudah mendapatkan jadwal pendaratan pada 19 Agustus 2021, sekitar 04.10 waktu setempat.

Namun, mendadak izin tersebut kemudian ditarik dan ditunda karena adanya perkembangan di Afghanistan yang dinyatakan belum aman.

“Perubahan yang sangat cepat menggambarkan dinamika di lapangan yang terus berubah. Dengan situasi baru ini berarti kita harus mengurus izin baru lagi,” kata Retno dalam keterangan vritual, Sabtu (21/8/2021).

Koordinasi intensif telah dilakukan secara internal dan eksternal dari 18 Agustus malam hingga 20 Agustus dini hari. Baik untuk evakuasi maupun mengurus ulang izin mendarat di Bandara Hamid Karzai, Kabul.

“Kita memutuskan pesawat menunggu di Islamabad, Pakistan,” tutur Retno.

Pada 19 Agustus 2021 saya kembali memimpin rapat koordinasi diikuti tim Jakarta, Islamabad dan Kabul guna melakukan assesmen di Afghanistan.

“Mendetailkan kembali rencana evakuasi serta upaya mendapatkan izin landing yang baru,” imbuhnya.

Koordinasi lintas negara juga dilakukan melalui komunikasi langsung Menlu Retno dengan Menlu Turki, Menlu Norwegia, pihak Belanda, Amerika Serikat dan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.

“Proses ini benar-benar sebuah proses yang tidak mudah dan memerlukan koordinasi yang kuat,” ujar Retno.

Setelah melalui koordinasi intensif, akhirnya izin mendarat di Kabul diterbitkan dan tim evakuasi kemudian bersiap berangkat menuju Afghanistan pada 20 Agustus pukul 04.10 dan tiba di Kabul pukul 05.17 waktu setempat.

Pesawat TNI AU kemudian terbang menuju Indonesia, melalui rute Islamabad, Pakistan sebelum akhirnya tiba di Jakarta. Membawa 26 WNI dan tujuh warga negara asing. (dan)

Tags: afghanistankemenluRetno MarsudiTalibanwni

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7130 shares
    Share 2852 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
ronaldo
Piala Dunia 2026

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Editor Dilianto
Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13

INDOPOSCO.ID - Mega bintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo merasa tidak puas dengan hasil imbang melawan Republik Demokratik (RD) Kongo pada...

SelengkapnyaDetails
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
Ronaldo

Unggul Cepat, Portugal Tampil Bak Debutan dan Gagal Jinakkan RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.