• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Bantu Industri Batik Kecil-Menengah, Kembangkan Purwarupa Olah Limbah tekstil

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 23:20
in Gaya Hidup
Petugas membandingkan air limbah batik (kiri) dengan air hasil proses penguraian dari limbah batik (kanan) di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kampung Batik Kauman, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018). Foto : Antara/Harviyan Perdana Putra/foc.

Petugas membandingkan air limbah batik (kiri) dengan air hasil proses penguraian dari limbah batik (kanan) di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kampung Batik Kauman, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018). Foto : Antara/Harviyan Perdana Putra/foc.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dengan menggunakan teknik penyerapan dan koagulasi yang dapat menurunkan kadar kekeruhan air limbah, peneliti Universitas Pertamina mengembangkan purwarupa alat pengolahan limbah industri tekstil.

Nona Merry Merpati Mitan, ketua tim peneliti mengatakan, teknik pengolah limbah itu merupakan tepat guna yang mudah digunakan oleh pengrajin batik skala rumah tangga.

BacaJuga:

Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

JAECOO J5 EV Kian Diminati, Penjualan Juli Tumbuh 4,9 Persen

Lee Dong Wook Jalani Adegan Aksi Terbalik untuk “A Shop for Killers” Season 2

“Alat pengolah limbah yang tersedia di pasaran harganya sangat mahal. Kami berharap inovasi ini akan terus dikembangkan dan diproduksi untuk dapat membantu para pelaku industri batik kecil-menengah,” kata Merry dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah sungai yang tercemar berat mencapai 45 persen di Indonesia. Sedangkan sungai-sungai di ibu kota negara terdapat 57 persen berisikan sampah dan 8,2 persennya merupakan limbah tekstil versi National Geograpic.

Merry menyampaikan limbah yang mengalir di sepanjang sungai mengancam kehidupan biota dan berbahaya bagi kesehatan manusia mulai dari penyakit kulit hingga potensi penyakit kanker, jika air yang tercemar limbah dikonsumsi.

Pada 2019, tim peneliti Universitas Pertamina berkesempatan mengunjungi kawasan industri batik skala rumah tangga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam penelitian lapangan tersebut, mereka mewawancarai beberapa pengrajin batik yang meminta ada pengolahan limbah cair tekstil agar industri batik tetap bisa menjaga kualitas air di daerah tersebut.

Berangkat dari temuan itu, maka Universitas Pertamina mengembangkan purwarupa pengolah limbah cair batik. Edukasi terkait bahaya limbah cair batik bagi lingkungan dan kesehatan, lanjut Merry, juga terus dilakukan kepada para pengrajin batik untuk membangun kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Mereka juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menangani masalah pencemaran akibat limbah tekstil. “Perlahan upaya ini dapat membantu mengurangi pencemaran sungai di Indonesia,” kata Merry dilansir Antara.

Para peneliti juga melibatkan mahasiswa mereka dalam pembuatan purwarupa alat pengolah limbah, salah satu Desi Fitriana yang kuliah di jurusan Kimia Universitas Pertamina.

“Kami dapat secara langsung mempraktikan pembelajaran yang kami dapatkan di kelas dan praktikum yang rutin kami lakukan di laboratorium. Selain meningkatkan pemahaman, kami juga jadi lebih siap untuk terjun ke industri setelah lulus nanti,” jelas Desi. (aro)

Tags: industriipallimbahPertamina

Berita Terkait.

geely
Gaya Hidup

Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:23
jaecoo
Gaya Hidup

JAECOO J5 EV Kian Diminati, Penjualan Juli Tumbuh 4,9 Persen

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:22
Lee Dong Wook Jalani Adegan Aksi Terbalik untuk “A Shop for Killers” Season 2
Gaya Hidup

Lee Dong Wook Jalani Adegan Aksi Terbalik untuk “A Shop for Killers” Season 2

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:18
Keempat Member BLACKPINK Dipastikan Hadir di Acara 10 Tahun Debut
Gaya Hidup

Keempat Member BLACKPINK Dipastikan Hadir di Acara 10 Tahun Debut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:15
Jennie Raih Kemenangan Kedua dengan “Less Than a Lover” di M Countdown Meski Tak Hadir
Gaya Hidup

Jennie Raih Kemenangan Kedua dengan “Less Than a Lover” di M Countdown Meski Tak Hadir

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:21
Debut Perdana di Luar China, Chery TIGGO V Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Gaya Hidup

Debut Perdana di Luar China, Chery TIGGO V Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2198 shares
    Share 879 Tweet 550
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.