• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Gawat! Perpanjangan PPKM Berpotensi Tambah Angka Kemiskinan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Juli 2021 - 16:25
in Headline
indoposco

Ilustrasi - Masyarakat miskin kota. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menegaskan, perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat akan berdampak pada krisis ekonomi.

Menurut dia, hal itu bisa berdampak besar pada kenaikan angka kemiskinan. Hingga Maret 2021 lalu ada 27,54 juta penduduk miskin dan berpotensi naik 5 hingga 7 persen.

BacaJuga:

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Dicekal ke Luar Negeri

MUI Desak Trauma Healing Intensif untuk Korban Dugaan Pemerkosaan Massal di Sampang

Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Harus Tuntas, Pantang Diselesaikan Lewat Lobi Politik

“Kalau Indonesia aman dari Covid-19, maka investasi bisa berjalan lancar. Sedangkan sekarang banyak negara yang takut ke Indonesia, bahkan mereka me-lockdown Indonesia. Untuk Smart investement and long term investment akan sulit,” ujar Jerry Massie melalui gawai, Minggu (18/7/2021).

Menurut dia, istilah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mandiri, New Normal, PPKM mandiri sampai PPKM Darurat tak bisa menuntaskan kasus Covid-19 di Indonesia. Hanya kebijakan lockdown dan vaksinasi yang bisa mengatasi pandemi Covid-19.

“Memang kelemahan kita agak telat melakukan vaksinasi massal,” katanya.

Ia menilai, penerapan PPKM Darurat masih belum optimal. Pasalnya dalam sepekan terjadi peningkatan kasus di atas 50 ribu kasus. Dan Indonesia telah menggeser Brazil dan India, duduk diperingkat pertama jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia.

“Kendala salah satunya adalah bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat. Ini kemudian menyebabkan masih tingginya mobilitas masyarakat. Nah, pendataan yang sulit lainnya, adalah terjadi migrasi dari kota ke desa atau sebaliknya,” terangnya.

“Kita memang lambat menerapkan lockdown. Singapura dengan anggaran Rp 10 triliun mereka mampu melakukan lockdown begitu pula dengan Malaysia, Thailand dan Filipina,” imbuhnya. (nas)

Tags: Angka Kemiskinankemiskinan meningkatKrisis EkonomiPerpanjangan PPKM DaruratPPKM Darurat

Berita Terkait.

Febrie-Adriansyah
Headline

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Dicekal ke Luar Negeri

Senin, 13 Juli 2026 - 10:42
MUI Desak Trauma Healing Intensif untuk Korban Dugaan Pemerkosaan Massal di Sampang
Headline

MUI Desak Trauma Healing Intensif untuk Korban Dugaan Pemerkosaan Massal di Sampang

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:10
Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Harus Tuntas, Pantang Diselesaikan Lewat Lobi Politik
Headline

Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Harus Tuntas, Pantang Diselesaikan Lewat Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:52
Alleged Corruption Case Involving Febrie Adriansyah Comes Under DPR Scrutiny as Oversight Working Committee Officially Begins Work
Headline

Alleged Corruption Case Involving Febrie Adriansyah Comes Under DPR Scrutiny as Oversight Working Committee Officially Begins Work

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34
Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Masuk Radar DPR, Panja Resmi Bergerak
Headline

Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Masuk Radar DPR, Panja Resmi Bergerak

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:24
Prabowo
Headline

Baca Pidato Prabowo, Pengamat Sebut Ada Instruksi Moral untuk TNI, Polri dan Kejaksaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:44

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1517 shares
    Share 607 Tweet 379
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
Julian-Alvarez
Olahraga

Jelang Laga Semifinal Kontra Inggris, Argentina Fokus Pemulihan Fisik

Editor Ali Rachman
Senin, 13 Juli 2026 - 11:03

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina fokus melakukan pemulihan fisik jelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Timnas Inggris yang...

SelengkapnyaDetails
Halland

Usai Norwegia Dikalahkan Inggris, Haalad: Kami Punya Generasi yang Luar Biasa

Senin, 13 Juli 2026 - 10:02
Alvarez

Hasil Piala Dunia: Bekuk Swiss, Argentina Tantang Inggris di Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:24
Bellingham

Hasil Piala Dunia: Tumbangkan Norwegia via Extra Time, Inggris ke Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:09
Kane

Piala Dunia: Jelang Inggris vs Norwegia, Harry Kane Berharap Haaland Kehilangan Taji

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.