• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pejabat Dinkes Banten yang Mundur Ingin Minta Maaf ke Gubernur

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 5 Juni 2021 - 23:05
in Nusantara
indoposco

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten yang mengundurkan diri, dengan dalih adanya tekanan dan intimidasi, berharap bisa bertemu dengan Gubernur Banten Wahidin Halim untuk meminta maaf dan sekalian curhat (mencurahkan isi hati-red).

Permintaan maaf dan ingin mencurahkan isi hati ini disampaikan oleh para ASN tersebut, saat dilakukan pemeriksaan oleh tim yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Al Muktabar, pasca terungkapnya kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN 95 yang merugikan keuangan negara Rp1,6 miliar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

BacaJuga:

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

“Saat kami lakukan pemeriksaan terkait apa motif mereka mundur ramai- ramai. Ternyata mereka ada yang mengaku hanya ikut-ikutan, dan tidak memikirkan dampak dari mundur mereka secara massal tersebut,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin kepada INDOPOSCO, Sabtu (5/6/2021).

Komarudin mengakui, ada satu dan dua orang dari para pejabat tersebut yang bersungguh-sungguh untuk mundur dari jabatan, dan hal tersebut tidak melanggar kode etik pegawai, karena mundur dari jabatan itu merupakan haknya PNS.

”Sebenarnya mundur dari jabatan itu hal bissa dan tidak melanggar kode etik ASN. Namun sangat disayangkan, kenapa mereka mundurnya secara massal. Tentu saja hal ini ada yang menggerakkan,” tutur pria yang akrab disapa Bang Komarudin ini.

Dikatakan Komarudin, pascra mundurnya para pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Dinkes itu, sudah ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi nonjob kepada 20 orang ASN yang mengundurkan diri tersebut.

Bahkan, BKD sudah membuka kesempatan kepada ASN dari Kabupatan/Kota, Provinsi dan Kementerian, untuk mendaftar guna mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat yang mundur tersebut.

”Kita terpaksa mempercepat penutupan pendaftran dari semula hari Senin (7/6/2021) menjadi Minggu (6/6/2021), mengingat membludaknya pendaftar dari Kabupaten/Kota, Provinsi dan dari Kementerian ada yang ikut mendaftar,” jelas Komarudin.

Hingga saat ini, jumlah pendaftar untuk mengisi 20 jabatan yang kosong sudah mencapai 150 orang. ”Artinya satu posisi jabatan itu peminatnya sebanyak 7 orang,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten ramai-ramai mengundurkan diri dari jabatannya. Dalam isi surat pengunduran diri, ada dua poin yang disampaikan kepada Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten.

Pertama, selama ini mereka mengaku telah bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan yang dilakukan dengan penuh tekanan dan intimidasi. Kondisi tersebut membuat mereka mengaku bekerja dengan tidak nyaman dan penuh ketakutan.

Kemudian alasan kedua, sesuai perkembangan saat ini, rekan mereka berinisal LS ditetapkan sebagai tersangka pengadaan masker untuk penanganan Covid-19. Padahal, menurut ASN yang mengundurkan diri tersebut, LS dalam melaksanakan tugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sesuai perintah Dinas Kesehatan. Dengan kondisi penetapan tersangka tersebut kami merasa kecewa dan bersedih karena tidak ada upaya perlindungan dari pimpinan.

Atas kedua kondisi itu, mereka menyatakan sikap mengundurkan diri dari pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Ada 20 pejabat eselon III dan IV yang menandatangi pengunduran diri di atas materai. (yas)

Tags: 20 Pejabat Dinkes BantenBKD BantenGubernur Bantenpengunduran diri 20 pejabat Dinkes Banten

Berita Terkait.

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Nusantara

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:32
Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel
Nusantara

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05
Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada
Nusantara

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:01
BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan
Nusantara

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:24
Barbuk
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Musnahkan Lebih dari 3 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Penindakan 2025-2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:46

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2189 shares
    Share 876 Tweet 547
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1276 shares
    Share 510 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.