• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gerhana Bulan Total, Waspada Kenaikan Air Laut

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 26 Mei 2021 - 17:21
in Nasional
indoposco

Pasang purnama merendam lokasi wisata pantai di Desa Matang Rayeuk PP, Kecamatan Idi Timu, Aceh Timur, Rabu (26/5/2021). ANTARA/Hayaturrahmah/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Data dan Informasi, Stasiun Geofisika, BMKG Sulawesi Utara, Edward Mengko mengingatkan masyarakat yang berada di pesisir pantai mewaspadai kenaikan air laut di atas normal yang dapat terjadi apabila bersamaan dengan gerhana bulan total Super Blood Moon, Rabu.

“Karena memang gerhana bulan berada pada posisi dekat dengan bumi, pengaruh gravitasi bulan bisa menyebabkan kenaikan air laut. Warga diharapkan waspada apabila gerhana bulan total ini terjadi bersamaan waktu air pasang,” ujar Edward di Manado.

BacaJuga:

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Posisi matahari, bumi, dan bulan ini dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari-bumi-bulan sejajar, menyebabkan bulan masuk ke umbra bumi, akibatnya saat fase totalitas gerhana terjadi, bulan akan terlihat kemerahan, katanya.

“Salah satu tupoksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah adalah memberikan informasi dan pelayanan tanda waktu, termasuk di dalamnya adalah informasi gerhana bulan dan matahari,” sebutnya.

Edward menambahkan dengan membandingkan jarak bumi-bulan dan kejadian gerhana bulan total 26 Mei 2021 dapat diketahui bahwa waktu puncak gerhana ini terjadi hanya 9 jam 28 menit sejak bulan berada di perige (dekat bumi).

Karena itu, gerhana ini dapat disebut sebagai gerhana bulan total perige atau dikenal pula sebagai Super Blood Moon, mengingat saat fase totalitas bulan akan terlihat kemerahan.

Gerhana bulan total sebelumnya yang teramati di Indonesia terjadi pada 31 Januari 2018, sementara peristiwa serupa dapat diamati lagi di Indonesia pada 8 Oktober 2033.

Gerhana ini dimulai pada pukul 17:44 Wita dan akan mencapai puncaknya pada 19:18 Wita, serta berakhir pada pukul 21:51 Wita. (bro)

Tags: BMKGGerhana BulanGerhana Bulan Total

Berita Terkait.

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO
Nasional

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:45
Amelia-Anggraini
Nasional

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:48
Kapolri
Nasional

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:28
Rizal-Suhaili
Nasional

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:07
Asta-mandala
Nasional

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:45
Narkotika
Nasional

Bea Cukai dan Bareskrim Ungkap Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia, Amankan 80 Kilogram Sabu dan 5.200 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1485 shares
    Share 594 Tweet 371
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1409 shares
    Share 564 Tweet 352
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.