• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Vietnam Adakan Pemilu Legislatif di Tengah Penyebaran Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 23 Mei 2021 - 12:55
in Internasional
Lalu lintas padat terjadi pada jam sibuk di pagi hari setelah pemerintah melonggarkan penguncian nasional akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam, Senin (25/5/2020). Foto: Antara/REUTERS/Kham/wsj/djo

Lalu lintas padat terjadi pada jam sibuk di pagi hari setelah pemerintah melonggarkan penguncian nasional akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam, Senin (25/5/2020). Foto: Antara/REUTERS/Kham/wsj/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga Vietnam yang mengenakan masker pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Minggu (23/5/2021) dengan puluhan juta orang diperkirakan akan memilih anggota legislatif di tengah penyebaran wabah COVID-19 yang cepat.

Lebih sedikit kandidat independen daripada sebelumnya mencalonkan diri dalam pemilihan untuk Majelis Nasional dengan 500 kursi, yang diadakan setiap lima tahun dan biasanya setelah Partai Komunis yang berkuasa mengadakan kongres untuk memilih kepemimpinan baru.

BacaJuga:

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Terlepas dari meningkatnya keterbukaan terhadap perubahan sosial di negara Asia Tenggara itu dan banyaknya kesepakatan perdagangan bebas, Partai Komunis – salah satu partai komunis terakhir yang berkuasa di dunia – mempertahankan kendali ketat atas Vietnam dan medianya, dan menoleransi sedikit perbedaan pendapat.

Hampir 69,2 juta pemilih terdaftar juga akan memilih anggota dewan di tingkat provinsi dan kabupaten.

“Saya berharap semua pemilih, mengetahui peran mereka sebagai pemilik negara, akan bergabung dalam pemungutan suara untuk memilih kandidat yang paling tepercaya dan layak untuk mewakili suara mereka,” kata ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menjelang pemilihan dilansir dari Antara.

Sekitar 92% calon Majelis Nasional adalah anggota Partai Komunis, yang pada dasarnya juga memeriksa calon independen.

Jumlah calon yang bukan anggota partai turun tahun ini menjadi 74 dari 97 pada pemilihan sebelumnya pada 2016. Media lokal mengatakan jumlah wakil majelis yang bukan anggota partai berkurang setengahnya selama tiga pemilihan terakhir.

Data resmi menunjukkan bahwa 99% dari 67,5 juta pemilih terdaftar di Vietnam berpartisipasi dalam pemilu 2016. Surat suara itu anonim, tetapi nama, usia, pekerjaan, etnis, dan alamat setiap pemilih dipasang di luar pusat pemungutan suara.

Pemilihan berlangsung saat Vietnam memerangi wabah baru COVID-19 yang menyebar dengan cepat, menginfeksi 2.066 orang sejak muncul pada akhir April.

Di distrik Long Bien Hanoi, sekitar 30 pemilih terlihat mengantre di bilik suara menunggu giliran, semuanya mengenakan masker.

Sebelum antre, para pemilih diukur suhu tubuhnya di meja terdekat di mana masker gratis dan pembersih tangan ditawarkan, dengan pengeras suara yang menyiarkan nasihat untuk menjaga jarak yang aman.

“Saya memilih hari ini karena itu tanggung jawab saya,” kata seorang pemilih lanjut usia yang tidak ingin disebutkan namanya.

Hue mengatakan pemungutan suara Minggu adalah yang pertama “di tengah wabah virus corona paling berbahaya yang telah menyebar ke hampir setengah dari jumlah provinsi, dengan banyak di antaranya diisolasi.”

Dia mengatakan penyelenggara telah mengambil tindakan untuk memastikan pemilihan akan berlangsung dengan aman. Hasil pemilu biasanya diumumkan setelah sekitar dua minggu. (gin)

Tags: covid-19Pemilu LegislatifVietnam

Berita Terkait.

Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran
Internasional

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:30
Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.