• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Biden Minta Netanyahu Turunkan Ketegangan di Gaza

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 20:35
in Internasional
Gedung Al-Jalaa yang menampung kantor media Associated Press (AP) dan Al Jazeera runtuh pasca serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu (15/5/2021). Foto: Antara/REUTERS

Gedung Al-Jalaa yang menampung kantor media Associated Press (AP) dan Al Jazeera runtuh pasca serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu (15/5/2021). Foto: Antara/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk segera menurunkan ketegangan dalam konflik Gaza menuju gencatan senjata.

Kedua pemimpin pada Rabu (19/5/2021) melakukan pembicaraan melalui telepon untuk keempat kalinya dalam sepekan. Pembicaraan tersebut berlangsung setelah Netanyahu mengeluarkan pernyataan bahwa ia tidak menetapkan kerangka waktu untuk mengakhiri pertempuran yang berlangsung lebih dari seminggu.

BacaJuga:

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Biden telah menghadapi tekanan, bahkan dari sesama tokoh Demokrat, untuk mengambil peran yang lebih aktif dan terbuka dalam menengahi gencatan senjata antara Israel (sekutu terdekat AS di Timur Tengah), dengan kelompok gerilyawan Hamas.

“Kedua pemimpin berdiskusi secara terperinci tentang peristiwa di Gaza, kemajuan Israel dalam menurunkan kemampuan Hamas dan elemen-elemen teroris lainnya, juga upaya diplomatik yang sedang dijalankan oleh pemerintah negara-negara di kawasan serta oleh Amerika Serikat,” kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre Reporter dalam pernyataan singkat di dalam pesawat kepresidenan Air Force One seperti dikutip Antara, Kamis (20/5/2021).

“Presiden menyampaikan kepada perdana menteri bahwa ia mengharapkan ketegangan menurun menuju gencatan senjata,” ujar Jean-Pierre.

Pembicaraan melalui telepon itu berlangsung tak lama sebelum Biden meninggalkan Washington dalam perjalanan ke Connecticut untuk menghadiri upacara kelulusan di Coast Guard Academy.

Pejabat medis Palestina menyatakan sudah 223 orang yang tewas dalam 10 hari pengeboman udara, sementara otoritas Israel mengatakan korban tewas di negara mereka sebanyak 12 jiwa.

Pada hari-hari awal konflik, Biden secara efektif memberikan pasukan Israel lebih banyak waktu untuk menekan serangan mereka terhadap gerilyawan Palestina di Gaza, dengan mengacu pada hak Israel untuk membela diri dari serangan roket di daerah kantong Palestina yang dikuasai Hamas. Saat itu, Biden juga tidak secara terbuka mendesak agar gencatan senjata dilakukan.

Tetapi, pembicaraan terbaru Biden lewat telepon dan upaya diplomatik semakin ditujukan untuk menekan Netanyahu.

Menanggapi panggilan Biden soal menurunkan ketegangan, juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan mereka yang berupaya mengembalikan ketenangan harus “memaksa Israel mengakhiri agresi di Yerusalem dan pengeboman ke Gaza”.

“Jika penjajah menghentikan agresi terhadap orang-orang Yerusalem dan mengakhiri pengebomannya di Gaza, mungkin ada ruang untuk membicarakan pengaturan untuk memulihkan ketenangan,” ujar Qassem.

Hamas mulai menembakkan roket pada 10 Mei sebagai balasan atas apa yang dikatakannya sebagai pelanggaran hak yang dilakukan Israel terhadap Palestina di Yerusalem selama bulan suci Ramadan. Serangan roket berlangsung setelah polisi keamanan Israel bentrok dengan umat di Masjid Al Aqsa di Yerusalem terkait kasus pengadilan oleh pemukim Israel untuk mengusir warga Palestina dari kompleks perumahan di Yerusalem Timur. (wib)

Tags: agresi IsraelgazaisraelJoe BidenPalestina

Berita Terkait.

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran
Internasional

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:30
Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2193 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.