• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Warga Inggris Padati Kafe dan Tempat Wisata usai Lockdown Dibuka

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 27 April 2021 - 16:17
in Internasional
Warga Inggris mulai memadati kafe dan restoran di pusat Kota Eastleigh, Hampshire, Inggris, dua pekan setelah pencabutan kebijakan "lockdown". Foto: Antara/Munawir Aziz

Warga Inggris mulai memadati kafe dan restoran di pusat Kota Eastleigh, Hampshire, Inggris, dua pekan setelah pencabutan kebijakan "lockdown". Foto: Antara/Munawir Aziz

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dua pekan setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mencabut kebijakan penguncian atau lockdown, warga Inggris tampak mulai melakukan sejumlah aktivitas luar ruangan, walaupun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut pemantauan ANTARA pada akhir pekan di Kota Salisbury dan Easleight di Hampshire, warga setempat dan wisatawan tampak mulai memadati restoran, kafe, dan pertokoan yang bertebaran di sudut kota.

BacaJuga:

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Selain itu, Queen Elisabeth Garden, taman yang berlokasi di tengah kota Salisbury, terlihat ramai dikunjungi wisatawan.

Sebagian warga berjemur dengan rebahan dan membaca buku, sebagian lain bercengkerama bersama keluarga dengan membakar makanan dan daging (barbeque) untuk disantap bersama.

Sementara, anak-anak bermain di Sungai Avon yang membelah taman.

Jenny, warga berusia 72 tahun yang bermukim di Salisbury, mengatakan bahwa dalam pekan ini banyak wisatawan mulai berkunjung ke kotanya.

“Iya, setelah lockdown dibuka, banyak orang yang berkunjung ke kota ini. Saya menikmati suasana yang mulai agak ramai, memang agak sibuk dan terlihat penuh orang, tapi saya senang. Kota ini memang cocok untuk bertamasya, sangat bersih dan suasana tenang, jadi kita bisa rileks,” katanya, seperti dikutip Antara, Minggu (25/4/2021).

Jenny adalah perempuan yang masih aktif menikmati aktivitas sosial dengan membantu anak-anak yang membutuhkan di sejumlah negara dunia ketiga.

Di Salisbury, Catedral Church of the Blessed Virgin Mary, terlihat mulai dipadati wisatawan.

Sebagian dari mereka berjemur di lapangan luas di depan katedral, sebagian lagi menikmati ornamen-ornamen yang berada di dinding bangunan katedral.

Dibangun pada 1220 Masehi, katedral ini dirancang oleh arsitek Richard Poore, Elias of Dereham, James Wyatt dan George Gilbert Scott.

Katedral Salisbury dan Queen Elisabeth Garden merupakan kawasan yang menjadi tempat tujuan wisata di kota yang bersebelahan dengan Bemerton, Britford dan Netherhampton.

Sementara di Kota Eastleigh Hampshire, sejumlah pertokoan semisal Poundland, Sainsbury, dan beberapa toko amal, juga ramai dikunjungi pembeli. Beberapa restoran dan kafe juga menyediakan ruang terbuka khusus untuk menikmati hidangan.

Lutfan, warga Indonesia yang bermukim di Inggris, sedang berjalan-jalan bersama anaknya untuk berbelanja dan menikmati akhir pekan. Ia berkunjung ke Eastleigh dari kotanya di Southampton, dengan menggunakan kendaraan umum.

“Saya jalan-jalan bersama keluarga saja, mumpung cuaca sedang bagus. Juga, ada keperluan untuk membeli seragam anak di sebuah toko, kebetulan hanya ada di Eastleigh. Jadi ini dibela-belain ke sini, sembari jalan-jalan,” katanya.

Bagi Lutfan, menikmati waktu akhir pekan bersama keluarga dengan jalan-jalan ke beberapa kota yang dekat dengan tempat tinggalnya menjadi agenda rutin.

“Setelah lima hari bekerja pada weekday, penting untuk menikmati akhir pekan bersama, sebagai family time. Juga, untuk menyegarkan pikiran agar lebih fresh,” kata Lutfan, yang bekerja di sebuah perusahan start-up bidang nano-technology itu. (arm)

Tags: Inggrislockdownpandemi covid-19

Berita Terkait.

Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran
Internasional

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:30
Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.